
“Kenapa? Kamu mau melawan dia?” Zhao Yuanran melihat wanita seksi ini dengan bingung.
Su Zhen’er hanya tersenyum tanpa bicara apa-apa, dia melambaikan tangannya, semua dayang langsung keluar dari ruangan.
Setelah hanya tersisa mereka berdua di dalam ruangan, dia baru berkata: “Selir mulia bukannya sudah melakukannya terlebih dahulu?”
“Kamu bicara apa?” teriak Zhao Yuanran.
Su Zhen’er tertawa, “Di sini hanya ada kita berdua, kamu takut apa. Kemarin kamu sudah berani bertarung dengan mengorbankan nyawa kamu sendiri, memangnya kamu masih ada kekhawatiran apa?”
“Kamu……”
“Kamu jangan khawatir dengan aku, aku hanya mau membuat rencana bersama kamu.”
__ADS_1
“Rencana?”
Su Zhen’er berkata: “Benar, wanita itu bukan wanita yang baik, dia adalah penyihir, kamu pasti paham!”
Zhao Yuanran kebingungan, “Maksud kamu?”
“Benar, wanita ini sudah menggunakan sihirnya untuk memikat kaisar!”
Zhao Yuanran berkata: “Tidak mungkin, kaisar sepintar itu, bagaimana mungkin bisa dikelabui oleh dia!”
Muka Zhao Yuanran memucat, setelah beberapa saat dia baru berkata: “Lalu sekarang kita harus bagaimana?” benar, yang dibilang Su Zhen’er adalah fakta. Kaisar yang dulu pasti tidak akan diam saja melihat dia dalam bahaya. Tapi di hari itu dia terlihat sangat santai, membuat dia merasa kaisar sudah berubah menjadi orang lain. Kenapa dia bisa sebaik itu terhadap penyihir yang pernah dibencinya dulu, tapi dia malah menjadi dingin terhadap dirinya?
Melihat Zhao Yuanran sudah sedikit tergerak, Su Zhen’er berkata: “Yang sekarang harus kita lakukan, paling bagus adalah membunuhnya!”
__ADS_1
“Apa? Membunuhnya?” tangan Zhao Yuanran gemetar.
Su Zhen’er berkata: “Benar, kita tidak tahu wanita itu sudah berbuat apa saja kepada kaisar, sekarang kita juga tidak bisa melacaknya semudah itu agar tidak ketahuan. Jadi kita harus membunuhnya agar kaisar bisa tersadar!”
“Tapi……”
Melihat Zhao Yuanran ragu-ragu, Su Zhen’er berkata: “Tidak ada tapi-tapi, memangnya pukulan kemarin masih tidak cukup? Memangnya kamu mau melihat wanita itu menguasai kaisar sendirian? Memangnya kamu mau melihat semua pikiran kaisar hanya tertuju kepada dia?”
Mendengar itu, Zhao Yuanran langsung berdiri, “Baik, aku setuju, kamu mau aku melakukan apa?”
Melihat Zhao Yuanran sudah terhasut, Su Zhen’er tersenyum, “Sangat mudah, nanti asal kamu ikuti kata-kata aku, aku sendiri akan mencari cara untuk membunuh dia!”
Setelah makan siang, kaisar Zhaolie baru meninggalkan istana Fengyi. Kali ini, dia awalnya mau menemani Qin Ruojiu keluar istana untuk bersantai-santai dan menenangkan diri.
__ADS_1
Bab selanjutnya Bab 162 Aku Akan Kembali Dengan Cepat
Sayangnya ada wakil presiden dari dewan kependudukan Zhang Daren yang datang berkunjung dan bilang ada urusan penting. Jadi mau tidak mau dia menyuruh Lu’Er dan yang lainnya untuk pergi menemani Qin Ruojiu.