Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 476 Bagus Sekali, Leng Bingxin


__ADS_3

Hello! Im an artic!


“Huh, kamu adalah wanitaku, kenapa aku harus memberitahu Bei Fengchen jika aku ingin mendapatkanmu? Dia itu siapa?” Setelah selesai berbicara, aura membunuh di mata Kaisar Zhaolie semakin kuat.


Mengapa wanita ini terus menyebut nama Bei Fengchen, setiap kata tidak lepas darinya, apa mungkin wanita ini sudah menjadi orangnya?


Hello! Im an artic!


Memikirkan hal ini, hati Kaisar Zhaolie menegang, meremas tangan ramping Leng Bingxin dengan keras, seakan itu adalah tindakan untuk menghukum dan hampir saja menghancurkan tulangnya.


Leng Bingxin berteriak kesakitan, kemudian bergegas menariknya tangannya dari genggaman Kaisar Zhaolie, menatap Kaisar Zhaolie dengan ngeri dan kesal lalu berkata: “Aku bukan orangmu, kamu salah mengenali, aku hanyalah pelayan yang diadopsi oleh Pangeran Xiang 10 tahun lalu, aku bernama Leng Bingxin, Leng Bingxin!”


Ketika Kaisar Zhaolie mendengarkan ucapan itu, pertama-tama dirinya terkejut, pupil hitamnya memancarkan aura dingin, kemudian dia tersenyum dingin lalu berkata dengan suara yang tajam: “Benarkah? Leng Bingxin, bagus sekali, Leng Bingxin!”


“Apa ada masalah? Jika tidak, maka silakan Kaisar kembali, aku sudah ingin tidur.” Leng Bingxin menatap Kaisar Zhaolie dengan tenang dan menjawab dengan nada datar.

__ADS_1


Hello! Im an artic!


Begitu kalimat itu diucapkan, Kaisar Zhaolie tidak pergi seperti yang diharapkan Leng Bingxin, tapi wajah tampan Kaisar Zhaolie di malam yang gelap itu malah semakin bertambah dingin.


“Aku tidak percaya, kamu adalah Qin Ruojiu, kamu adalah Qin Ruojiu, benar bukan? Alasan kenapa kamu tidak mau mengakuinya adalah karena kamu pasti membenciku, membenciku karena kekejamanku pada waktu itu, benar bukan?”


Meski hatinya merasa sangat sakit, tapi Leng Bingxin masih menatapnya dengan dingin dan berkata: “Aku sudah berkata bahwa Kaisar mengenali orang yang salah.”


“Tidak, aku bisa salah mengenali orang lain tapi tidak mungkin salah mengenalinya, kalian sangat mirip, kecuali berubah menjadi sedikit lebih tajam, kamu dan dia sama sekali tidak ada bedanya. Aku tahu kamu pasti sangat menderita berada di luar sana dalam 2 tahun terakhir ini jadi kamu berubah menjadi seperti ini, Jiu’er, kembalilah, kembalilah ke sisiku, aku pasti akan memperlakukanmu dengan baik.”


Sebelum Leng Bingxin bisa bereaksi, Kaisar Zhaolie telah membenamkan kepalanya di sela-sela rambut Leng Bingxin, lidahnya juga sudah bergerilya di sekitar telinga Leng Bingxin dengan nakal.


Leng Bingxin benar-benar ketakutan dengan sikapnya yang tiba-tiba, langsung ingin mendorong Kaisar Zhaolie untuk menjauh, tidak disangka Kaisar Zhaolie seakan ingin memakannya bulat-bulat, memeluknya dengan begitu erat, tidak mau melepaskannya sama sekali.


“Apa yang kamu lakukan? Lepaskan aku, lepaskan aku…” Leng Bingxin memukul dan meronta, matanya dipenuhi kesakitan dan berlinangan air mata.

__ADS_1


Pria ini selalu begitu mendominasi, karena itulah 2 tahun lalu dirinya sangat mencintai pria ini. Apa mungkin pria ini berpikir setelah 2 tahun berlalu, dirinya akan jatuh cinta lagi padanya jika menggunakan trik yang sama? Tidak, bahkan jika dirinya mati pun tidak akan.


“Jiu’er, Jiu’er-ku … Jangan tinggalkan aku, kamu adalah Jiu’er, akhirnya aku benar-benar bisa memelukmu.”


“Kaisar, tolong lepaskan aku, aku bukan Jiu’er-mu, aku Leng Bingxin…”


“Tidak peduli apa itu Jiu’er atau Leng Bingxin, kamu adalah orang yang ingin kucari, aku menginginkanmu, aku menginginkanmu.”


Setelah selesai berbicara dengan penuh emosional, bibir merahnya langsung menghujani bibir merah Leng Bingxin, begitu panas membara.


Telapak tangan yang lembut dan kuat itu juga mulai bergerilya dan meraba-raba di sekujur tubuh Leng Bingxin. Ciuman ini dulunya adalah ciuman yang paling didambakan oleh Leng Bingxin, tapi sekarang dirinya hanya merasa mual.


Pria ini, dari ucapannya yang berkata tidak peduli apa itu Jiu’er atau Leng Bingxin, Leng Bingxin tahu bahwa selama apa yang pria ini inginkan dan dambakan, maka pria ini pasti akan menggunakan segala cara untuk mendapatkannya.


Pada awalnya, Leng Bingxin hampir saja dengan bodohnya mempercayai bahwa pria ini benar-benar jatuh cinta pada perasaan itu. Ternyata itu hanya sebuah alasan ketika pria ini ingin melampiaskan hasrat kebutuhannya belaka.

__ADS_1


__ADS_2