Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 338 Takutnya Masalah Kemudian Hari Tidak Ada Habisnya


__ADS_3

Hello! Im an artic!


Setelah Kaisar Zhaolie mendengar ucapan ini, dia berdiri dari kursi naganya tanpa mengucapkan sepatah kata pun, tapi ada kilatan cahaya aneh di sepasang matanya yang dinign, “Komandan Zhuo, aku ingin kamu segera mencaritahu negara mana yang berkolusi dengan Negara Beifeng dan juga keuntungan apa saja yang didapat oleh negara-negara itu!”


“Baik, Kaisar! Kalau begitu aku akan undur diri!”


Hello! Im an artic!


Ketika perkataan itu diucapkan, Zhuo Ying segera memberi hormat dan undur diri.


Pada saat ini, suara teriakan tiba-tiba terdengar dari luar aula.


“Lapor Kaisar, Tuan Liu Yuan ingin menemui Kaisar!”


“Ijinkan!”


Hello! Im an artic!

__ADS_1


Ketika suara tanpa kemarahan tapi mengancam milik Kaisar Zhaolie menghilang untuk sekian lama di aula yang begitu besar itu, pada saat ini seorang pria tua berpakaian abu-abu kecoklatan perlahan-lahan masuk ke dalam.


Janggut dan rambut pria itu bercampur dengan warna hitam dan putih, wajah keriput pria itu dipenuhi dengan perubahan tahun, di tatapan mata tua itu penuh dengan raut ketakutan dan juga kecemasan.


Ketika dia berjalan ke hadapan Kaisar Zhaolie, dia bergegas berlutut dan berkata: “Aku, Liu Yuan, memberi hormat pada Kaisar!”


“Bangunlah!” Nada suara Kaisar Zhaolie sangat tenang, dia menjawab tanpa sedikitpun emosi.


Setelah pihak lain mengucapkan terima kasih, dia kemudian perlahan berdiri.


“Liu Yuan, kamu datang dengan begitu terburu-buru, apa ada hal yang ingin kamu laporkan? Sebagai veteran tiga dinasti, apa kamu tidak tahu bahwa saat ini adalah waktuku untuk beristirahat setiap harinya?”


“Menjawab Kaisar, aku memang benar-benar memiliki hal penting untuk dilaporkan!”


“Katakan!” Kaisar Zhaolie memang tidak menyukai Liu Yuan yang selalu menggunakan statusnya sebagai tetua tiga dinasti dan menutup mata terhadap peraturan yang ditetapkan olehnya. Karena itu setiap kali dirinya melihat pria tua ini mengganggu dirinya, dirinya merasa jijik, terutama pada saat ini.


“Bagaimana pendapat Kaisar mengenai kehilangan berbagai kota di Kangqing ini?” Liu Yuan bertanya dengan cemas dengan menggunakan suaranya yang sudah tua itu.

__ADS_1


“Ini, aku sedang memikirkan cara.” Kaisar Zhaolie menjawab dengan wajah serius, dingin dan tegas.


“Kaisar, jika masalah ini tidak ditangani lebih cepat, takutnya masalah di kemudian hari tidak ada habisnya!” Liu Yuan berkata sambil sedikit mengernyitkan keningnya, di saat bersamaan juga mengambil langkah maju dengan penuh kecemasan.


“Apa menurutmu aku tidak tahu? Apa kamu perlu mengajariku secara langsung?”


Wajah Kaisar Zhaolie begitu dingin, dia menoleh dengan tiba-tiba, membuat Liu Yuan ketakutan hingga bergegas berlutut dan dengan hormat berkata: “Aku tidak berani, aku tidak berani.”


Kaisar Zhaolie menatap orang di lantai tanpa ekspresi, tidak mengucapkan sepatah kata pun, Liu Yuan yang berlutut di lantai tidak bisa menahan rasa takutnya, dia sudah berkeringat dingin dan raut wajahnya secara bertahap menjadi pucat. Setelah beberapa saat, dia dengan dingin berkata: “Kamu tidak berani? Jika kamu tidak berani apa mungkin kamu berani mempertanyakanku sekarang? Kamu jelas memiliki nyali ini!”


“Kaisar, aku tidak… aku kemari untuk menawarkan nasihat, aku bukannya berniat ingin mengucapkan ucapan yang menyinggung Kaisar!”


Pria berpakaian hitam kemudian mendengus dingin dan berkata: “Benarkah? Kamu datang untuk menawarkan nasihat? Nasihat apa yang kamu tawarkan?” Apa pria tua ini mencoba untuk membunuh musuhnya sendiri secara langsung? Tapi melihat dirinya yang sudah begitu tua, dia bahkan tidak bisa menjaga dirinya sendiri, bagaimana mungkin dia bisa berperang untuk membunuh musuh!


Ketika perkataan itu diucapkan, raut wajah Liu Yuan yang sedang berlutut di lantai seketika memucat ketakutan, dia bergegas menundukkan kepalanya dan berkata: “Mohon Kaisar meredam amarah Kaisar, aku memang benar-benar mendapat informasi, jadi baru…”


“Berita? Berita apa yang bisa kamu miliki?” Pria berpakaian hitam itu kemudian bertanya dengan dingin, masih tanpa ekspresi.

__ADS_1


“Menjawab Kaisar, dalam beberapa hari terakhir ini aku mengirim orang ke Negara Beifeng secara pribadi, mata-mataku melapor kembali dan berkata bahwa Negara Beifeng secara diam-diam sudah menaklukkan banyak kota di negara kita dalam waktu yang begitu singkat. Itu semua karena mendapat bantuan dari dua negara kecil yaitu Negara Dongyu dan Negara Jiuyou, jadi mereka menjadi ancaman bagi Negara Kangqing dalam waktu yang begitu singkat!”


__ADS_2