Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Otw Bikin Baru


__ADS_3

Hari ini Cila akan ke mall berbelanja baju,Cila baru saja menikmati gaji pertama suaminya setelah beberapa bulan menunggu.


David memberi hasil jerih payahnya kepada sang istri untuk memenuhi kebutuhan dapur dan keluarga.


" Mas kami berangkat dulu ya " Kata Cila menyalami David.


" Cieeee mau ngeborong ni ye " Goda David tertawa.


Vero meloncat girang dengan sepatu berbunyi nya.


Cila bersemu malu dan menampar gemas lengan pria itu.


" Kamu ngak mau ikut ?" Tanya Cila berusaha tenang.


" Ngak,aku mau lihat hasil borongan kalian aja " Kata David masih menggoda.


" ec cim e cim " Seru Vero heboh.


" Jangan kan es krim,sama grobak2 nya juga bakal dibeli tuh sama Mama kamu " Kata David tertawa.


" Holeee e cimm " Kata Vero meloncat ke David.


Pria itu dengan sigap menangkap anak nya dan mencium gemas wajah Vero.


" Ish kamu nih,godain aku mulu " kata Cila kesal.


David terkekeh pelan dan mengusap kepala Cila.


" Belilah apa yang kamu mau,kalo dah habis berenti " Kata David lembut mengusap pipi Cila.


" Ya lah,kalo dah habis gimana mau lanjut " Gerutu Cila.


David tertawa dan berlalu ke kamar.


Cila mengkrucut dan mengambil tas selempangnya.


David tak ikut mereka hari ini,karna pria itu akan ke pabrik mengurus barang baru yang datang.


" Aku bawa motor ya Mas " Kata Cila cengengesan.


" Enak aja,ngak mau lah nanti Vero kepanasan " Tolak David seraya mengganti bajunya.


" Aku dah siapin kaca mata hitam sama topi buat Vero " Kata Cila cengengesan menunjuk barang tersebut.


David menoleh dan tetap menggeleng tegas.


" Kalo ada apa2 gimana,kalo Vero ketiduran dijalan gimana ? siapa yang mau tanggung jawab ?" Tanya David tak suka.


Cila terdiam dan menunduk.


" Dah lah,pake taxi aja kan uang ku banyak " Kata David sombong.


Cila kaget dan langsung mencebik.


" Sok sokan banyak duit,sedekah !" Hujat Cila.


David mengulum senyum lalu ngakak melihat wajah sangar perempuan itu.


" Aku ngak mau kalian kenapa2,biar lah uang ku habis asal kalian selamat " Kata David menatap perempuan itu.


Cila tersenyum dan mengangguk patuh.


" Dah sana,kasian Vero udah ngak tahan lagi tuh " Kata David tertawa melihat Vero mondar mandir menunggu Cila keluar kamar.


Cila yang melihat putranya pun tertawa gemas,wajah imut Vero membuat siapa saja ingin mencubit bocah itu.

__ADS_1


" Ya udah kami pamit ya " Kata Cila memeluk David hangat.


" Hmm hati2 " Kata David mencium pucuk kepala Cila.


David mendekati putranya dan mencium gemas kening Vero berkali kali.


" Jagain Mama ya sayang,maaf Papa ngak bisa ikut,Papa mau cari duit lagi biar Mama kamu bisa shoping sama kamu " Kata David tersenyum.


Vero mengangguk dan menarik kepala David agar bisa mencium lelaki itu.


Cila dan Vero pun keluar dari rumah menuju Mall terbesar yang ada dikota.


Meski kini David sangat sibuk,tapi pria itu masih menyempatkan waktunya untuk menyapa buah hatinya atau sekedar bercerita curhat2an dengan Cila meski tak lama.


David akui,waktu bersama anak istrinya kini kian menipis karna pekerjaan nya yang tak kenal waktu,apalagi waktu2 dekat ini David harus keluar kota setelah pabriknya di sorot perusahaan interior,dan itu semua tak lepas dari Reno yang selalu membantu David.


" Maafin Papa ya Nak,nanti Papa janji akan liburan sama kamu dan Mama " Gumam David menatap sedih anak dan istrinya yang kian menjauh.


Pria itu bersiap siap untuk kembali berangkat bekerja,karna Rehan sudah menunggu disana.


Seperti anjuran David tadi,Cila menyetop taxi seraya menggendong Vero.


Awalnya Cila ingin naik angkot saja agar tak banyak uang yang dikeluarkan,tapi melihat putranya perempuan itu mengurungkan niat itu,Cila tak ingin Vero panas2an apalagi jika angkot penuh.


Setengah jam kemudian mereka sampai di depan Mall besar.


Vero sudah terkantuk2 menunggu lamanya sampai.


Cila tersenyum melihat wajah putranya yang sangat menggemaskan.


" Uluh2,gayanya anak Mama " Kata Cila ceria.


" Ayo masuk kita ngadem didalam " Ajak Cila tertawa sendiri.


Ibu dan anak itu pun mulai masuk lewat jalan utama.


Vero belum juga sadar,Cila menggendong anaknya ke sebuah cafe untuk beristirahat sejenak.


Perempuan itu merenggangkan tubuhnya,bobot Vero cukup membuat ibu muda itu mudah sakit pinggang.


" Aahhhhhhh leganya " Gumam Cila berselonjoran di kursi.


Vero tertidur dengan dot masih menyangkut di mulut bocah itu.


Cila memesan minuman untuk dirinya seraya menunggu Vero bangun.


Drt drt drt...


Hp Cila berbunyi membuyarkan perempuan yang sedang menatap damai sang anak.


" Hahah Mas David mah,khawatirnya berlebihan deh " Gumam Cila tersenyum geli.


David sudah berapa kali menelpon,tapi tak sempat Cila angkat karna Vero sedang bermain di taxi tadi.


" Halo Mas " Sapa Cila hangat.


" Kalian dimana,kenapa telepon aku ngak diangkat ?" Tanya David terdengar kesal.


" di Mall,Vero ketiduran makanya ngadem dulu dsini " Lapor Cila.


" Udah selesai belanja nya ?" tanya David


" Boro2,Vero sampe sini langsung molor " Jawab Cila mencebik.


" Hahahahaha " Tawa David terdengar diseberang.

__ADS_1


" Awas ya Vero ketinggalan gara2 kamu sibuk belanja " Kata David mempringati.


" Iya,tenang aja aku inget kok aku bawa buntut " Kata Cila malas.


" Jangan deket2an sama orang asing,dompet dijaga " Kata David belum puas.


Cila mengulum senyum,dan mengangguk meski David tak bisa melihatnya.


" Denger ngak tu kuping ?" Tanya David merasa tak ada jawaban.


" Iya denger suami ku sayang " Kata Cila gombal.


" Heleh,fotoin Vero sekarang " Titah David.


" Hm " Jawab Cila cuek dan mematikan panggilan.


Cekrek cekrek cekrek...


Cila membidik Vero berulang ulang.


" Kirim !" Kata Cila memencet tombol kirim dihape nya.


" Gini2 nih,Mas David bukan nya nanyain aku malah fokus ke anak,aku nya dicuekin " Gerutu Cila kesal.


Vero terlihat nyaman tidur meski hanya di sofa,terlihat sekali bocah itu kelelahan,apalagi Cila jarang membawa nya berpergian jauh.


" Aha.." Gumam Cila mendapat ide.


Perempuan itu menatap sekitar dan menemukan objek.


Terlihat seorang lelaki sedang makan sendirian di cafe itu.


Cila memposisikan dirinya menghadap kamera dengan pria itu juga masuk bidikan.


Cekrek cekrek cekrek...


Cila berselfi ria dengan pria itu,meski sang pria tak tau bahwa dirinya menjadi korban kejahilan Cila.


" Mas,kata Vero dia mau punya Papa baru,Send " Kata Cila mengirim gambar dirinya bersama pria tadi dengan emot cengengesan.


" Hahaha rasain kamu Mas " Kata Cila tertawa jahat.


Ditempat lain,David sedang menyesap es tehnya bersama Rehan dan juga seorang pengukir kerajinan.


Cling...


Hp pria itu berbunyi,David yang sedang minum pun dengan santai membuka hape.


Deg...


Seketika pria itu melotot sempurna melihat foto yang dikirim sang istri serta kata2 didalamnya.


" Cilaaaaaaaaaaaaa " Geram David meremas gelas beling itu.


Rehan dan pria parubaya itu seketika menoleh ke David dan menatap aneh pria itu.


" Ada apa ?" Tanya Rehan heran.


" Cila minta jatah " Kata David asal dan meletakkan dengan kesal hape baru itu ke meja.


Rehan dan pria paru baya itu kaget dan saling bertatap tatapan.


" Awas aja kamu Cila,berani kamu selingkuh,siap2 aja Vero punya adik setelah ini " Ancam David tajam.


Rehan mengulum senyum begitu pun pria paru baya itu membuang muka agar tawanya tak meledak melihat David yang tiba2 sangar..

__ADS_1


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2