
Sinar malam makin terang,beberapa pasukan bergerak begitu rapi mencari sosok sang putri yg diculik orang tak dikenal.
Bara dan Aktam terlihat sangat serius,kedua pria itu berada dalam mobil mengecek kamera pengawas yg sudah dipasang oleh bodyguardnya dibeberapa tempat.
" Kamu yakin Tam,Angel disni ?" tanya Bara merebahkan tubuhnya ke kursi.
" Ntah lah Bang,belum ada tanda2 " jawan Aktam menghela nafas.
" Ini udah mau pagi,tapi belum ada pergerakan " Kata Bara mengantuk.
" Iya kita harus bersabar,ini perintah Papa juga " Kata Aktam ikut rebahan.
Keduanya terlihat lelah,Aktam maupun Bara memang belum istirahat dari pagi tadi.
" Coba pantau terus " Kata Bara menguap.
Aktam mengangguk dan kembali menatap laptopnya.
Terlihat aman,disekeliling mereka juga aman tak ada yg mencurigakan.
" Kita tidur aja kali ya Bang " kata Aktam mengaruk kepala.
" Jangan dong,Angel belum ketemu " Balas Bara.
" Aku ngantuk Bang,suer " Kata Aktam mengangkat jarinya.
" Abang juga,tapi nanti kasihan yg lain " Balas Bara.
Aktam mengangguk pelan,lelaki itu mengambil sesuatu dari tasnya dan keluar.
Bara masih rebahan seraya menatap laptop dan hate.
" Gimana ?" tanya Aktam sambil sebat.
" Aman Bos,belum ada pergerakan " jawab Bodyguard bersiaga didepan.
" Rombongan yg lain ?" tanya Aktam lagi.
" Mereka masih bergerak " Jawab pria bertato itu tenang.
" Hm gitu ya " Kata Aktam mengerti.
Bodyguard diam sambil mengecek monitor yg terpasang.
" Sepertinya ada yg mau mengarah kesini Bos " Ucap Bodyguard lain mendekat.
" Benarkah ?" tanya Aktam kaget.
" Ya " Jawab Pria itu lagi.
" Baiklah,kita masuk mobil semuanya " Balas Aktam tegas.
" Kita tidak menyerang ?" tanya Bodyguard mengernyit.
" Kita tidak tau mereka siapa,jangan asal serang " Jawab Aktam.
" Baiklah " Kata Bodyguard mengerti.
Semuanya langsung masuk kedalam mobil.
Tak lama sebuah motor melewati jalanan tersebut.
Aktam meminta anak buahnya untuk masuk lebih kehutan agar mereka tidak ketahuan.
" Mereka datang dari mana ?" tanya Aktam kepada Bodyguard.
" Sepertinya dari ujung sana Bos " Jawab Bodyguard.
" Kenapa kita tidak kesana ?" tanya Aktam lagi.
" Sudah ada Bos Prito sama temannya "
Aktam ber Oh ria,Bara diam saja memperhatikan motor yg terus melaju.
" Mereka tidak mengetahui keberadaan kita " kata Bara menghadap Aktam.
" iya Bang,bawa mobilnya kesana " Ucap Aktam tegas.
__ADS_1
Bodyguard mengangguk,mobil itu pun merambat tanpa cahaya menyusuri jalan yg belum terbentuk sempurna.
Disebuah batang,seorang gadis tertidur lelap seraya memeluk batang yg ia tak ketahui itu batang apa.
Angel yg lelah berlari dan tak tau harus kemana mengasingkan diri diatas pohon tersebut.
Gadis itu merasa takut tertangkap oleh penculik meski sampai detik ini gadis itu belum melihat wajah penculiknya.
Deruan angin membuat gadis itu terus terpejam,malam begitu dingin tapi tak menyurutkan tidurnya yg lelap.
Jam terus berjalan hingga sebuah sinar dari arah timur mulai terlihat.
Pencarian terus dilakukan dengan seksama,kali ini para Bodyguard yg turun berpencar dengan senjata masing2.
Mereka masih belum puas menyusuri hutan tersebut karna Reno yakin cucunya ada disana.
" Auuuuuuuuuuuunggg......" Aungan macan semalam terdengar.
Bodyguard yg menjaga mobil bos besar itu langsung tersentak.
" Dari mana suaranya ?"
" Disana,ayo kita cari " Jawab sesama bodyguard.
Keduanya langsung berlari ke hutan.
Memang hewan kesayangan Reno dibawa ikut serta tapi hanya untuk yg benar2 dianggap jinak seperti ibu macan dan Om Jaguar saja karna keduanya Reno claim bisa pulang sendiri.
Suara berisik terdengar ramai.
Doorrr....
Suara tembakan terdengar nyaring,aungan Jaguar dan macan bersautan.
" Nona " Ucap Bodyguard tersentak.
Mereka terus berlari dan bertemu Prito serta Daniel yg lesehan dibawah pohon.
" Ada apa ? siapa yg menembak ?" Tanya Prito panik.
" Kami tidak tau Bos,suaranya dari sana " Jawab Bodyguard menunjuk kearah timur.
Prito dan anak buahnya pun ikut berlari.
Suasana gaduh kembali terjadi,di lokasi Angel dipaksa turun oleh seorang pria bertopeng tapi gadis itu kekeh tidak mau.
" Cepat turun !" Ucap pria itu mulai kesal.
" Gak mau,kalian siapa ?" Pekik Angel memeluk batang sekuat tenaganya.
" Cepatt ! atau saya tembak kamu !" Ancam lelaki itu mengeluarkan senjatanya.
" Huaaaaa Mamaaaaaaa " Teriak Angel langsung menangis.
" Astaga anak ini !" Ucap penculik lain menepuk jidat.
" Mama huaaaa tolong Maaaa " Rengek Angel terus menangis.
" Sinso aja pohonnya " Kata Penculik 1 mulai jengah.
Angel yg mendengar kata Sinso langsung melotot dan melihat sekitar.
" Astaga " ucap Angel terkejut karna mesin itu memang ada.
" Duh gimana nih ?" batin Angel kelabakan.
" Cepat turun !" Titah pria 2 mencoba membujuk.
" Gak mauuuuuuu,pergii sana " Teriak Angel semakin erat memeluk batang.
" Ngenyel ya nih bocah,cepetan !" Teriak pria 2 kembali kesal.
" Gak mauuu,awas aja kalian nanti aku aduin sama Kakek aku biar kalian dimakan sama Blacky !" Kata Angel tajam.
" Banyak cincong !" Hujat pria itu emosi.
Angel mendengus,meski terancam tapi gadis sengklek itu masih dengan gaya sombongnya.
__ADS_1
Pohon di goyangkan membuat Angel melotot lagi.
" Eeh gak usah macem2 ya,aku teriak ini !" Pekik Angel berdiri.
" Teriak aja,gak ada yg denger " Jawab lelaki itu tersenyum smirk dibawah.
" Sialan !" Umpat Angel bingung sendiri.
" Diliat2 cakep juga nih anak " Ucap pria 1 kepada pria 2.
" Iya,manis juga ya mana kulitnya bersih lagi pasti masih rapet " Ucap pria 2 tersenyum mesum.
" Rapet apaan ?" Gumam Angel mengernyit.
" Ayo gadis manis,mending turun aja deh,gak capek apa meluk batang terus,mending mainnya dibawah aja " Rayu pria 1 genit.
" Ogah !" Kata Angel melongos.
" Hahahahaha " 2 penculik itu tertawa ngakak dengan jawaban ketus gadis tersebut.
" Mending kalian pergi aja deh,gak ada gunanya nangkep aku,aku makannya banyak,jarang mandi,dan gak suka sikat gigi " Kata Angel membujuk.
" Masa gadis secakep kamu gak suka sikat gigi ?" Tanya penculik mengernyit.
" Iya,aku poop aja gak pernah di cuci " Jawab Angel lagi.
" Astagaaa iuhhhhh " Kata Penculik mengkual.
" Emang kemarin gak kecium ya,bau kasturi aku ?" Tanya Angel memasang tampang polos.
" Mana sempet nyium " Jawab penculik dengan wajah polosnya.
" Hahahahahaha alhamdulillah " Balas Angel tertawa ngakak.
Kedua pria itu saling melihat,Angel terus tertawa dengan riang gembira seolah lupa bahwa hidupnya sedang dalam bahaya besar.
" Eeeh serius,cepet turun !" Ucap pria 1 tersadar lagi.
Angel yg asik tertawa seketika diam dan memasang wajah datar.
" Belum puas Om ketawanya " Kata Angel ketus.
" Ketawa dibawah aja cepetan biar sekalian kita kelitikin " Kata lelaki itu kembali genit.
" Wahahah boleh tuh Om,tapi kalo aku kentut sekalian ampasnya gak papa ya " Kata Angel tersenyum manis.
" Hah ampas ?" Ulang penculik kaget.
Angel mengangguk dan kembali ngakak.
Dorrrr....
Bunyi tembakan terdengar,ketiga begitu terkejut dan berbalik badan.
" Papaaaa " Ucap Angel melihat superhironya datang.
Dorrr....
Penculik 1 langsung menembak Angel dan terkena lengan gadis itu.
" Angellllll !" Teriak Prito terbelalak.
Suara gaduh terdengar ramai,kedua pria itu mundur dan tetap mengarahkan tembakan kepada Angel.
" Huaaaaaa Papaaaaa aku ditembakkk " Kata Angel histeris melihat lengannya mengeluarkan darah.
" Jangan bergerak atau gadis ini mati diatas sana !" Ucap penculik 1 tegas.
Glek....
Semua orang terdiam,Daniel yg melihat Angel berdarah begitu khwatir apalagi gadis itu mulai tak seimbang.
" Mana Angel ?" Tanya Reno berjalan tergopoh2 dari belakang.
" Astagaaaa Cann,kamu dimana,waktunya sarapan " Ucap Suci keliling mencari macan yg mereka temui semalam.
" Shuttt diem " Tegur Romi kepada Cucunya yg sibuk sendiri.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.