
Hello! Im an artic!
Melihat wajah cantik yang mengejek dan merendahkan dirinya, Putri Yongping pada akhirnya marah. Dia melangkah maju dengan marah, sepasang matanya dipenuhi dengan raut dingin, dia lalu berkata dengan penuh kebencian: “Dasar wanita bermulut tajam, jika kamu jatuh ke tanganku, maka aku pasti akan menyiksamu.”
Tatapan mata itu membuat Yuya sedikit gemetar ketika melihatnya, raut wajahnya menjadi pucat dan memohon belas kasihan padanya: “Putri Yongping, Nona Wushuang tadi hanya bercanda denganmu, tolong jangan dimasukkan ke dalam hati.” Selesai berbicara, Yuya menatap hampir dengan tatapan memohon ke arah Ye Wushuang, mengisyaratkan agar Ye Wushaung jangan lagi berkelahi dengan Putri Yongping.
Hello! Im an artic!
Sudut bibir tipis Ye Wushuang hanya sedikit terkatup wajahnya yang cantik itu menunjukkan ketidakpedulian yang begitu tenang.
Ekspresi seperti itu, membuat Putri Yongping semakin menggertakkan giginya dengan marah, seketika dia langsung berteriak: “Kepala pelayan, aku ingin dia yang melayaniku, bawa dia pergi.”
“Ini …” Kepala pelayan itu jelas ragu-ragu, dirinya tahu bahwa Nona Ye adalah orang yang dibawa oleh Pangeran Ping ke kediaman ini.
“Kenapa? Apa kamu berani membantah perkataanku?”
__ADS_1
Hello! Im an artic!
Kepala pelayan mengangkat kepalanya, menghadapi ancaman mengerikan dari Putri Yongping, Kepala pelayan yang lemah itu hanya bisa melangkah maju dalam diam.
Ye Wushuang tidak menyangka wanita ini akan bertindak secara paksa terhadap dirinya, ketika hendak melawan, Ye Wushuang melihat Ji Xingfeng dan Su Qianhua yang berada tidak jauh dari sana dan sedang berjalan menghampiri ke sini.
Ye Wushuang diam-diam menekan amarah di hatinya, dengan tenang menghadapi semua yang ada di hadapannya.
“Yongping…”
Pangeran Ping mengenakan jubah hitam, meskipun terlihat dingin tapi temperamen bangsawan bawaan dan juga penampilannya yang tampan itu masih tetap merampas seluruh hatinya.
Yongping tersenyum dan berseru: “Kakak Sepupu!”
Pangeran Ping berdiri 2 meter darinya, memandang semua ini dengan datar. Tatapannya tertuju ke arah Ye Wushuang yang kedua tangannya sedang ditahan oleh Kepala Pelayan dan juga beberapa pelayan lainnya, Ye Wushuang tidak melawan, hanya sama wajahnya yang cantik itu menunjukkan raut keengganan dan juga kekeraskepalaan.
__ADS_1
Ji Xingfeng menatap orang-orang itu dengan dingin, mereka seakan bertemu dengan sesuatu yang mengendalikan mereka, seketika mereka langsung melepaskan tangan mereka dengan panik dan mundur ke samping.
Su Qianhua yang berada di samping menatap adegan itu, pada akhirnya dia sedikit mengernyit ketika melihat tanda merah yang terlihat dengan jelas di lengan putih Ye Wushuang.
“Apa yang terjadi?” Ji Xingfeng mengangkat alisnya dengan dingin, sudut bibirnya sedikit terangkat, meskipun sedang bertanya tapi Ji Xingfeng tampak tidak peduli sama sekali.
Awalnya Ji Xingfeng dan Su Qianhua hanya melewati tempat ini saja, jika bukan karena mendengar suara perselisihan maka mereka tidak akan masuk ke dalam untuk melihat.
Putri Yongping menatap Ye Wushuang sekilas dengan dingin, dia segera melangkah maju dengan maja, awalnya dirinya ingin lebih dekat dengan Kakak sepupu yang tercinta, tapi ketika teringat kembali mengenai apa yang terjadi beberapa hari yang lalu, Putri Yongping tiba-tiba merasa ragu dan menjaga jarak yang aman darinya: “Kakak Sepupu, wanita ini menindasku.”
Setelah Pangeran Ping mendengarnya, tatapan matanya kembali tertuju ke arah Ye Wushuang. Ye Wushuang di depannya terlihat anggun dan tenang, sepasang mata itu begitu jernih, mirip seperti kabut di musim gugur, membuat orang lain merasa mabuk ketika melihatnya pada pandangan pertama.
Ji Xingfeng paham bahwa dengan sifat dan temperamen Yongping, dia sudah pasti tidak mungkin tertindas. Yongping berkata Ye Wushuang menindasnya tapi pemandangan yang dilihatnya tadi ketika datang malah adalah Ye Wushuang sedang ditahan oleh orang-orang Yongping. Ji Xingfeng bukanlah orang yang akan membela siapa pun, terutama wanita dengan parasnya sangat mirip dengan Ratu Qin.
Karena itu tatapan mata Ji Xingfeng sedikit berubah dari tidak peduli menjadi mempertanyakan, Ji Xingfeng ingin tahu bagaimana reaksi Ye Wushuang.
__ADS_1
Tidak disangka, Ye Wushuang tidak bereaksi sama sekali. Sepertinya apa yang terjadi sekarang sama sekali tidak ada hubungannya dengannya. Sebaliknya, Yuya yang ada di sebelahnya malah berkata dengan cemas: “Pangeran, bukan seperti itu, Nona Wushuang tidak menindas Putri Yongping, Nona Wushuang hanya…”