
Hello! Im an artic!
Kalimat itu membuat tatapan mata semua orang terfokus pada Zhao Yuanran.
Jika tidak diucapkan maka tidak tahu, tapi ketika ucapan itu terlontar, Qin Ruojiu dan Lu’er sama-sama terkejut. Semua orang yang hadir tahu bahwa mereka tidak melakukan apa-apa pada Zhao Yuanran, jika ingin menjebak mereka maka bukankah tampak terlalu dibuat-buat?
Hello! Im an artic!
Tidak disangka pada saat ini Zhao Yuanran malah berdiri dengan canggung, menyentuh kedua lengannya yang seputih salju, wajahnya yang cantik itu memancarkan raut malu, tatapan matanya begitu lembut lalu dia berkata: “Gadis bodoh, ini bukanlah luka, jangan sembarangan bicara!”
Qin Ruojiu dan Lu’er mendengar ucapannya kemudian mengikuti arah tatapan Zuo’er, mereka malah melihat ternyata lengan Zhao Yuanran benar-benar memar.
__ADS_1
Tidak hanya lengannya saja, tapi daun telinga dan juga lehernya itu juga memiliki tanda yang sama.
Lu’er dan Qin Ruojiu melihatnya kemudian saling bertatapan, mereka sangat terkejut hingga tidak dapat berkata-kata.
Hello! Im an artic!
Zuo’er lanjut bertanya: “Permaisuri, ini bukan luka, lalu apa?”
Zhao Yuanran tersenyum, ada kilatan kebanggaan dan kesombongan yang terlintas di tatapan matanya: “Kamu seorang gadis kecil, benar-benar tidak paham akan hal ini! Ini adalah …” Suaranya sedikit meninggi, berhenti tiba-tiba kemudian dengan tatapan menawan berpaling ke arah Qin Ruojiu dan berkata: “Mengenai ini, lebih baik tanyakan pada Ratu saja.”
Ya, tanda-tanda adalah tanda yang tertinggal setelah bercinta. Dari bekas bibir dan gigi di leher putih Zhao Yuanran, bisa membayangkan betapa intens kegiatannya dengan Kaisar tadi malam.
__ADS_1
Benar saja Kaisar pergi ke tempatnya dan… hati Qin Ruojiu mencelos, ada kesedihan tak terbatas yang tersebar di dadanya. Jelas-jelas tahu setelah meninggalkannya, Kaisar tidak akan kekurangan wanita di sisinya. Tetapi ketika melihatnya saat ini, hati Qin Ruojiu terasa ratusan kali lipat lebih sakit dari sebelumnya.
Meskipun hatinya sangat sakit hingga tidak bisa bernapas, tapi di permukaan, Qin Ruojiu masih mempertahankan sikap dingin dan acuhnya.
Qin Ruojiu berkata pelan: “Selir Mulia, kita ini sama-sama orang yang berpengalaman, jadi kita sudah tidak perlu malu mengenai hal ini. Apa yang terjadi, kamu bisa memberitahu pelayanmu itu, jangan sampai dia tidak mengerti apa-apa ketika dinikahkan pada orang lain nanti. Jika tersebar maka orang-orang akan menertawai kita sebagai majikan karena tidak mengajarkan dengan baik.”
Melihat raut wajah Qin Ruojiu yang masih terlihat normal, sama sekali tidak ada keanehan lain, hati Zhao Yuanran sulit untuk menyembunyikan kekecewaannya, dia kemudian menjawab dengan suara pelan: “Karena Kakak berkata demikian, maka aku tidak akan menyembunyikannya. Sebenarnya ini … semua ini ditinggalkan oleh Kaisar tadi malam!”
Kalimat itu membuat Zuo’er terkejut: “Apa? Ternyata Kaisar? Bagaimana bisa, bagaimana bisa Kaisar…” Zuo’er tidak perlu mengucapkan kelanjutan kalimatnya karena semua orang paham.
Dengan kepintaran Lu’er, ketika Zhao Yuanran mengucapkan kalimat kedua, dia sudah tahu apa yang ingin ditunjukkan atau dipamerkan oleh kedia orang ini.
__ADS_1
Benar saja, kedua orang ini datang kemari tidak berniat baik. Sengaja ingin memberitahu Ratu bahwa mereka sudah menerima rasa cinta dari Kaisar. Melihat tampilan Ratu sekarang, itu benar-benar seperti menaburkan garam di atas luka. Ratu juga benar-benar bisa menerimanya, jika itu adalah dirinya maka dia sudah mengusir keduanya sedari tadi.
“Gadis bodoh, kamu tidak mengerti, hal ini berkaitan dengan kegiatan di dalam kamar, maksudnya adalah hubungan percintaan di antara suami dan istri. Tadi malam, Kaisar sangat senang jadi tidak sengaja menggunakan bibir untuk menciumnya.” Semakin Zhao Yuanran berbicara, suaranya semakin pelan, terlihat begitu malu hingga membuat orang lain bertanya-tanya, untuk apa dia mengatakan hal ini? Dirinya terlihat begitu malu, tapi dalam nada ucapannya itu malah terbersit rasa bangga.