Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Curi Kesempatan


__ADS_3

Siang ini sepasang suami istri yang baru berbaikan itu terlihat masih canggung,David masih merasa tak enakan jika terlalu dekat dengan istri nya,beda hal dengan Cila yang blak blakan menunjukkan kepada David bahwa dirinya seorang istri.


David terlihat lemas,hari ini lelaki itu tidak masuk kerja karna di larang Cila dengan keras.


Cila kembali menunjukkan ke bar baran nya kepada sang suami,tak tanggung2 Cila memarahi David sambil tangannya sibuk membereskan rumah,David hanya diam saja mendengarkan kata demi kata yang Cila lontarkan.


Bukannya kesal dan ikut marah,David malah tertawa lucu melihat keganasan Cila yang kini sudah sangat berani kepada nya.


" Aku itu ngelarang kamu demi kesembuhan kamu Mas,udah tau sakit malah nekad mau kerja,kalo pingsan disana siapa yang mau tanggung jawab,nanti aku juga yang repot " Gerutu Cila sambil menjemur pakaian diluar.


" Iyaaa,kamu ngak cape apa ngomel mulu dari tadi " Kata David gemas.


Pria itu duduk di depan teras memperhatikan Cila yang menjemur pakaian mereka,bahkan Cila tak malu mencuci pakaian dalam David.


" Cape Mas,tapi ya gimana mulut aku gatel kalo ngak ngomelin kamu yang bikin aku darah tinggi " Kata Cila mengibas ngibaskan sarung solat David.


David mengusap wajah nya kasar,kepala nya semakin pusing mendengar omelan gadis itu.


" Udahlah,kita baru aja baikan masak kamu ajak aku berkelahi lagi,ntar malam aja kita skidap pap pap mau ? " Tanya David menggoda.


Cila mengernyit heran,diri nya tak mengerti bahasa suami nya itu.


" Itu artinya apa ?? " Tanya Cila dengan tampang polosnya.


David mengulum senyum dan mengedipkan matanya nakal.


Deg...


Cila terkejut dan mematung mengerti akan kode lelaki itu.


" Aduh mau " Kata Cila keceplosan.


David langsung tertawa keras melihat wajah Cila yang sudah merona.


" Nanti ya,kalo aku udah baikan,ntar aku kasih bonus " Kata David tertawa renyah.


Cila dengan polos nya mengangguk cepat.


Gadis itu terpekik senang,melihat David yang baru kali ini tertawa lepas di depannya,karna yang Cila tau pria itu sangat lah dingin,dan selalu memasang wajah garang atau datar.


Pria itu masuk kedalam rumah,saat kepalanya kembali pusing.


" Ye ye malam ini kamu akan menjadi milikku David Alexander hohoho " Gumam Cila tertawa jahat.


Gadis itu tak ada takutnya sama sekali kepada David meski mereka baru berbaikan,Cila sudah bertekad akan menyerahkan hidup nya kepada pria yang sudah menghalalkan nya itu.


Cila tau perjuangan nya masih sangat jauh,ini masih permulaan bagi mereka,dan Cila pun sangat sadar David tak 100 persen menerima nya, apalagi mencintai nya,Huh Cinta ? Cila bahkan tak yakin dirinya bisa merebut cinta pria itu,karna bisa berteman saat ini pun Cila sudah sangat bersyukur.


Ya pagi tadi mereka sudah sepakat untuk memulai semuanya dari kata teman,Cila sedikit kecewa dengan keputusan David itu,tapi Cila tak bisa memaksa,dirinya harus menerima keputusan suami nya agar hubungan mereka berjalan lancar.


Setelah semua baju nya tergantung rapi menghadap matahari,Cila masuk kedalam rumah dengan wajah riang.

__ADS_1


Terlihat David kembali berbaring di kamar,dengan mata tertutup.


Cila menghela nafas kasihan melihat suami nya yang terlihat sangat lesu.


" Mas,kita kerumah sakit aja yuk " Ajak Cila lembut duduk di depan David.


" Aku ngak sakit kok cuma pusing " Kata David lesu.


" Ngak sakit tapi pusing ?? Itu sama aja Mas,nama nya tetep sakit " Protes Cila.


" Kamu diem dulu ya,kepala aku rasanya nyut nyutan ini " Kata David berbaring membelakangi Cila.


Gadis itu langsung terdiam dan menatap nanar suami nya.


Pagi tadi David sudah minum obat biasa dari warung,David selalu menolak saat Cila terus menganjak nya kerumah sakit.


Gadis itu mendekati David dan berbaring dibelah nya.


" Kamu sering ya sakit kayak gini ? Tanya Cila lembut memeluk pria itu dari belakang.


David berbalik dan persis menghadap wajah Cila langsung,mereka sangat dekat bahkan deru nafas masing2 pun terdengar.


" Iya,dan aku selalu sendirian " Lirih David.


Deg.


Jantung Cila berdegub kencang,dengan sebisa mungkin Cila menenangkan dirinya agar terlihat biasa saja.


David menatap Cila dengar nanar,pusing dikepala nya membuat David tak bisa fokus.


David mengangguk dan mendekatkan lagi kepala nya,kini pria itu sudah berada di sekitaran dada Cila.


Tangan pria itu melingkar di daerah perut Cila.


Jantung Cila kembali berdegub kencang,dan gugup seketika.


" Kamu sakit jantung ?? " Tanya David mendongak melihat kearah Cila.


" Hah,ya ngak lah " Kata Cila terkejut.


" Jantung kamu kenceng banget,sampe kuping aku sakit denger nya " Kata David kembali menyenderkan kepalanya di dada Cila.


" Ish,deg degan itu nama nya " Kata Cila terkekeh lucu.


" Hmmm " Gumam David cuek.


Cila dengan lembut memijit kening pria itu,meski jantung nya tak bisa di kontrol apalagi David menggesekkan wajah nya disana.


" Mas,jangan gerak2 " Kata Cila tak tahan.


" Hidung aku gatel " Jawab David cuek.

__ADS_1


" Ya digaruk pake tangan dong,jangan di uselin disitu " Kata Cila tak tenang.


David kembali diam memejamkan matanya.


Cila menghela nafas lega,dirinya tak jadi menggila karna David sudah berhenti membuatnya panas dingin.


" Kamu anemia ya ? " Tanya David lirih.


" Hah,anemia ?? " Pekik Cila terkejut.


" Iya,soalnya lemes banget mijit nya ngak berasa " Protes David.


Cila mengkrucut kesal dan memijit kepada David dengan kuat.


" Aduh aduh,kamu mau jadi hulk ya kok kasar banget " Gerutu David mengusap kepala nya sakit.


" Tadi sakit jantung,terus anemia,sekarang kamu nuduh aku mau jadi hulk,kamu ini mau aku pijit apa ngak sih " Gerutu Cila merajuk.


" Ya mau,tapi bener2 " Kata David memelan ludahnya kasar.


" Kalo mau diem dong,biar aku pijitin dengan tenang,mejit juga harus konsentrasi Mas " Kata Cila kembali menarik kepala pria itu.


David kembali menabrak dada Cila yang kenyal.


" Iya iya,tapi bener2 ya " Kata David takut.


" Hmm " Jawab Cila jutek.


Gadis itu kembali memijit dengan tenang,Cila sedikit menambah tenaga nya agar David tak protes terus.


Hampir 15 menit memijit,akhirnya David tertidur dengan memeluk pinggang Cila.


Gadis itu mengintip suami nya yang sudah tak bergerak lagi.


Cila menghela nafas lega,tangannya sudah sakit memejit kepala David yang keras,sekeras orang nya.


" Ngak papa tangan aku sakit,asal kamu tidur tenang kayak gini " Gumam Cila lirih membelai rambut lebat pria itu.


" Ternyata kamu ganteng banget Mas,pantesan Ana mati gila sama kamu,meskipun kamu pria miskin,tapi pesona kamu memang luar biasa.


Benar kata Kak Reno,aku harus menjaga kamu, agar iman kamu tak goyang tergoda dengan perempuan2 yang lebih dari aku diluaran sana.


Tapi aku yakin kok Mas,kalo kamu ngak bakal macem2,ntah mengapa dekat seperti ini bersama kamu buat aku tenang,hati aku menghangat Mas,aku bener2 jatuh cinta sama kamu." Gumam Cila lirih menatap wajah David yang tertidur dengan nyaman.


Cila memeluk erat suami nya,dan berulang ulang mencium kening,dan pipi David,meski sedikit terusik tapi pria itu tak bangun sama sekali.


" Cup cup sayang,maafin istri kamu yang nakal ini ya,karna kalo aku ngak curi kesempatan kayak gini,kapan aku bisa sedekat ini sama kamu ? " Kata Cila terkekeh pelan melihat David mengusap pipi nya saat Cila berulah menciumi nya berulang ulang.


❤❤❤❤


Guysss mana nih support nya,author lemes ini kalo VOTE,LIKE,COMENT nya berkurang🤧.

__ADS_1


Jangan lupa juga masukin karya author ke FAVORIT kalian ya.


Buat yang baru bergabung,ayo jangan ragu2 tinggalin jejak nya.


__ADS_2