Permaisuri Dibalik Cadar

Permaisuri Dibalik Cadar
Bab 49 Apakah Kandungannya Baik-baik Saja?


__ADS_3

“Waktu aku terluka, bukankah kamu juga menjengukku? Bahkan membawakan makanan bergizi untukku yang sangat mahal. Walaupun aku tidak memiliki barang atau makanan mahal, tetapi aku membawakan selimut yang baru untukmu. Selimut ini dibuat dengan rapi, bahannya juga lembut, pasti hangat.”


“Iya, gambar peoninya disulam sendiri oleh Permaisuri, ia menghabiskan waktu sekitar sebulan untuk menyelesaikan sulaman itu.” ucap Lu’Er sambil menunjukkan sulaman itu kepada Zhao Yuanran, supaya Selir Mulia bisa merasakan kebaikan Permaisuri.


Ternyata Qin Ruojiu merasa malu dan menegur dengan suara kecil, “Ini bukan apa-apa. Dibandingkan dengan hadiah selir lain,hadiahku ini sama sekali tidak berharga.”


Memang benar. Sarang burung walet, ginseng, hasma (Hasma adalah bahan makanan tradisional China yang terbuat dari saluran rahim katak, terutama katak rumput Asia betina (Rana chensinensis) yang ditangkap menjelang musim semi.) dan lainnya, semuanya jauh lebih mahal dari hadiah Qin Ruojiu.


Zhao Yuanran menatap sulaman di selimut dan tersenyum tulus, “Wah, indah sekali. Apakah benaran Kakak yang menyulam ini? Bagus sekali, aku belum pernah melihat hasil sulaman yang secantik ini.”


“Iya, Permaisuri yang menyulamnya.” jawab Lu’Er

__ADS_1


“Ini bukan apa-apa, aku punya waktu senggang, jadi aku melakukan hal yang bisa membuatku senang.”


“Sulaman ini benar-benar indah. Kalau dibandingkan dengan barang-barang di meja, aku lebih menyukai selimut ini.”


Mendengar pujian Zhao Yuanran, Qin Ruojiu menjadi tersanjung, “Oh? Yang penting kamu suka. aku tidak tahu harus memberimu apa, ini hanya sebagai perhatian dari aku. Tetapi kamu lihat, gara-gara aku datang, semua orang yang menjengukmu pun kabur.”


Zhao Yuanran tertawa saja, “Jangan bilang begitu. aku paling senang kalau Permaisuri datang. Dari semua selir tadi, mana ad ayang benar-benar tulus mengunjungiku karena perhatian padaku? Semuanya hanya ingin mengetahui keadaanku saja, mencari tahu kabar tentang anak Sang Kaisar.”


“Oh ya?” walaupun Qin Ruojiu paham, tetapi dia tidak ingin menuduh orang lain, jadi dia hanya pura-pura kaget.


Qin Ruojiu teringat omongan Lu’Er, kemudian bertanya, “Kenapa? Apa benar-benar dia dalang di balik semua ini?”

__ADS_1


Zhao Yuanran menggelengkan kepala, “Aku juga tidak tahu, tetapi jikaini memang perbuatan Selir Zhen, aku rasa dia tidak akan menyuruh dayangnya yang berbuat demikian, karena itu terlalu mencolok. Walaupun dia adalah orang yang disayangi Yang Mulia Kaisar, tetapi jika ia menyakiti anak kaisar, hidupnya juga akan sengsara. Dia adalah orang pintar. aku rasa dia tidak akan begitu sembrono.”


“Kalau begitu, bagaimana kamu menangani masalah ini?”


“Aku telah meminta Yang Mulia Kaisar untuk tidak menyalahkan Selir Zhen dulu, melainkan mengusut hal ini secara diam-diam untuk menemukan orang di belakang semua ini. aku rasa selama anak kaisar sehat, orang itu pasti akan muncul lagi.”


Qin Ruojiu pun semakin salut dengan ketenangan Zhao Yuanran dalam mengatasi masalah ini, sifat Zhao Yuanran benar-benar patut dipuji.


Mendengar jawabannya, Qin Ruijiu berkata, “Iya, Selir Mulia harus mengamati masalah ini dengan teliti. Kita memang tidak boleh menuduh orang lain tanpa bukti, tapi kita juga tidak boleh membiarkan orang jahat bebas begitu saja.”


“Apakah anakmu baik-baik saja? Ia tidak terluka kan?” tanya Qin Ruojiu sambil mengangkat kepala dan tersenyum.

__ADS_1


Zhao Yuanran mengangguk.


“Selir Mulia, kamu menceritakan begitu banyak hal padaku, apakah kamu tidak takut kalau aku adalah orang yang ingin melukaimu? Sekarang terjadi sesuatu padamu, aku adalah orang pertama yang dicurigai, di mata semua orang, karena aku adalah permaisuri dan hatiku jahat, karena kamu mengancam posisiku, maka…”


__ADS_2