Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Mencuri Lagi


__ADS_3

David menghampiri Cila yang masih terduduk menangis disana.


" Maafkan aku Cila " Kata David lirih.


" Kenapa kamu selalu cuekin aku Mas,aku cuma mau ngobrol hangat sama kamu,kenapa sulit sekali untuk kita berbicara layak nya suami istri ?" Tanya Cila lirih.


David memdekap Cila dengan hangat seraya menenangkan gadis itu.


" Aku cuma sedang lelah dan kamu menjahili aku hingga aku sulit mengontrol diri " Kata David pelan.


" Aku ngak ada cara lain Mas,agar kamu ngobrol sama aku meski harus marah2 "


" Iya,maafkan aku ya,kamu ngak papa ? Tanya David lembut.


Cila menggeleng lemah dan memeluk David dengan erat.


" Maafin aku ya Mas,udah nyembunyiin ****** kamu " Kata Cila malu.


" Hmm lain kali jangan gitu ya,ngak enak kalo ngak pake itu " Kata David mencoba santai.


" Iya " Kata Cila manja.


Dengan cepat mood gadis itu berubah meski tadi dirinya sempat berteriak marah.


Cila bukanlah gadis pendendam apalagi itu suaminya,meski sempat marah2,Cila masih menerima alasan pria itu.


" Oh iya Mas,tadi ada orang datang kerumah " Kata Cila teringat.


" Siapa ? Tanya David tenang.


" Orang Bank "


Deg...


David terkejut dan melepaskan pelukannya.


" Kamu belum bayar hutang ? Tanya Cila pelan.


David menghela nafas dan mengusap wajahnya kasar.


" Dia minta sama kamu ? Tanya David


" Ngak,dia cuma ingetin aja " Kata Cila jujur.


" Emangnya hutang apa sih Mas ? Tanya Cila pura2 bodoh.


" Bukan apa2,hanya hutang biasa " Kata David berbohong.


Cila tersenyum getir dan kembali memeluk suami nya itu.


" Aku akan menunggu sampai kamu mau menceritakan semuanya sama aku Mas " Kata Cila lirih.

__ADS_1


David terdiam membiarkan Cila memeluk nya.


" Ya udah,solat magrib yuk " Ajak David setelah mendengar azan.


" Imamin ya " Pinta Cila manja.


" Hemmm " Jawab David malas.


" Yes " Pekik Cila girang.


Mereka pun bersiap siap untuk solat magrib.


Malam ini David terlihat sangat kelelahan,setelah solat isya David langsung tertidur dengan pulas.


Cila memperhatikan suami nya yang tidur tengkurap,bekas kemerahan dipunggung David tercetak jelas,bahkan ada bekas goresan disana.


Cila mendekati David dan mengelus punggung lelaki itu.


" Bahkan luka kemarin juga belum hilang Mas,kini sudah ada luka baru ditempat yang sama " Gumam Cila lirih menitikkan air matanya.


" Kamu begitu menderita Mas,maafkan aku " Kata Cila membekap mulutnya takut isakan nya membuat David bangun.


" Tidurlah sayang,tidurla yang nyenyak " Gumam Cila lirih mencium bekas luka suami nya.


Cila bangkit dari sana mengambil laptop dan hp nya.


Gadis itu duduk sendirian diruang tamu dengan tangan sibuk mengetik di laptop.


Cila menghubungi Nisa meminta bantuan modal dari Kakak nya itu,karna hanya Nisa dan Reno yang bisa membantu finasial nya saat ini.


Cila tak mau meminjam dana dari Beni takut ayah angkat nya itu terlalu khawatir dengan keadaan rumah tangga nya.


" Aku butuh buat modal Kak,aku mau buka olshop " Kata Cila berbicara di telepon.


" Iya,butuh nya berapa nanti Kakak tanya Mas Reno " Kata Nisa diseberang.


" 10 juta Kak,aku buka kecil2an dulu " Kata Cila yakin.


" Ya sudah,besok Kakak kabari lagi " Kata Nisa lembut.


" Makasih Kak udah mau bantu aku "


" Sama2,jangan pernah tinggalkan suami kamu,karna dia sangat membutuhkan kamu saat ini " Nasehat Nisa.


" Iya Kak,aku juga udah cinta sama Mas David hehe " Kata Cila malu.


" Hmm bagus lah,pertahankan,jangan sampe suami kamu di tikung Ana haha" Kata Nisa tertawa.


" Hehe pasti itu Kak " Kata Cila mulai kesal mendengar nama bocah pelàkor itu.


" Ya udah Kakak tutup ya,assalamualaikum "

__ADS_1


" Waalaikum salam "


Tut.


Panggilan pun terputus,Cila tersenyum lega.


" Semoga aja Kak Reno mau nolong aku " Gumam Cila.


" Tunggu aku Mas,aku akan selalu dampingi kamu,kita hadapi sama2 " Kata Cila lirih.


Gadis itu melihat lagi laptop nya mencari barang bagus yang nanti akan dia jual.


Jam hampir menunjukkan pukul 1 malam,Cila bangkit dari duduk nya dan masuk kekamar.


Terlihat David masih tidur dengan anteng seperti tadi.


Gadis itu perlahan masuk kedalam selimut dan menciumi wajah David dengan lembut.


" Selamat malam suami ku,bahkan saat tidur pun ketampanan mu tak hilang sama sekali,aku selalu tergila2 dengan kamu Mas,meski kamu cuek tapi aku dengan bodohnya masih juga mencintai kamu " Lirih Cila.


" Oh iya,udah lama ya Mas,kamu ngak kiss aku " Gumam Cila cekikikan sendiri.


" Ya udah,kalo kamu ngak mau kiss aku biar aku aja yang kiss kamu,mumpung aku lagi baik " Kata Cila malu.


Gadis itu dengan berani mencium bibir David.


David hanya melenguh sesaat,lalu kembali diam.


" Hehe sekali lagi ya Mas,aku lagi belajar ini " Gumam Cila terkekeh.


Gadis itu kembali mendekatkan wajahnya dan mencium David lagi.


Gadis itu sedikit sedikit menggigit bibir David dengan pelan,sesekali menatap wajah pria itu.


" Pleas jangan bangun Mas,aku ngak mau cere malam ini " Batin Cila takut.


Gadis itu berkali kali menjalankan aksinya saat David tidur.


Terlihat bibir David sudah memerah dan basah ulah gadis itu.


Cila menghela nafas lega,David tak terusik sama sekali.


" Hehe nah kan cantik bibirnya bengkak2 sedap gitu " Gumam Cila terkikik senang.


" Dah lah,cape juga bibir aku,paling2 besok kamu kaget liat bibir kamu makin sexy " Kata Cila sedikit menjauh dari pria itu.


David berbalik membelakangi Cila,dan kembali tidur.


❤❤❤❤


Hay guyssss jangan lupa terus dukung author dengan cara VOTE,LIKE,COMENT YAAAA....

__ADS_1


__ADS_2