Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 152 Memangnya Ada Yang Salah


__ADS_3

Sekarang semua orang melihat Qin Ruojiu dengan pandangan yang kesal.


Qin Ruojiu sekarang merasa dirinya difitnah, walaupun sedih, tapi dia tahu kalau sekarang dia diam saja, maka ke depannya dia akan semakin sulit membersihkan namanya.


Dia berkata dengan keras: “Zuo’er, kenapa kamu bicara seperti itu? Aku tidak mendorong dia ke danau, tapi dia sendiri yang kehilangan keseimbangan sampai terjatuh. Kalau aku benar-benar mau melukai dia, memangnya aku bisa melakukannya di depan banyak orang? Apalagi ini adalah tempat yang akan dilewati kaisar?”


Mendengar bantahan Qin Ruojiu, Zuo’er berkata: “Tapi semua orang sudah melihatnya, kamu paling dekat dengan selir mulia, kalau bukan kamu, bagaimana mungkin dia bisa jatuh? Di dalam danau juga tidak ada orang yang menolongnya.” setelah bicara, dia berteriak sambil menangis kepada kaisar, “Kaisar, kamu juga pasti melihat dengan jelas, kamu harus berbuat sesuatu demi selir mulia, dia hampir saja mati.”


Qin Ruojiu mengerutkan alisnya, “Kamu bilang aku yang mendorong dia, aku sekarang mau tanya kamu, kamu sebagai dayang dia, di saat dia jatuh ke danau, kamu ada di mana? Kenapa kamu tidak melindungi dia di sampingnya?”


Ditanya seperti ini, Zuo’er berkata: “Aku…… aku dari awal sudah takut kamu akan berbuat macam-macam kepada selir mulia, jadi aku panggil kaisar datang terlebih dahulu agar kaisar bisa melihatnya sendiri!”

__ADS_1


Mendengar itu, Qin Ruojiu berkata dengan datar: “Oh ya? Alasan kamu ini sepertinya terlalu memaksa ya?”


Zuo’er panik, “Memangnya ada yang salah?”


Qin Ruojiu tiba-tiba tertawa.


Kaisar Zhaolie sedikit tercengang melihatnya, mata dia yang terlihat sedih itu membuat kaisar sedih juga. Sekarang walaupun ada 10 ribu orang yang bilang kalau Zhao Yuanran didorong oleh dia, dia mungkin juga tidak akan percaya.


Karena tawa dia barusan menunjukkan hati dia yang dingin dan kekecewaannya. Kalau benar-benar dia yang lakukan, bagaimana mungkin dia bisa terlihat sedih seperti ini?


“Aku……” kali ini Zuo’er tidak bisa bicara apa-apa.

__ADS_1


Dan para dayang di sebelahnya juga sepertinya sudah mengerti dengan semua ini.


“Baiklah, ada beberapa hal yang tidak mau aku bongkar langsung, tapi kalian jangan keterlaluan!” setelah bicara, Qin Ruojiu langsung membuang mukanya.


Sementara Zuo’er masih mau membantah, tapi ucapan dia langsung dipotong oleh kaisar Zhaolie.


Dia mendekati Zuo’er yang sedang gemetar dan berkata dengan keras: “Pergi, jangan sampai aku melihat kamu lagi!”


Zuo’er langsung pergi dengan cepat.


Selanjutnya kaisar Zhaolie berkata dengan penuh rasa kasihan: “Kamu tidak apa-apa kan?”

__ADS_1


Qin Ruojiu menggelengkan kepalanya, hati dia masih sakit dan panik. Kenapa mereka seperti ini terhadap dia, memangnya dunia ini sangat palsu seperti ini? Dia tidak memiliki niat untuk berbuat jahat, dia sudah menganggapnya sebagai adiknya, tapi Zhao Yuanran…… mengingat semua hal yang tidak menyenangkan ini, dada Qin Ruojiu jadi terasa berat. Agar air matanya tidak keluar, dia menundukkan mukanya dan tidak melihat Kaisar.


Bab selanjutnya Bab 153 Akhirnya Bersedia Melindungi Dia


__ADS_2