
Disebuah rumah,seorang wanita terlihat sibuk bersama menantunya.
Bagaimana tidak,baru saja sampai Hani sudah membuat keributan dengan muntah2 diteras rumah.
Cila dan David yg asik menonton drama korea langsung terganggu.
" Ini Yank air hangatnya " Ucap David menyerahkan nampan berisi segelas air beruap.
Cila melirik dan menghela nafas panjang.
" Kamu mau bocorin tenggorokannya Hani ?" Tanya Cila gemas.
" hah " ucap David kaget.
" itu air panas Yank,aku mintanya air hangat " Kata Cila datar.
" Ini hangat Yank " Kata David serius.
" mana ada hangat,itu panas,uapnya aja udah keliatan " Kata Cila menggelutukkan gigi.
" Gak papa Ma,,uekk " Ucap Hani kembali menahan mualnya.
David menggaruk kepala,lelaki itu bingung dengan ucapan Cila.
" tapi biasa aku masakin air buat kopi ya segini hangatnya " Kata David menciut.
" Ck ya beda lah,ini kan aku mintanya air hangat doang gak ada kopinya " Balas Cila.
Hani menghela nafas panjang,wanita itu makin pusing mendengar perdebatan kedua mertuanya.
" Gak papa Ma ini aja " Kata Hani melemah.
" Gak bisa,ini terlalu bahaya nanti bayi kamu melepuh " Kata Cila merinding.
" Hah " Pekik Hani syok dan langsung melihat perut datarnya.
Yap,kini wanita itu telah hamil anak Vero.
Usia kandungannya sedang lemah dan disarankan harus berhati2.
Awalnya Hani pikir bisa menangani sendiri mualnya,tapi lama kelamaan wanita itu merasa tak sanggup,apalagi Sofia sedang bersama Ridho dalam waktu 1 bulan,jadi mau tak mau Hani berkendara kerumah mertuanya untuk mendapatkan pertolongan.
David dan Cila masih berdebat soal air hangat,Hani yg makin pusing memilih bangun dan mengambil air sendiri untuk dirinya.
Belum beberapa langkah,wanita itu langsung jatuh terduduk membuat Cila dan David terkejut bukan main.
" Haniiiiii " Pekik Cila menggelegar.
Hani terkulai menyentuh lantai,tubuhnya seolah tak sanggup lagi berdiri.
" Kita bawa rumah sakit aja Ma " Kata David takut
" Iya Pa,siapin mobil " Balas Cila.
David langsung berlari mencari kunci mobil.
Lelaki itu lupa bahwa dirinya sedang mengenakan kain sarung yg dililit ke pinggang.
" Mana kunci mobilnya Maaa " Teriak David dari kamar.
" Mana aku tau,kamu yg naruh " Teriak Cila balik
" Aduhh dimana ya ?" Gumam David bingung.
__ADS_1
Lelaki itu mondar mandir sambil memegang kainnya yg hampir merosot.
Jika dirumah tingkah David seperti anak kecil,sangat beda saat lelaki itu dikantor dan memimpin perusahaan.
" Masssssss " Teriak Cila melihat David belum juga nongol.
" Iyaaa tunggu " Pekik David kelabakan.
Lelaki itu mengambil kunci mobil serep dan bergegas keluar.
" Ayo cepetan,kamu ngapain aja sih,gak tau keadaan lagi darurat " Kata Cila heran
" Kunci nya gak tau dimana " Balas David.
" Eeeuhhh " Kata Cila memutar mata.
David mendekati Hani dan langsung menggendong menantunya tersebut.
" Astaga kamu kurus banget Hani " Kata David masih sempat2nya komentar.
" Aduhh cepetan napa Pa,Hani dalam bahaya nih " Kata Cila gemas.
" Iya2,tv jangan lupa matiin " Kata David melangkah keluar.
Hani tak bersuara,wajahnya sudah pucat wanita itu berusaha untuk tetap sadar meski sudah tak tahan.
Cila berlari kedapur,wanita itu melihat skitar kompor dan lain sebagainya takut2 ada yg belum dimatikan.
Saat mematikan Tv,Cila tersentak saat maniknya melihat kunci mobil yg David cari tadi.
" Hiss,,bener2 tuh Aki2,ini kunci mobilnya ditaruh sembarangan !" Kata Cila kesal.
" Maaaaaaa " Teriak David dari luar.
Mereka pun langsung menuju rumah sakit.
Hidup berdua membuat mereka bertingkah seenaknya,walaupun sudah sama2 dewasa dan beruban,tapi Cila maupun David masih seperti pasangan muda yg heboh.
Sesampainya dirumah sakit,David berubah aura.
Pria dengan kain sarung dan kaos oblong itu meminta bantuan UGD dengan tegas.
Para rombongan dokter langsung bergerak cepat,Hani pun digotong menuju ruangan.
" Mohon Maaf Bapak Ibu,gak boleh masuk dulu ya " Ucap Suster menahan Cila dan David didepan pintu.
" Tolong menantu saya Sus,didalam perutnya ada cucu saya " Kata Cila berharap.
" Iya Bu,kami usahakan " Balas Suster tersenyum.
Pintu tertutup rapat,Cila dan David saling melihat dan mencari tempat duduk.
" Gara2 kamu sih,Hani sampe mau jalan sendiri " Kata Cila mulai menyalahi David.
" Kenapa aku,kan udah aku ambil airnya " Balas David tak terima.
" Tapi kan air nya panas,bukan hangat " Kata Cila kesal.
" Ck,sama aja Yank,minumnya dikit2 " Kata David memutar mata.
Cila berdecih,suaminya tak mau disalahkan.
Didalam,Dokter langsung bergerak memeriksa kondisi Hani.
__ADS_1
" Dokter,tolong saya lagi hamil " Ucap Hani setengah sadar.
" Ibu Hamil ?" tanya Dokter sedikit terkejut.
" Iya Dok,anak saya sedang lemah,tolong jangan ambil dia " Ucap Hani berkaca kaca.
Para Dokter saling melihat,Hani mulai menangis mengusap perut datarnya.
" Ibu harus pake oksigen ini ya " Ucap salah satu Dokter menenangkan.
Hani menggeleng dan menepis tabung hidung tersebut,wanita itu begitu takut ia diapa2kan oleh Dokter.
" Sepertinya pasien ini pendarahan Dok " Ucap salah satu suster membisik Dokter disebelahnya.
Dokter melihat kasur dan benar saja ada bercak darah yg meleber disana.
" Ibu,kalo mau merem,atau lelah,tiduran aja ya,kita gak ganggu bayi ibu kok " Ucap dokter membujuk.
" Tolong jangan ambil anak saya hiks hiks,saya kuat Dokter " Ucap Hani berderai air mata.
Wanita itu seolah tau anaknya tak akan bertahan,kondisi Hani memang sangat rentan dan kesalahan Hani ia tak pernah cerita dengan Cila maupun Vero.
Salah satu Suster menyuntikkan obat yg ntah apa isinya.
Tangan Hani melemah,maniknya juga perlahan kabur melihat semua orang.
" Dia akan tertidur " Ucap salah satu Dokter dengan sangat pelan.
Manik Hani makin berat,ia berusaha tetap sadar tapi tubuhnya bereaksi lain.
Dan Tep....
Wanita itu pun memejamkan mata.
" Ayo kita periksa " Ucap Dokter memberi perintah.
" panggil Dokter kandungan " Ucap salah satu Dokter umum.
Suster mengangguk dan langsung berjalan keluar.
" Ada apa ?" Tanya David terkejut melihat Suster keluar dengan wajah serius.
" Mohon tunggu disini Pak,kami sedang berusaha " Ucap suster tersebut.
David mundur,gadis itu pun berlari memanggil Dokter lain.
" Ya ampun gimana ini,duuh mana Vero gak ada lagi,gimana caranya buat ngasih tau dia kalo istrinya sakit ?" Gumam Cila panik sendiri.
Wanita itu begitu khwatir dengan keadaan Hani dan calon cucunya.
" Kamu gak tau kalo Hani sering sakit2an gini ?" Tanya David kepada Cila.
" Gak tau Pa,Hani bilang semuanya Oke,dan dia juga baru ngasih tau kalo Hamil pas dia kasih foto Usg " Balas Cila.
" sepertinya ini bukan yg pertama Ma " Tebak David.
" Maksud Papa Hani,nyembunyiin ini dari kita ?" Tanya Cila.
David menghela nafas,melihat dari parahnya Hani tadi membuat lelaki itu menebak bahwa sebelumnya Hani sudah merasakan ini sejak awal.
❤❤❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1