
Qin Ruojiu melepaskan diri dari rangkulan kaisar dan langsung jalan ke luar pintu, “Aku tidak bisa membiarkan kaisar kelaparan di sini, aku akan buat sarapan sekarang juga, harap kaisar tunggu sebentar.” setelah bicara, dia langsung menghilang dari hadapan kaisar.
Kaisar masih melamun melihat kepergian dia, setelah beberapa saat dia tiba-tiba tersenyum bangga dan percaya diri.
Dia sedang menghindarinya? Bukan menghindari dia karena penuh dengan rasa takut seperti dulu? Dia sekarang benar-benar terlihat terpaksa dan pasrah, itu berarti wanita ini bisa mencintainya perlahan-lahan!
Karena mendadak, jadi Qin Ruojiu tidak memiliki persiapan yang banyak, dia hanya mengambil beberapa bahan dari koki di dapur, walaupun jenis makanannya tidak banyak, tapi semuanya terlihat sangat menggiurkan. Para koki yang sudah melihat beberapa makanan tersebut langsung melihat Qin Ruojiu dengan salut. Seorang permaisuri bersedia masak sendiri di dapur, apalagi hasil masakannya juga tidak kalah dari masakan dapur istana, ini cukup membuat mereka terkejut.
__ADS_1
Di saat semua makanan dihidangkan di atas meja, Qin Ruojiu baru merasa lega. Tidak peduli bagaimana, asal kaisar Zhaolie bersedia makan masakannya, dia juga sudah puas. Bagaimanapun dari dulu dia sudah memiliki mimpi, dia berharap suaminya di masa depan bisa makan masakannya sendiri. Pria di depannya ini memang kejam dan tidak berperasaan, tapi dia tetaplah suaminya.
Saat kaisar melihat hanya ada beberapa makanan rumahan di atas meja, dia langsung mengerutkan alisnya, “Kenapa, ini masakan kamu untuk aku?”
Qinruo juga bisa melihat kebingungannya kaisar, dengan sabar dia duduk di depan meja dan berkata: “Kaisar, kamu coba saja, walaupun tidak secantik buatan dapur istana, tapi pasti tidak akan membuat kamu keewa. Pagi ini aku bangun juga tidak ada persiapan apa-apa, jadi ada banyak menu andalan aku yang tidak bisa aku buat. Beberapa makanan ini terlihat biasa, tapi pasti enak. Coba saja kalau tidak percaya!”
Melihat dia seperti sedang melihat batu permata yang memancarkan cahaya yang indah. Benar, ini bukan wanita yang jelek, muka dia sangat cantik, selain Liqing yang bisa dibandingkan dengan dia, tidak ada wanita lain yang bisa melebihi dia di dunia ini.
__ADS_1
Qin Ruojiu tegang karena ditatap oleh kaisar seperti ini, maka dia bertanya: “Kaisar…… apakah di muka aku ada sesuatu?”
Melihat dia yang panik, hati kaisar menjadi hangat, kaisar memeluknya erat-erat lalu menutup matanya menikmati aroma dari badannya.
Bab selanjutnya Bab 139 Makan Juga Harus Disuapi
Tidak tahu kenapa wanita ini selalu membuat orang ingin memilikinya. Dia sekarang seperti menjadi barang paling berharga miliknya dan membuat dia selalu mau menggenggamnya di tangannya agar tidak disentuh oleh orang lain. Karena ini juga dia marah di saat dia tahu Qin Ruojiu membuat makanan untuk pria lain. Dia sendiri tidak tahu kenapa dirinya bisa kehilangan kendali seperti itu.
__ADS_1
Dua hari ini isi kepala dia selalu membayangkan muka Qin Ruojiu, semua perilakunya, senyumannya, semuanya seperti tercetak di dalam....