Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Diakui


__ADS_3

1 minggu berlalu,Tante David makin gencar meminta pertanggung jawaban akan lahan itu, bahkan rumah sederhana mereka sudah 2 kali didatangi oleh pemilik tanah itu agar David mengganti kerugian yang mereka alami,bisik2 tetangga pun mulai terdengar,Cila dan David yang sibuk bekerja disiang hari dibuat kaget saat tetangga memberitau mereka ada 2 orang suami istri mencari suaminya.


" Mas,ini ngak bisa dibiarin Mas,mereka makin melunjak " Kata Cila kesal kepada David yang sedang main hp


Pria itu menghela nafas dan menyimpan hp nya dilantai.


" Kamu mau aku ngapain hm ?" Tanya David lembut.


" Ya kamu harus balas mereka Mas,mereka jahatin kamu loh masak kamu diam aja,aku ngak mau tetangga ngomongin kita terus,hutang kamu masih banyak loh,jangan ditambah lagi dong,aku capek kerja Mas,buat bantu kamu bayar hutang " Kata Cila panjang lebar.


Deg.


David sedikit terkejut mendengar penuturan Cila.


" Ya udah,aku memang banyak hutang Cila,dan kamu tau itu dari awal,aku ngak pernah maksa kamu buat kerja apalagi buat bantu bayar hutang,aku bisa menyelesaikan nya sendiri " Kata David terpancing.


" Maksud nya ngak gitu Mas,aku cuma kesel aja sama tante kamu itu,mereka seenaknya aja sama kita "


David menghela nafas dan menatap nanar wanita itu.


" Benar kata mereka,jika mereka tak menolong aku dulu mungkin aku ngak bakal hidup,aku dulu ngak punya siapa2 Cila,orang tau aku meninggal,hanya mereka yang aku punya,aku sudah melupakan semuanya " Kata David sedih.


" Tapi Mas,mereka mau menjatuhkan kamu sayang,kamu ngerti ngak sih maksud mereka itu " Kata Cila kesal.


" Dah lah,kalo kamu ngak mau urus dibiarin aja, biar nanti polisi nyeret kamu buat ke penjara " Perempuan itu langsung masuk kekamar.


" Huuuuuuuuuftttt " David menghela nafas sabar melihat istrinya.


Didalam kamar Cila menangis,David tak mengerti akan kekhawatirannya.


" Aku ngak mau lemah Mas,aku ngak mau kamu sampai dipenjara aku sayang sama kamu Mas hiks hiks " Cila terus menangis sesegukkan memikirkan nasib hidup mereka.


Sudah makan pas2an,banyak hutang,sekarang ditambah lagi dengan masalah tanah,Cila yakin itu pasti tidak sedikit.


" Aku harus kasih tau Ayah,aku ngak boleh diam saja,aku dan Mas David suami istri,jadi aku pun terlibat dalam hal ini " Gumam Cila.


Hari semakin larut,Cila sudah tidur tinggal lah David yang masih merenung melihat istrinya yang tertidur dengan kasur tipis dan selimut.


" Jika saja warisan itu jatuh ke tangan aku semuanya,pasti kamu ngak akan menderita seperti ini Cila,aku pasti akan memberi kasur yang empuk untuk kamu tidur " gumam David pelan.


Pria itu menyugar rambutnya kasar dan memilih tidur saja dari pada semakin pusing memikirkan harta gono gini orang tuanya.


David memeluk Cila dengan lembut,kecupan2 hangat pun mendarat di wajah istrinya.


Saat pagi tiba,Cila sibuk memasukkan baju2 nya kedalam koper,David yang melihat pun kaget dan langsung menahan tangan perempuan itu.


" Kamu mau kemana ?" Tanya David tajam.

__ADS_1


" Aku mau pulang " Kata Cila ketus mengibas tangan pria itu.


" Tapi kenapa ? Tanya David heran.


" Aku ngak mau terus terusan dikejar orang Mas,aku mau tenang " Kata Cila tajam.


Deg...


David melepas tangan istrinya dan mundur selangkah.


" Jadi kamu ngak mau lagi nemenin aku ?" Tanya David lemah.


" Iya,aku ngak mau punya suami lemah yang tak bisa membela hak sendiri " Kata Cila berapi2.


David hanya bisa menunduk.


" Maafkan aku Mas,aku ngak bisa kalo kamu lemah begini,masalah kita sudah banyak,dengan keterdiaman kamu yang ngak mau lawan Tante kamu bikin aku muak " kata Cila kesal.


" Aku harus bagaimana Cila,aku ngak punya sekutu yang bisa lawan mereka " Kata David pelan.


" Kamu ada aku Mas,aku ini istri kamu,aku dan kamu itu satu,aku bukannya mau sama harta kamu,tapi aku mau kamu punya hak atas peninggalan orang tua kamu,karna kamu anak laki2 dan kamu berhak mendapatkan semuanya " Kata Cila memegang pundak lelaki itu.


" Mereka sudah mengambilnya saat aku kecil Cila,saat itu aku tak tau apapun,tak ada saksi atas kejadian itu,tetangga yang mau bantu aku saat itu pun sudah pergi ntah kemana " Kata David frustasi.


" Kita akan urus ini bersama2 jika kamu mau denger kata aku,kita akan minta bantuan Ayah bahkan Kak Reno sekali pun,jujur Mas aku ngak mau kamu menanggung semua masalah yang ngak kamu buat " kata Cila menangis memeluk lelaki itu.


" Maafkan aku sayang " Kata David merengkuh istrinya.


David terkejut,dia tak menyangka tetangga nya tau banyak tentang hal itu.


" Iya,ayo kita krumah Ayah " Kata David menurut.


Cila tersenyum mengangguk,dengan cepat perempuan itu membereskan bajunya dan sang suami.


Mereka pun berangkat kerumah Beni,karna sebelumnya Cila sudah mengabari pria itu,Beni hari ini tak bekerja,dia dan Sintia menunggu kedatangan putri dan menantunya dirumah.


Beberapa jam kemudian,mereka sampai dirumah sederhana milik orang tua Cila.


" Assalamualaikum " Sapa Cila memasuki rumahnya.


" Waalaikumsalam " jawab Sintia dari dapur.


Mereka bersalaman takzim,David hanya diam merasa tak enak mereka datang tiba2.


" Ayah mana Bun ?" Tanya David pelan.


" Bentar Bunda panggilkan " Kata Sintia berjalan keluar dapur.

__ADS_1


Cila menaruh koper mereka di kamar,lalu duduk bersama suaminya diruang tamu.


" Ngak papa,biar aku yang ngomong nanti " Kata Cila menggenggam tangan suami nya.


David tersenyum mengangguk..


Tak lama datang Beni duduk didepan mereka berdua.


" Ada apa,ayo jelaskan sama Ayah " Kata Beni langsung ke inti.


David sedikit terkejut Beni tak kaget melihat mereka.


" Aku sudah menghubungi Ayah semalam,jadi dia udah tau kita mau kesini " Jelas Cila menjawab kebingungan suami nya.


David semakin tak enak hati,tapi ya dia hanya pasrah dari pada Cila marah dan lari dari rumah.


" Gini Yah,seperti yang aku jelasin sebelumnya tentang warisan suami aku,Tante nya makin menjadi Yah,dia bawa orang yang beli tanah itu kerumah dan cerita sama tetangga hal2 ngak bener,aku ngak mau Yah Mas David dijelekkan orang,suami aku ngak bersalah " Kata Cila kesal.


Beni dan Sintia kaget dan langsung melihat kearah menantu nya.


" Apa itu bener ?" Tanya Sintia.


" Iya Bunda " Kata David menunduk.


" Wah ngak bisa dibiarin ini Vid,seharusnya kamu yang mendapat semuanya karna hanya kamu yang tersisa mereka ngak ada hak buat ambil "


" Harusnya gitu Yah,tapi saat itu aku masih kecil dan sendirian Yah,aku ngak tau apa yang mereka lakuin sama harta orang tua aku dulu,mereka hanya ngasih uang buat aku bertahan hidup,abis itu aku dibiarin hidup sendirian " Kata David sedih.


" Baiklah,mungkin ini akan masuk pengadilan,jadi kamu jadi saksi nanti,tapi 1 yang Ayah minta sama kamu,kamu jangan lemah didepan mereka,jangan mudah tergoda dengan raut wajah melas mereka nanti nya,karna itu akan sangat berpengaruh " Kata Beni tegas.


" Iya Yah,aku ngikut aja karna aku ngak bisa lawan mereka sendirian " Kata David patuh.


Beni tersenyum dan mengusap pundak pria itu.


" Kamu masih punya orang tua,aku dan Bunda mu ini adalah orang tua kamu juga,jika ada masalah yang sulit kalian atasi,kasih tau Ayah kami pasti akan mencari jalan keluarnya " Kata Beni lembut.


David berkaca kaca dan memeluk pria itu.


" Makasih yah,David udah lama ngak diakui Yah " Kata David menangis.


Sintia mengusap punggung bergetar menantunya,mereka sangat kasihan dengan pria yatim piatu itu.


" Terima kasih Cila " Kata David lirih memegang erat tangan istrinya.


Cila mengangguk seraya mengusap lembut air mata suami tampannya itu.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guysss jangan lupa VOTE,LIKE,COMENT ya


biar author semangat Up


__ADS_2