Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 314 Keinginanmu Sudah Terpenuhi


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Kang Yin menatap sosok mungil yang menciut menjadi bola di hadapannya, hatinya merasa sedikit tidak tega, mengulurkan telapak tangannya yang besar lalu dengan lembut mengusap wajah Qin Ruojiu: “Baiklah, keinginanku sudah terpenuhi, aku bisa pergi dengan tenang. Jaga dirimu!”


“Aku tahu, aku akan menjaga diri dengan baik!” Qin Ruojiu selesai berbicara, menggigit bibirnya erat-erat, tangannya sudah berkeringat di balik lengan pakaiannya dikarenakan gugup. Ya, Qin Ruojiu tidak takut dilihat oleh orang lain, dirinya tidak peduli. Qin Ruojiu hanya tidak ingin menambahkan bencana yang tidak masuk akal pada Pangeran ke-9.


Hello! Im an artic!


“Kalau begitu aku pergi!” Kang Yin mendongak, keringat masih mengucur di dahinya, menatap Qin Ruojiu dengan tatapan mata penuh kesedihan.


Qin Ruojiu mengangguk, tidak berani menatapnya, hanya mengalihkan tatapannya ke arah kejauhan, tapi secara tidak sengaja Qin Ruojiu malah melihat Zhao Yuanran dengan gaun hijau di ujung lain taman.

__ADS_1


Benar saja, Zhao Yuanran mengulas senyum kaku di wajahnya ketika melihat dirinya sudah ketahuan, perlahan-lahan berjalan menghampiri Qin Ruojiu.


Hari ini, Zhao Yuanran mengenakan gaun lipit berwarna hijau zamrud yang sangat ketat, tubuh bagian atasnya setengah terbuka, bagian dada berbalut renda berwarna aqua yang langsung menonjolkan sosoknya yang indah dengan sempurna. Gaun hijau itu melapisi kulit beningnya, ketika angin berhembus, beberapa helai rambut yang tergerai itu semakin menambah pesona yang menggoda.


Hello! Im an artic!


Tapi jika dibandingkan dengannya, Qin Ruojiu di sisi lain memiliki kecantikan yang berbeda. Jika Zhao Yuanran merupakan jenis kecantikan yang sengaja dibuat, maka Qin Ruojiu tentu saja merupakan kecantikan yang alami.


Kecantikan seperti itu benar-benar membuat semua orang terpana, membuat semua oarng iri.


Zhao Yuanran awalnya berpikir dirinya sudah merias diri dengan baik, tapi ketika dibandingkan dengan Qin Ruojiu, bisa dirasakan dengan jelas bahwa dirinya kalah.

__ADS_1


Ada sedikit kepahitan yang tersimpan di dalam hati Zhao Yuanran, tapi dirinya tidak bisa mengatakannya. Hanya bisa menggigit bibirnya dan melotot sekilas pada pihak lain dengan kejam. Pada akhirnya mengulas senyuman menyanjung: “Oh, Permaisuri, ternyata kamu di sini, pantas saja tadi aku pergi ke aula depan dan tidak bisa menemukanmu!”


Qin Ruojiu mengangkat tatapan matanya menatap Kang Yin yang sudah berjalan menjauh, kemudian berbalik badan dan berkata: “Apa kamu ada urusan?”


Zhao Yuanran mengikuti tatapan matanya, di saat bersamaan juga melangkah maju, seolah ingin mengejar Qin Ruojiu dengan cemas dan berkata: “Hei, bukankah itu Pangeran ke-9, Pangeran Kang Yin? Apa yang dia lakukan di sini? Bukankah beberapa waktu lalu di Istana dikarenakan dia…”


Berbicara sampai di sini, Zhao Yuanran dengan sengaja berhenti, diam-diam melirik sekilas pada wajah Qin Ruojiu, setelah menyadari bahwa itu sangat memalukan, dia bergegas berkata sambil tersenyum seolah-olah ingin menyenangkan hati Qin Ruojiu: “Haiya, lihatlah mulutku ini yang hanya bisa sembarangan berbicara. Mengungkit hal yang tidak harus diungkit, benar-benar harus dipukul, harus dipukul… “Saat kata-kata itu terlontar, Zhao Yuanran sengaja berpura-pura menampar dirinya sendiri.


Qin Ruojiu tidak tahu apa tujuan Zhao Yuanran, Qin Ruojiu berbalik dengan tenang, tatapan matanya yang menawan itu terlihat dingin dan asing.


Qin Ruojiu menatap Zhao Yuanran dan berkata: “Pangeran ke-9 datang kemari hanya untuk berpamitan padaku, tidak ada maksud lain, tolong Selir Mulia jangan salah paham.”

__ADS_1


Zhao Yuanran menatapnya dengan dingin dan arogan seakan tidak menghormati siapapun di matanya, tiba-tiba hatinya merasa marah tapi dia tidak dapat menemukan tempat untuk melampiaskannya. Ya, yang paling dibencinya adalah wanita yang tidak memandangnya ini, memang kenapa jika merupakan seorang Ratu, memang kenapa jika merupakan orang yang dicintai Kaisar?


__ADS_2