Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Tamu


__ADS_3

Malam hari terlihat seorang pria duduk tenang ditemani teh hangat dan seorang wanita tua dengan kerudung panjangnya.


Yap,rumah besar Reno kedatangan tamu malam ini dan yg menyambutnya adalah si tuan putri raja tersebut.


" Ibu apa kabar ?" tanya Daniel lembut melihat Nisa.


" Baik Nak,kamu gimana ?" Tanya Nisa balik.


" Baik Bu,alhamdulillah " Jawab Daniel tersenyumm


" Ibu turut perihatin dengan kehilangannya anak kamu,yg sabar semua udah Tuhan atur sebagaimana baiknya " Ucap Nisa lembut.


" Iya Bu " Balas Daniel tersenyum kecil.


" Ibu tau apa yg kamu rasakan karna Ibu juga pernah kehilangan seorang anak yg sangat ibu sayangi " Kata Nisa menghela nafas.


" Anak yg mana Bu ?" tanya Daniel mengernyit.


" Ayahnya Azura sama Arshad " Jawab Nisa.


" Hah bukannya itu anak Aktam ya Bu ?" Tanya Daniel syok.


" Iya sekarang itu Bapak mereka " Jawab Nisa.


Daniel masih bingung,setaunya Aktam memang ayah biologis Arshad dan Azura karna keduanya begitu mirip.


" Aktam itu kembar,mereka tiga bersaudara termasuk Ana " Jelas Nisa.


" Triplet ?" Tanya Daniel kaget.


Nisa mengangguk kecil.


" Astaga aku gak tau Bu " kata Daniel syok.


" Ya karna gak ada Andrew hehe " Balas Nisa terkekeh.


" Oh namanya Andrew ya " Kata Daniel ngeh.


" iya,itu anak pertama,Aktam kedua dan Ana ketiga " Jelas Nisa.


" ohh,terus gimana ceritanya Aktam jadi ayah Arshad ?" tanya Daniel penasaran.


" Aktam nikah sama ibu mereka " Jawab Nisa jujur.


" Hah Ibu Arshad ?" tanya Daniel syok.


" Iya,kamu pasti terkejut ya gak tau fakta ini " Tebak Nisa.


" Maaf Bu,saya emang gak tau " Balas Daniel.


" Iya gak papa,emang gak semua orang tua hanya yg terdekat saja " Ujar Nisa santai.


" jadi Aktam nikahin istrinya Andrew begitu ?" tanya Daniel.


" Hm,begitulah,biar keturunan mereka gak lari kemana2 " Jawab Nisa.


" Iya,Arshad juga mirip sama Aktam jadi aku kira itu beneran anak Aktam " Balas Daniel terkekeh.


" Iya,Aktam dan Andrew itu kayak kelapa dibelah dua,sama isinya " Balas Nisa tertawa kecil.


Daniel ikut terkekeh pelan,pria itu belum pernah melihat Andrew karna ia kenal Prito pun saat keduanya sudah dewasa.


Asik bercerita,manik Daniel teralihkan sebuah objek diatas tangga rumah.


Seorang gadis turun dengan wajah datar sambil menggaruk2 bokongnya.


Daniel diam memperhatikan gadis tersebut,Nisa yg merasa Daniel terfokus ke sesuatu berbalik badan dan melotot.


" Astaga Angel " Ucap Nisa melototkan matanya.


" Mamaaaa " Panggil Angel menggelegar.


Gadis itu sedang mencari ibunya yg ntah kemana.

__ADS_1


" Maaa " Panggil Angel lagi terus menuruni tapak anak tangga.


Nisa bangun dari duduknya,sang cucu terlihat begitu urakan dengan hotpant sepaha dan kaos oblong.


Tanpa dosa Angel terus berteriak memanggil sang ibu membuat Nisa panas sendiri.


" duh Nak Daniel,maaf ya harus liat beginian " Kata Nisa melihat Daniel yg diam dengan sejuta imaginasi.


" Iya Bu gak papa,Angel lucu ya " Kata Daniel terkekeh.


Angel berhasil turun dan mendekati neneknya yg terlihat duduk sendirian disofa.


" Nekk,Mama man aaa " Ucap Angel tertahan dengan mata melotot.


Nisa menoleh dan menghela nafas panjang.


" Astagfirullah Om " Ucap Angel menutup mulutnya tak percaya


Daniel melihat gadis itu dan maniknya tak bisa teralihkan dengan paha mulus dan bening tersebut.


" Ma maaf " ucap Angel langsung lari terbirit2 mendekati anak tangga dan menaikinya sekencang angin.


" Astagaaa " Ucap Daniel menggelengkan kepalanya.


" Maaf Daniel,aduh tuh anak gadis sembarangan deh " Kata Nisa gemas dan kesal sendiri.


" Gak papa Bu,dia gak tau mungkin kalo ada saya " Kata Daniel memaklumi.


" Gitu lah si Angel,biasanya dia kurung diri dikamar kalo habis kerja,ini malah keluyuran pake kostum begituan " Kata Nisa heran.


Daniel terkekeh pelan,awalnya pria itu juga cukup syok,tapi melihat wajah kaget Angel tadi Daniel merasa begitu gemas.


Tak lama Prito dan Ana masuk kerumah.


" Eh Niel udah sampe " kata Prito terkejut.


" Iya To " Jawab Daniel tersenyum.


" Maaf ya Daniel,udah nunggu lama ya,tadi kejebak macet " Kata Ana tersenyum tak enak.


Prito melirik istrinya,pria itu hanya bisa diam dan menghela nafas.


" Padahal gak ada macet sama sekali,dasar dianya aja belanja lama " Batin Prito ingin mengungkapkan kebenaran.


Sebelumnya Prito sudah memberitahu kepada Ana bahkan Daniel akan pergi kerumah,tapi Ana minta ditemani membeli baju haram dulu untuk mewujudkan keinginan Prito yg ingin punya anak lagi.


Usulan Prito kemarin diterima Ana meski harus banyak peraturan yg diterapkan istrinya.


Wanita itu terlihat tak mau rugi sama sekali,Prito hanya bisa menerima karna tak punya pilihan lain.


Pria itu memang sudah memutuskan akan usaha keras untuk menambah keturunan karna Prito merasa Jack dan Angel sudah besar dan bisa mengurus diri sendiri.


" Aku tunggu dikamar ya " Bisik Ana manja kepada Prito.


" Hm " Jawab Prito sedikit merinding.


" Ada apa sama kalian berdua ?" tanya Nisa heran.


" Hehe biasalah Bun " Jawab Ana mengerlingkan matanya.


" Gatel " Hujat Nisa.


" Hahahahhaha " Ana tertawa ngakak dan berjalan mendekati lift sambil membawa belanjaan.


" Ya udah,Bunda tinggal ya kalian berdua " Kata Nisa melihat kedua lelaki tersebut.


" Iya Bunda,makasih ya selamat beristirahat " Balas Prito lembut.


Nisa mengangguk tersenyum.


" Makasih Bu " ucap Daniel lembut.


Nisa kembali tersenyum dan berlalu.

__ADS_1


Kini tinggallah Prito dan Daniel disana.


" Mau bicara disini atau diruangan ku ?" tanya Prito.


" Diruangan mu saja " Jawab Daniel tenang.


" Ya udah ayo " Ajak Prito.


Keduanya berjalan mendekati lift.


Karna rumah Reno 4 tingkat jadi tingkatan paling atas diperuntukkan untuk menyambut para tamu pentingnya yg terkesan rahasia.


Lift terbuka,nampaklah didalam sana seorang gadis dengan baju tidur doraemon berdiri tenang.


" Angel " Ucap Prito.


" Papa mau kemana ?" tanya Angel sedikit terkejut.


" Mau keatas,oh ya Njel,bisa tolongin Papa buatin kopi atau teh ?" tanya Prito.


" 2 ya ?" Tanya Angel.


" Kamu mau juga ?" tanya Prito balik.


" Ngga Pa hehe " Jawab Angel menggaruk kepala gatal.


Daniel melihat gadis itu,Angel sedikit rapi dari yg tadi ia lihat.


Wajahnya juga berseri dari yg tadi terlihat.


" Ya udah sana " Kata Prito melangkah masuk.


Daniel mengikuti langkah Prito dan melihat Angel lagi yg juga melihat mereka.


Daniel dan Angel saling melihat,gadis itu menatap manik Daniel dengan tatapan yg sulit ia mengerti.


Ting...


Lift tertutup rapat.


Angel menghela nafas panjang dan berbalik badan.


" aaaa " Pekik Angel kaget.


" Pletakkj....


Kening gadis itu dijitak oleh pria didepannya.


" Gak usah triak !" Ucap Aktam kesal.


" Ishhh Om ngagetin deh !" Kata Angel sambil mengusap kepalanya.


" Minggir2 Om capek " Kata Aktam lesu.


" Dari mana Om ?" Tanya Angel.


" Menurut mu ?" tanya Aktam balik.


" Bibi belum pulang,kalian lagi gak akur ya ?" Tanya Angel hati2.


" Bibi mu belum pulang juga ?" tanya Aktam lesu.


Angel mengangguk pelan dan melihat wajah Aktam makin lesu.


" Huhhh apa Om risign aja ya,tapi kalo gak kerja nanti mau makan apa ?" Tanya Aktam lunglai.


" Wah2 berat nih,aku gak ikut2an ya,mau bikinin kopi buat Papa " Kata Angel bergegas kabur.


" Woiii bocahhh,Om belum selesai !" Pekik Aktam kesal.


Angel melesat kabur dan memanggil artnya yg nongkrong didapur.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay guys jangan lupa Vote,Like,coment ya.


__ADS_2