Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 515 Dendam Wanita Yang Keji Menambah Kebencian


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Cambuk kejam itu terangkat tinggi dan terjatuh dengan keras, punggungnya terasa sakit membara, Aya yang berlutut di lantai sudah hampir pingsan, air matanya berlinang, tapi kebencian di dalam hatinya malah semakin membara seperti percikan api.


“Aya, apa kamu tahu kamu salah!” Tetua Bage duduk di depan Aya, matanya itu dipenuhi rasa sakit. Ibu Aya meninggal lebih awal, bertahun-tahun ini, dirinya sebagai seorang Ayah selalu membiarkan Aya bersikap egois, tapi Tetua Bage tidak menyangka dirinya memanjakan Aya hingga menjadi begitu seenaknya, dirinya tahu bahwa putrinya ini menyukai Tuyang sejak kecil, tapi Tuyang hanya memiliki Qin Ruojiu di dalam hatinya.


Hello! Im an artic!


Awalnya memang Klan Penyihir yang bersalah pada Qin Ruojiu, mengirim Qin Ruojiu yang merupakan seorang wanita lemah pada sosok tiran berdarah dingin demi melindungi stabilitas Klan Penyihir. Qin Ruojiu dipaksa hingga mati, Tetua Bage juga tidak mencegah Tuyang mengubah takdir dengan menggunakan nyawanya dikarenakan rasa bersalah pada Qin Ruojiu, itu juga karena dirinya mengerti bahwa tidak ada yang bisa menghentikan Tuyang untuk menyelamatkannya! Selain itu dikarenakan dunia ini akan berada dalam kekacauan besar, dan hanya Qin Ruojiu saja yang bisa menghentikan kekacauan itu.


Selama bertahun-tahun, berapa banyak bencana yang bisa dihindari oleh Klan Penyihir dengan mengandalkan Tuyang? Jika Tuyang meninggal, bagaimana mungkin dirinya yang merupakan sesepuh Klan Penyihir tidak merasa sedih? Butuh waktu lebih dari 10 hari bagi Tuyang untuk menyelamatkan Qin Ruojiu kembali, tapi putrinya justru bertindak dengan begitu kejam hanya karena cemburu?

__ADS_1


“Aku…tahu aku salah!” Aya menundukkan kepalanya dan mengakui kesalahannya, tapi jauh di dalam lubuk hatinya yang paling dalam, dirinya tidak merasa bahwa dirinya salah!


Qin Ruojiu, sebenarnya kekuatan sihir macam apa yang kamu miliki? Bahkan Ayah yang paling mencintaiku saja juga menghukumku dengan begitu kejam dikarenakan dirimu, kamu hanya memiliki paras yang cantik, tapi di kedelaman tulangmu itu, kamu hanyalah seorang pembawa bencana, tidak membicarakan Kak Tuyang yang jiwanya sudah dibawa pergi olehmu, sekarang bahkan pengawal misterius dan kuat itu juga memotong tangan dan kaki para saudariku demi dirimu! Aku bersumpah, aku pasti akan membunuhmu!


Hello! Im an artic!


Selama beberapa hari mendatang, Qin Ruojiu sedang dalam masa pemulihan dari luka-lukanya, Tuyang dan Kang Yong selalu menemaninya, Tuyang sudah berbuat sampai seperti ini demi dirinya, Qin Ruojiu juga tidak bisa mengembalikan nyawanya pada Tuyang, jadi Qin Ruojiu hanya bisa bersumpah diam-diam dalam hati, berkata bahwa dia pasti akan menemani Kak Tuyang melewati akhir hidupnya dengan bahagia.


Mungkin di antara Qin Ruojiu dan Kang Yong, tidak pernah ada kepercayaan yang benar-benar utuh, Kang Yong tidak percaya Qin Ruojiu benar-benar mencintainya, jadi dirinya begitu egois dan mendominasi, menggunakan metode paling ekstrim untuk mempertahankan Qin Ruojiu di sisinya, Qin Ruojiu juga tidak percaya dirinya bisa menempati posisi yang begitu penting di hati Kang Yong, tidak percaya bahwa Kaisar yang dingin dan kejam itu bisa meninggalkan status tertingginya, berpura-pura menjadi penjaga dan melindungi di sisinya.


Terlebih lagi, bukankah Ye Ming ini diatur untuknya oleh Kak Tuyang, orang yang paling dipercaya olehnya?

__ADS_1


Aya juga sedang merawat lukanya, cambuk yang dilesatkan oleh Tetua Bage itu menembus hingga ke daging! Sedangkan wanita yang dihukum oleh Kang Yong, tidak ada yang berani datang untuk membalas dendam. Di tempat tinggal Klan Penyihir, orang-orang dari klan ini hidup damai hari demi hari.


Di luar tempat tinggal Klan Penyihir, perubahan yang mengguncang dunia sedang terjadi.


Jika Kang Yong adalah harimau, maka Bei Fengchen adalah serigala, serigala ini sudah berdiam diri selama bertahun-tahun, setelah penyebaran presisi dan kembali ke negara Beifeng, Bei Fengchen langsung membersihkan potensi oposisi domestik, mengumumkan kabar kematian Beifeng Funing karena penyakitnya dan berhasil naik tahta sebagai Kaisar Negara Beifeng.


Setelah naik takhta, Bei Fengchen dengan tegas melakukan tiga hal utama: meletakkan 10 kota di perbatasan, mengirim wanita cantik dan juga harta emas dan perak ke Negara Chu dan Negara Jin lalu membentuk aliansi dengan mereka; merekrut pasukan dan kekuatan, memperluas pasukan secara terbuka dan diam-diam; terus-menerus menciptakan friksi di antara Negara Beifeng dan Negara Kangqing, dengan kekuasaan yang mutlak, memenangkan simpati dan dukungan dari dunia, Bei Fengchen dengan cepat merekrut sejumlah besar bakat sipil dan militer.


Ambisi Negara Beifeng terungkap dengan jelas, kekuatan Negara Kangqing tidak pernah diremehkan sebelumnya, Negara Chu dan Negara Jin yang biasanya tidak memihak pada akhirnya telah melepaskan kenetralannya.


Situasi Tiga Negara itu sangat genting, kekacauan besar tampaknya tak terhindarkan, diam-diam beberapa orang yang bisa melihat ke depan tampaknya sudah bisa mencium bau menyengat dari mayat yang terbakar…

__ADS_1


__ADS_2