Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 806 Aku Tentu Saja Percaya Padamu


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Ji Xingfeng menatap Ye Wushuang dengan lekat, matanya yang sedingin es itu seakan ingin melihat semua pemikiran Ye Wushuang, sama sekali tidak ingin melepaskan detail sekecil apapun.


Tapi pada akhirnya, dirinya tetap saja kecewa.


Hello! Im an artic!


Ye Wushuang tersenyum elegan, matanya itu sudah seperti kabut musim gugur yang menyebar, membuat orang lain yang melihatnya tidak tahu dengan jelas apa itu khayalan atau kenyataan.


Ye Wushuang berkata: “Yuya, Yuya… nama yang bagus sekali.”


“Baguslah jika kamu menyukainya.” Menghadapi jawaban Ye Wushuang, Ji Xingfeng hanya mengerutkan alisnya, sepertinya terlihat sangat tidak puas dengan jawaban Ye Wushuang. Tapi dirinya tidak puas di bagian mana, Ji Xingfeng sendiri tidak dapat menemukan jawabannya.


Setelah mendengarkan ucapan itu, pelayan kecil itu langsung tersenyum bahagia. Karena majikannya menyukainya, maka dirinya akan dipanggil dengan nama Yuya mulai sekarang. Tapi pelayan itu tidak tahu seberapa dalam arti yang tersembunyi di balik nama ini. Bahkan itu merupakan sebuah nyawa yang tidak bersalah.


Hello! Im an artic!

__ADS_1


Ketika sedang mengobrol, seorang tamu yang tak diundang tiba-tiba datang.


Orang itu berpakaian mewah, berumur kira-kira sekitar 20 tahun, jika dilihat sekilas, dia memiliki alis yang indah, mata yang menawan, hidung yang mancung, dan juga bibir yang merah cerah tanpa noda. Rambutnya digerai di kedua sisi bahu berwarna hitam legam dan berkilau mencapai pinggul, di bawah hembusan angin, benar-benar membuatnya terlihat begitu mempesona dan juga cantik.


Jika tidak melihat jakunnya, maka kamu tidak akan menyangka bahwa dia adalah seorang pria.


Ya, pria seperti ini malah memiliki penampilan yang jauh lebih baik dibanding wanita.


“Pangeran Wang, kamu akhirnya kembali.”


Ya, dia memberi hormat pada Pangeran Ping, tapi dari ekspresinya bisa terlihat bahwa dia sama sekali tidak menghormati Pangeran ini, yang ada hanyalah semacam hubungan pertemanan atau persaudaraan yang ramah.


Sedangkan Ji Xingfeng sepertinya juga tidak memiliki niat untuk menyalahkannya, hanya mengangguk dengan raut datar dan berkata: “Qianhua, apa Pingzhou dalam situasi aman selama aku pergi?”


“Pangeran, ada aku di sini, siapa yang berani membuat masalah?” Pria itu menjawab dengan arogan, mata phoenixnya yang menawan itu juga dipenuhi dengan raut bangga.


Ji Xingfeng mengangguk puas: “Aku tentu saja percaya padamu.”

__ADS_1


Kemudian keduanya berbasa-basi selama beberapa saat, tatapan mata Su Qianhua akhirnya jatuh pada Ye Wushuang.


Wanita di depannya memakai gaun berwarna putih polos yang melapisi kulitnya yang seputih salju, rambut hitamnya yang lembut menjuntai sampai ke pinggangnya, matanya jernih dan giginya putih, bibirnya yang tipis itu begitu merah merekah. Su Qian sudah pernah melihat begitu banyak wanita cantik, tapi hanya sedikit wanita cantik yang memiliki aura dan pesona.


Wanita di hadapannya ini malah memiliki ketiganya. Sepasang mata hitamnya terus menatap lekat pada Ye Wushuang, dirinya selalu enggan untuk melepaskan semua hal-hal yang indah.


Hingga Ye Wushuang merasa sedikit tidak nyaman dilihat seperti itu, Ji Xingfeng yang berada di sebelahnya akhirnya sedikit berdeham.


Dehaman itu merupakan dehaman peringatan, bisa dianggap mengembalikan akal sehat Su Qian. Su Qian tidak berpikir dirinya bersikap tidak sopan, sebaliknya, dia malah mengulas senyum di sudut bibirnya, senyum itu penuh pesona dan juga terdapat sedikit agresi.


Untungnya paras pria itu cukup baik, jika tidak, ketika dia melihat wanita seperti itu, tidak tahu apa yang akan terjadi padanya. Jika tidak tidak dipukuli sampai mati ketika keluat maka akan dimaki habis-habisan.


“Yuya, bawa dia.”


Mendengar perintah Pangeran Ping, Yuya yang baru saja mengganti namanya tidak berani menunda sejenak pun: “Baik!”


Selesai berbicara, dia langsung membawa Ye Wushuang bersiap untuk pergi. Sedangkan Ye Wushuang juga tidak ingin tinggal lebih lama lagi, semua orang yang ada di sini tidak normal, dirinya sudah ingin pergi sedari tadi. Tapi Ye Wushuang pertama kali kemar, dirinya tidak tahu arah dan juga tidak tahu di mana ruangannya, karena itu tadi dirinya terpaksa diam saja di tempat.

__ADS_1


__ADS_2