Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Pindah


__ADS_3

Hari H pernikahan Vero dan Yuna akan dilaksanakan.


Semua keluarga Cila berkumpul disebuah gedung untuk merayakan hari baik tersebut.


Disana juga kedatangan keluarga besar Nisa dan Reno yg selalu membuat kehebohan.


" Aku kira Vero bakal nikah sama pacarnya yg Abg itu " Ucap Ana kepada Laura.


" Hhee gak Kak " Jawab Laura tak enak.


" Kenapa mereka pisah sih ? padahal gadis itu baik ya " Kata Ana menyayangkan.


" Gak jodoh Na " sahut Miska seraya menggendong putra kecilnya.


" Iya kayak aku sama Om David " Balas Ana lesu.


" Eehhh " Pekik Laura melotot.


Ana terkekeh dan melirik suaminya yg berdiri tegap disampingnya.


" Idih suka yg Om2 " Cibir Prito berdecih.


" Biarin,dia cinta pertama aku tau " kata Ana mendengus.


" Heleh " Cibir lelaki itu tak percaya


Laura menggeleng pelan,Prito dan Ana terlihat seperti sahabat bukan sepasang suami istri.


" Maaa " Panggil Angel mendekat.


" Wahhh ini anak kakak ?" tanya Laura takjub.


" Iya anak gadis,cakep gak ?" tanya Ana bangga.


" Iya cakep banget " Jawab Laura polos.


Blushhhhh....


Wajah Angel berubah menjadi merah merona.


Prito menggeleng pelan dan menampar gemas lengan putrinya.


" Kenapa ?" tanya Prito.


" Pa,nanti aku pulang duluan gak papa ya ?" Ucap Angel bergelayutan manja.


" Loh kok mau pulang aja,acaranya belum dimulai " Ucap Miska terkejut.


" Nanti Bi bukan sekarang " Jawab Angel gemas.


Miska terkekeh pelan dan mengangguk paham.


" Kenapa mau pulang duluan ?" Tanya Prito heran.


" Itu Pa soalnya....


" Kak Angelll dicariin pacarrrrr " Pekik seseorang dari kejauhan.


Semua nya menoleh dan terdiam melihat seorang gadis berhijab berdiri disamping seorang pria.


" Kalila " Ucap Laura mengenali gadis tersebut.


" Astaga " Ucap Angel melotot.


Pria disamping gadis kecil itu menunduk seolah memberi hormat kepada orang tua disekeliling Angel.


" Aku kesana dulu,asalamualikum " Ucap Angel melesat kabut.


"Eeh Angeelll " Pekik Ana.


" Waalaikumsalam " Jawab Miska dan Laura bersamaan.


" Haisst tuh anak,ntah cowok mana lagi yg di gepek " Ucap Ana heran.


" Dah biairin aja,paling cuma temenan " Ucap Prito positif thingking


Ana diam membenarkan,sebenarnya Ana tak terlalu khawatir karna Angel masih berada dalam jangkauannya meski gadis itu kadang bersikap misterius.


Tak lama acara di mulai,suasana yg tadinya ramai kini seketika hening.


Para hadirin disuruh maju untuk menyaksikan ijab kabul pernikahan Vero dan Yuna..


Wanita dengan berbalut kebaya putih cerah itu terlihat sangat cantik apalagi memeliki kulit yg putih cerah.

__ADS_1


Vero dan David hadir disana menyaksikan pernikahan anak tunggal mereka.


" Sah !" Ucap para hadirin saat Vero melayangkan ucap ijab yg menggetarkan jiwa.


Kini Vero melepas masa lajangnya memilih hidup bersama wanita yg belum lama ia kenal.


Acara terus berlanjut,disisi lain seorang gadis baru sampai disebuah kota yg belum pernah ia singgahi sebelumnya.


Yap,hari ini Hani dikirim ke sebuah kota yg memiliki banyak keunikan.


David tak jadi pergi lantaran ia tak bisa membiarkan istrinya duduk sendirian diatas pelaminan.


Awalnya David kekeh ingin pergi,tapi melihat Cila menangis tersedu membuat lelaki itu tak tega.


" Apa kau bernama Hani ?" Tanya seorang pria sopan saat gadis itu celingak celinguk dibandara.


" Iya " Jawab Hani mengangguk.


" Saya anak buahnya Pak David,beliau menyuruh saya untuk mengantar anda " Ucap lelaki itu tenang.


" Benarkah ?" tanya Hani terkejut.


" Iya " Jawab lelaki itu mengangguk.


Hani diam sejenak hingga ia setuju untuk ikut bersama pria asing tersebut.


Tak banyak kata,Hani hanya diam saja dibawa pergi dengan mobil.


Tak lama mereka tiba dikontrakan kecil.


" Kita sudah sampai " Ucap lelaki itu tenang.


" Iya Pak terima kasih " Jawab Hani.


" Pak David berpesan,jangan kembali lagi sebelum beliau menjemput "


" Apa !" Pekik Hani melotot.


" Kenapa Papa melakukan itu ?" Tanya Hani bingung.


" Papa ?" Ulang pria tersebut kaget.


Deg...


" Maksud saya Pak David " Ralat Hani cepat.


" Menurut saja " Ucap pria itu lagi.


Hani mengangguk pasrah.


Pria itu pun pergi dari sana.


Hani termenung sejenak melihat rumah kost yg tak jauh beda dari rumah sebelumnya.


Gadis itu masih tak mengerti mengapa David membawanya ketempat asing.


" Papa kenapa ya ?" Gumam Hani menggaruk kepala.


Gadis itu melangkah masuk dan memperhatikan rumah yg akan ia tempati.


Ia tak bisa melawan,berada dikota yg pernah membuat hidupnya penuh warna kini berubah menjadi abu2.


Hani tak tau bahwa hari ini adalah hari pernikahan Vero dan Yuna karna tak ada siapapun yg memberitahu dirinya.


Malam hari saat acara sudah selesai Vero membawa istri baru nya kerumah.


Suasana sedikit berbeda,pria itu pun sedikit canggung juga..


" Kamu mau makan apa ?" Tanya Vero melihat Yuna bermain ponsel di ranjang.


" Aku ?" Tanya Yuna menunjuk dirinya.


" Iya " Jawab Vero mengangguk.


" Hm ntah lah,aku merasa bosan " Jawab Yuna mengkrucut.


" Kenapa ?" tanya Vero mengernyit.


" Aku mau kerumah kita,tapi kenapa kita pulang kesini ?" Tanya Yuna.


" Ini baru hari pertama,kita harus berada dirumah orng tua " Jawab Vero tenang.


" Aku gak leluasa Ver,mau kedapur aja gak enak " Balas Yuna.

__ADS_1


Vero diam sejenak melihat wajah lesu istrinya.


" Kalo mau kedapur ya pergi aja gak ada yg larang kamu kok " Ucap Vero tenang.


" Emang gak ada,tapi Mama kamu kayak gak suka sama aku " Ucap Yuna kesal.


" Mama emang gitu kalo belum terlalu kenal " Jawab Vero.


" Tapi sekarang aku menantunya " Ucap Yuna.


" Iya nanti bakal berubah kok kayak Ha..." Ucap Vero menggantung.


" Kayak apa ?" tanya Yuna mengernyit.


" Hah em bukan apa2 " Jawab Vero.


Keduanya diam saling melihat hingga Yuna mendekati lelaki itu perlahan.


" Kenapa ?" tanya Vero mengernyit.


" Kau ingin sesuatu ?" Tanya Yuna mengangkat sebelah alisnya..


" Apa ?" tanya Vero bingung.


Wanita itu meraba wajah Vero membuat Vero tersadar.


" Nanti saja,bagaimana keadaan bayi mu ?" Tanya Vero menaruh tangan Yuna kebawah


" Dia baik2 saja dan merindukan Ayahnya " Jawab Yuna malu.


" Em ya sudah,kita makan dulu baru istirahat " Ucap Vero tersenyum..


Yuna mengangguk,wanita itu memeluk Vero dengan wajah sumringah.


Vero diam sejenak memejamkan mata.


Lelaki itu tak sadar semua sudah berubah dan sttusnya pun bukan bujangan lagi.


Didapur,David dan Cila saling menikmati makanan.


Keduanya sama2 diam tak banyak bicara.


" Pa " Panggil Cila pelan.


" Hm " Jawab David.


" Tadi Papa lihat Hani datang gak ?" tanya Cila.


David mendongak melihat wajah istrinya yg ternyata sudah cemong dengan nasi melekat di bibir.


Pria itu bukannya menjawab malah terkekeh geli.


" kenapa ?" tanya Cila merasa aneh.


" Kamu kenapa gemesin gini sih " Tanya David heran.


" Apa ?" tanya Cila bingung.


David mendekat dan Cup....


Lelaki itu malah mencium istrinya yg menunggu jawaban dengan wajah polos.


" Aaaa " Pekik seseorang dari arah belakang


" Astagfirullah " Ucap Vero kaget melihat adegan mesum yg sedang terjadi.


David dan Cila menoleh,keduanya melotot kaget.


David mengelap mulut Cila yg sudah bersih dari sisa makanan dengan tenang.


" Gak usah udik " Ucap Cila santai.


Glek....


Yuna menelan ludah kasar melihat respon santai mertuanya.


" Astaga Mamaaaa " Desis Vero tak habis pikir.


David mengulum senyum,lelaki itu bersikap biasa saja mengesampingkan rasa malu.


❤❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2