Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Malam


__ADS_3

Malam hari Hani pulang kerumah,seperti biasa pulang kerja selalu langsung pulang.


Ia tak terlalu berminat main seperti yg seumuran dengannya,selain minim teman Hani memang tipe anak rumahan..


Sesampainya disebuah rumah sederhana dengan beberapa pot kembang diteras,gadis itu masuk kedalam.


Kini Hani sudah punya rumah sendiri,impiannya untuk memiliki Hunian kini sudah terwujud,meski tak bisa bayar langsung tapi Hani beruntung karna setiap bulan ia bisa mencicilnya hingga lunas.


" ahh akhirnya sampai juga " Ucap gadis itu merebahkan diri.


Tak banyak perabotan karna dirinya tinggal sendirian,tak ada sofa untuk menyambut tamu.


Hani mengenakan karpet yg cukup tebal untuk menyambut bila ada tamu kerumah.


Gadis itu berbaring dikasurnya dengan menatap langit2 kamar.


Hani ini cukup melelahkan,selain berperang dengan otak dan tenaga,gadis itu juga harus mengorbankan hatinya yg rapuh.


Tapi Hani tidak masalah,ia sudah cukup biasa untuk merasakan sakit hati.


Lama berbaring dan merenung,gadis itu memutuskan untuk mandi.


Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam,memang terlalu larut untuk membersihkan diri tapi apa daya badannya sangat lengket dan kotor.


Setelah selesai,Hani baru masak dan makan malam.


Gadis itu terlihat begitu mandiri,ia jarang beli makanan luar meski punya uang lebih.


Hani lebih suka makan masakannya sendiri dan bisa dibilang berhemat.


Peran Cila dulu sungguh berpengaruh bagi gadis tersebut.


Dari Cila Hani banyak belajar tetang hal2 penting.


Seperti boros ada waktunya dan hemat pun begitu.


Sambil menikmati kesendirian,Hani melakukan aktifitasnya seperti biasa.


Jam terus berlanjut hingga tak terasa sudah menujukkan pukul 12 malam.


Maniknya mulai mengantuk,rumah sudah beres dan cucian sudah kinclong.


Gadis itu pergi kekamar dan kembali berbaring.


Ia berencana untuk tidur,Hani tak bermain ponsel lagi bahkan ia tak menghubungi Reka seperti biasanya.


Saat akan memejamkan mata tiba2 pintu rumahnya diketuk.


Hani mengernyit kaget,gadis itu tak jadi tidur mendengar ketukan makin menjadi.


Dengan sigap Hani bangun,tak lupa ia membawa hape dan bersiap untuk menelfon bantuan.


Hidup sendirian memang keras,gadis itu harus selalu waspada.


Tok tok...


Pintu terus diketuk,Hani merasa aneh dan menghidupkan lampu depan.


Dengan berani Hani membuka pintu dan....


" Kak Daniel " Ucap Hani terbelalak.


Yap...

__ADS_1


Seorang pria dengan jaket hitam dan celana piyama berdiri didepan rumahnya.


" Grebbbb...


Tanpa tunggu lama lelaki itu langsung memeluk Hani dengan erat membuat gadis itu terhuyung kebelakang dengan hape jatuh kelantai.


" Aku merindukan kamu sayang " Ucap Daniel terus memeluk Hani.


" Kak jangan begini " Kata Hani melepaskan pelukan.


" Aku sangat merindukan kamu Han " Ucap Daniel sedih.


Keduanya melepas pelukan,Daniel mengambil tangan Hani dan mengecupnya dengan cepat.


" Kenapa kakak ada disini ?" tanya Hani heran.


" Aku mencari tau tentang mu dan aku tak bisa membendungnya " jawab Daniel berkaca kaca.


Hani menghela nafas dan duduk dikarpet.


Daniel ikut dduduk melihat wajah tanpa polesan make up tersebut.


" Kita gak bisa lagi Kak " Ucap Hani menghela nafas.


Deg...


Manik Daniel melotot mendengar ucapan gadis itu.


" Maksud kamu apa Han ?" tanya Daniel bingung.


" Kakak punya seorang istri dan sebentar lagi punya anak " jawab Hani.


" Maafin Kakak Han,itu semua tidak sengaja karna Kakak dijebak " kata Daniel serius.


" Dijebak bagaimana ?" tanya Hani


" Apa selama 3 tahun Kakak tidak melakukannya ?" tanya Hani tak percaya.


" Iya Han,Kakak sudah janji kepada mu bahwa aku akan kembali,dan aku dan Nial juga sepakat berpisah saat itu,tapi ternyata aku dijebak oleh mereka " Jawab Daniel.


Hani diam dengan wajah terkejutnya.


" Aku tidak mencintai istri ku Han,aku tau ini salah tapi aku tak tau lagi harus bagaimana " Kata Daniel menunduk.


Hani masih diam,baru kali ini ia bertemu pria yg menolak untuk dilayani.


" Aku ingin menjaganya untuk mu Han,tapi aku mengingkarinya " Kata Daniel lagi.


Hani menghela nafas dengan senyum kecil,ia tak tau harus percaya atau tidak dengan omongan pria tersebut.


Tapi selama ia kenal Daniel,pria itu memang tipe pria jujur dalam segala hal.


" Mertua ku meminta untuk segera punya cucu,kami sperti mesin pencetak anak,aku sebenarnya merasa kasihan juga kepada Nial,tapi apa daya dia juga menyukainya " Kata Daniel mengulum senyum diakhir kalimat.


Hani melotot dan langsung menampar lengan lelaki itu.


Daniel kembali memeluk gadis tersebut,kali ini Hani mmebalas pelukan karna bagaimana pun ia juga sangat kangen.


" Aku ingin berpisah dan menikahi mu gadis kecil " Bisik Daniel pelan.


" Aku ingin punya anak yg banyak dengan mu " Lanjut Daniel lagi.


" Ihhhh Kakakk mesum !" Kata Hani mendorong lelaki itu..

__ADS_1


" Aku serius Han,aku seperti makan lauk tanpa garam sama Nial,gak nikmat " Kata Daniel kesal.


Hani menghela nafas panjang dan memegang tangan lelaki itu lembut.


" Kakak gak boleh egois kayak gitu,biar bagaimana pun dia tetap istri Kakka dan anak itu pun anak Kakak,jadi Kakak harus tanggung jawab " Kata Hani lembut.


" Aku gak yakin bakal bisa jadi ayah yg baik " Balas Daniel..


" Jangan seperti itu,Kakak pria yg baik dan aku yakin akan menjadi Ayah yg luar biasa juga " Kata Hani tersenyum.


" Han,aku maunya kamu bukan Nial,kalo sama kamu mau anak 24 juga ayo,kuat aku ladenin nya " Balas Daniel serius.


Hani menelan ludah kasar,ia tak bisa membayangkan jika harus melahirkn 24 anak dalam waktu dekat..


" Kakak tau gak gimana rasanya punya Ayah tapi gak disayang ?" Tanya Hani tersenyum.


Daniel menggeleng pelan.


" Punya Ibu tapi sebentar ?" Tanya Hani lagi.


" Han maksud kamu apa ?" Tanya Daniel tak mengerti.


" Tau gak Kakak kalo berada diposisi itu rasanya gimana ?" tanya Hani lagi.


Daniel menatap manik gadis tersebut yg mulai berair.


" Kamu merasakannya ?" tanya Daniel pelan.


" Hm,dan itu gak enak banget " Jawab Hani tersenyum.


Daniel tersentak,ia tak menyangka kekasihnya punya masa lalu yg sangat buruk.


" Aku hampir dijual dan badan ini Kakak pikir aku sepolos itu ?" tanya Hani terkekeh.


" Hani cukup !" Kata Daniel tegas.


" Aku gak lebih dari seorang pelac...


" Hani !" Bentak Daniel keras.


Tes....


Air mata gadis itu menetes,tapi Hani masih bisa tersenyum dengan wajah manisnya.


" Kamu gak seburuk itu !" Kata Daniel tak suka.


" Tapi kenyataannya sangat buruk,aku hanya memakai topeng didepan Kakak agar dikasihani " Kata Hani terus tersenyum.


Daniel memejamkan matanya mencoba tak mau mendengar ucapan asal gadis tersebut.


" Dan sekarang meski dianggap berhasil sama sebagian orang,tetap saja masa lalu pahit itu mengikuti aku " lanjut Hani terus.


Daniel menatap tajam Hani,hingga detik berikutnya dengan berani pria itu mencium bibir bergetar gadis tersebut.


Air mata Hani semakin turun,pria tersebut sangat ganas menyesap dirinya yg sudah kehilangan arah.


Beberapa saat kemudian,Daniel melepaskan gadis itu dan memeluk tubuh malang tersebut dengan erat.


" jangan pernah tinggalkan aku Hani " Pinta Daniel dengan nada berat.


Hani tak menjawab,ia terus menangis merasa begitu hancur.


❤❤❤❤🙈

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


Guysss kasih Vote dan hadiah dong biar rajin Up,lezu nihh.


__ADS_2