
Di sebuah gedung nan mewah sedang diadakan pesta perkawinan yang cukup mewah.
Dekorasi penuh dengan bunga2 mewarnai kecantikan tempat acara tersebut.
Pasangan milenial David dan sekeluarga berjalan dengan gagah mengenakan baju sewarna.
Mereka terkagum tak menyangka Rehan bisa menikah digedung dengan dekorasi indah dan menawan.
" Keren ya Mas " Bisik Cila kepada suaminya.
" Iya " Kata David mengeratkan genggaman tangan mereka.
Mereka berjalan menyusuri lorong yang sudah di percantik sedemikian rupa.
" Ayo kita salam sama mereka dulu " Ajak David.
Cila mengangguk setuju dan mengikuti langkah suaminya.
Laura dan Vero berjalan beriringan mengikuti langkah pasangan itu.
" Kak aku mau kue " Rengek Vero menarik tangan Laura.
" Iya nanti,kita salam dulu " Kata Laura tenang.
" Mau minum juga " Tambah Vero tak sengaja melihat es yang dipampang disana.
" Iya " Kata Laura paham.
Vero mengangguk girang dan menarik tangan Laura agar berjalan cepat.
Gadis itu menggeleng pelan,jika urusan makan Vero tak malu2 meminta apa yang ia inginkan.
" Selamat ya Han " Kata David menyalami Rehan dengan gentle.
" Makasih Bos " Kata Rehan tersenyum.
" Ck,biasa aja lagi " Kata David malu.
Rehan tertawa renyah,pria itu sudah paham bagaimana sifat David.
David tak ingin dirinya disanjung,pria itu tak ingin tinggi hati.
" Selamat ya Bang,akhirnya pecah telor juga " Goda Cila menyalami Rehan.
" Hahah iya Cil,tengah malam pecah beneran " Lucon Rehan.
" Wahahahah " Cila tertawa ngakak tak kenal tempat.
Pria itu langsung mendapat cubitan dari perempuan cantik yang kini resmi menjadi istrinya.
" Tenang aja dah aku siapin kado buat mantap2 malam nanti " Kata Cila mengedipkan sebelah matanya.
" Yank udah ih " Tegur David.
__ADS_1
Cila tak perduli dan masih gencar menggoda Rehan habis habisan.
" Hati2 ya Kak,Bang Rehan kalo tidur ngorok " Adu Cila.
" Hah beneran Mba ?" Tanya Istri Rehan kaget.
" Hmm,tapi tenang aja kalo dia ngorok ntar jangan kasih jatah " Bisik Cila.
Perempuan cantik itu melotot kaget dan langsung tertawa.
" Udah ih,Vero udah narik celana aku nih " Tegur David lagi seraya menunjuk Vero yang sudah tak sabar unboxing makanan.
" Ish,nih anak ganggu aja " Cibir Cila.
Perempuan itu merapikan rambutnya dan bersikap layaknya wanita kalem.
" Ya udah segitu aja ya masukan dari saya sekian terima kasih " Kata Cila tersenyum geli.
Rehan dan istrinya menggeleng pelan,Rehan sudah tau tentang kegesrekan Cila yang tak kenal tempat beda hal dengan sang istri yang terlihat sangat syok.
" Kalo gak gol malam ini gue pecat lo besok nya !" Ancam David tak kalah gesreknya.
Rehan melotot kaget begitu pun istrinya yang langsung bersemu malu.
" Berengsek lo !" Hujat Rehan terlihat kesal David meremehkan kegentelannya.
David tertawa ngakak dan berjalan turun dari podium.
" Baik lah anak2 ku,kalian mau review makanan yang mana dulu ?" Tanya Cila kepada kedua anaknya.
" Makan lah mumpung gratis besok bayar " Kata David cuek.
" Okey,kamu tunggu disana ya kami ambil makanan dulu " Kata Cila sangat ceria melihat respon positif suaminya.
" Hm "
David berjalan menjauh mencari tempat duduk seraya bersapa ria dengan karyawan yang sempat datang juga.
Ketiga orang itu berjalan girang mengambil makanan.
" Ma aku mau es krim " Kata Vero semangat.
" Nanti,es krim trakhir " Kata Cila tanpa melihat kearah bocah itu.
Vero mengkrucut sedih dan berjalan gontai.
" Nanti ya,kita makan nasi dulu baru es krim " Kata Laura memperbaiki mood Vero.
Bocah itu mengangguk kecil.
" Nah itu dia " Gumam Cila tersenyum melihat grobak bakso.
Laura tertawa geli melihat ibu angkatnya yang tak kenal malu jika sudah lapar.
__ADS_1
" Mba minta bakso 3 " Pinta Cila semangat.
Perempuan yang melayani mereka tersenyum mengangguk.
Manik Cila menyelusuri dekorasi gedung yang super mewah seraya menunggu makanan datang.
Setelah mengambil banyak makanan,mereka mencari keberadaan David.
Pria yang sedang duduk tenang itu pun melambaikan tangan saat Cila terlihat celingak celinguk mencarinya.
" Astaga bini gue kok gini banget ya " Gumam David menggeleng pelan.
Cila datang dengan senyum merekah diikuti kedua anaknya yang selalu setia disamping perempuan itu.
" Ini buat kamu Mas " Kata Cila memberi mangkuk berisi banyak ondel.
" Wah banyak banget,ntar habis lagi ondel Rehan " Kata David kaget.
" Ngak papa Rehan maklumi kok kan kamu Bos nya " Kata Cila cuek.
David tertawa renyah dan ingin sekali mencium bibir Cila yang selalu bisa mengelak.
"Enak loh Pa,coba deh cicip " Kata Vero semangat.
" Iya ini Papa mau coba " Kata David tersenyum.
Lelaki itu pun mulai makan,disela bercanda mereka David selalu mengikut sertakan Laura dalam obrolan,sebisa mungkin David membuat Laura nyaman hidup bersama mereka.
Setelah kenyang,keluarga kecil itu pun pulang.
Laura dan Vero sudah tepar kekenyangan di kursi belakang,tinggallah David dan Cila yang masih fokus menghadap jalan.
Meski Cila sudah sangat mengantuk,tapi perempuan itu tak mau tidur,Cila ingin menemani suaminya menyetir takut2 David ikut mengantuk.
" Masih jauh ya Mas ?" Tanya Cila sendu.
" Lumayan,tidur aja " Kata David menoleh sebentar.
" Ngak mau ah nanti kamu ngantuk " Kata Cila manja.
" Ya udah sini pegangan tangan dulu biar romantis " Goda David.
Cila tersenyum dan menggenggam tangan suaminya.
Mereka terlihat sangat mencintai satu sama lain,Cila begitu setia dari awal hingga akhir kepada suaminya.
The End.
Oke guys sementara kita skip dulu ya,nanti author lanjutkan dengan kisah Vero dan Laura yang tumbuh dewasa.
Mohon selalu dukungannya buat author ya biar author semangat up.
Terima kasih semua yang sudah ikuti author sampe sekarang, i love you guyssss
__ADS_1
See you next episode.😚