
Hello! Im an artic!
Pada saat ini, Ye Wushaung tidak bisa melakukan apa-apa kecuali memelototinya dengan ganas. Sedangkan She Jingtian malah dengan sangat bangga berkata pada An Yiqiu: “Bagaimana? Sekarang sudah percaya bukan? Jika bukan karena Istriku ini pemalu, maka tindakanku akan lebih berani.”
Seketika wajah An Yiqiu memerah karena marah, langsung menunjuk ke arah Ye Wushuang dan berkata: “Kamu… kamu … kalian, benar-benar menyebalkan…”
Hello! Im an artic!
“Jika Nona sudah tidak ada urusan, maka kami akan pergi lebih dulu, kuharap Nona bisa secepat mungkin menemukan suami idaman Nona.”
Meninggalkan kata-kata ini, She Jingtian hampir tidak menolah ke belakang sama sekali, merangkul Ye Wushuang yang tampak seperti boneka dan bergegas pergi dari sana. Ketika sudah berada di ujung, She Jingtian tidak lupa untuk tersenyum lembut pada An Yuqiu.
__ADS_1
Senyum itu membuat An Yi Qiuxin semakin marah.
An Yiqiu menghentakkan kakinya dan berteriak pada Yun’er yang ada di samping: “Dengan tidak mudah akhirnya menemukan orang yang cukup baik, ternyata dia malah sudah menikah, menyebalkan, apa yang harus kulakukan?”
Hello! Im an artic!
Yun’er yang sedari tadi tidak mengatakan sepatah kata pun malah memiringkan dagunya dan berkata dengan ekspresi aneh: “Nona, kurasa kedua orang itu tidak seperti pasangan.”
Melihat An Yiqiu yang begitu marah, Yun’er dengan sabar berkata menganalisa: “Nona lihatlah, wanita itu berpakaian dengan begitu sederhana, benar-benar sangat berbeda dengan pria yang berpakaian mewah itu. Bisa diketahui bahwa wanita itu paling-paling adalah pembantu pria itu. Kedua, ketika pria itu mencium gadis itu, apa Nona tidak memperhatikan ekspresi wanita itu? Wanita itu merasa canggung dan terkejut, sama sekali tidak merasa santai dan nyaman seperti yang seharusnya dimiliki oleh pasangan suami istri. Ketiga, wanita yang sudah menikah di Kota Wuyou ini akan mengenakan sachet atau dompet dengan simpul konsentris untuk membuktikan bahwa dia sudah menikah, bahkan jika belum menikah, jika memiliki tunangan atau orang yang disukai pun pasti akan memakai tanda itu. Tapi gadis itu malah hanya memakai sachet biasa, jika seperti itu maka masalah ini sangat sederhana, wanita itu sama sekali tidak memiliki hubungan apapun dengan pria tadi.”
Setelah mendengarkan analisis Yun’er, An Yiqiu yang awalnya merasa kesal dan marah seketika langsung tenang, 3 detik kemudian, An Yiqiu tidak bisa menahan diri untuk bersorak gembira: “Kamu memang pintar, Yun’er, sekarang cepat perintahkan orang untuk mencaritahu di mana rumah pria itu, aku menginginkan pria itu.”
__ADS_1
“Baik, Nona!”
Dalam perjalanan pulang, keduanya sangat diam.
Langkah Ye Wushuang sangat pelan, tatapan matanya cukup tenang, hanya saja terkadang Ye Wushuang menundukkan tatapannya, tampilannya terlihat begitu kesepian, tidak tahu apa yang sedang dipikirkannya.
“Wushuang…” She Jingtian memanggilnya dengan lembut berkali-kali, suaranya rendah, membawa aroma seakan berada di dalam mimpi dan fantasi.
“Hmm?” Ye Wushuang menjawab sekilas, menoleh untuk melihat ke arahnya, adegan ini sangat familiar, seolah-olah dirinya telah melakukannya di sini ribuan tahun yang lalu. Ye Wushuang tidak tahu mengapa She Jingtian memanggilnya, tapi dirinya selalu suka mendengar She Jingtian memanggil namanya dengan penuh kasih sayang dan hangat seperti itu, itu sudah seperti perasaan yang paling intim dan indah di antara sepasang kekasih.
Meskipun ini hanya angan-angannya belaka, tapi Ye Wushuang masih terobsesi akan hal itu.
__ADS_1
She Jingtian berhenti di tempat, tersenyum padanya lalu merapikan rambut di dahi Ye Wushuang yang berantakan karena tertiup angin, setelah beberapa saat saling menatap dalam diam, mata gelap itu seakan semakin bertambah dalam, She Jingtian berkata dengan lembut: “Wushuang, tadi ketika terjerat oleh gadis itu, aku benar-benar tidak berdaya, jika ada pelanggaran… “