
David dipaksa mengantarkan Cila pulang krumah karna semua orang mendesak nya termasuk sang pemilik ruko.
" Cepetan Vid,anter istri kamu pulang dulu,kamu ngak kasian liat dia naik angkot sendirian ? " Bujuk wanita itu lagi.
David menghela nafas dan melihat kearah Cila,dan David kaget bukan main melihat wajah melas perempuan itu.
" Ngak papa kok Bu,Mas David kan banyak kerjaan disini,nanti gaji suami aku malah kepotong lagi " Kata Cila pura2 tak enak hati.
Padahal batin nya sudah kegirangan melihat semua orang menyuruh pria itu mengantar nya.
David melotot tajam,Cila menunduk takut pura2 sedih.
" Ya udah Mas,aku pamit dulu ya " Kata Cila lirih dan berbalik.
" Ck kamu ini gimana sih Vid jadi suami,baru juga nikah berapa hari udah cuek gitu,giliran istri nemu yang lebih pengertian siap2 aja kamu nangis darah " wanita itu tajam.
Deg..
David menelan ludahnya kasar,dan melihat lagi punggung Cila yang menjauh dengan membawa bungkusan makan siang yang sudah habis.
Cila menunduk lesu,diri nya merasa tak berhasil kali ini.
" Ngak papa lah,yang penting tadi udah dapet hihi " Kata Cila terkekeh sendiri.
Di depan ruko David masih berpikir keras,sang Bos sudah masuk kedalam,kecewa dengan sikap David yang cuek kepada istri baru nya.
David masih menatap nanar Cila yang menunggu di depan jalan raya,pria itu menadahkan wajah nya keatas,terlihat langit sudah mendung tanda akan turun hujan,memang beberapa hari ini hujan selalu turun hujan saat siang menjelang sore..
Pria itu kembali teringat perjuangan Cila yang mengantar makan siang untuk nya.
Wajah ceria gadis itu tiba2 terlintas dibenak nya.
David bahkan tak tau,sang istri sudah makan atau belum karna Cila hanya membawa satu porsi untuk nya.
" Ya Tuhaaannnn " Gumam David mengusap wajahnya kasar.
Lelaki itu merogoh saku celananya mengambil kunci motor.
" Bu,aku izin bentar " Teriak David dari luar.
Wanita yang sedang menghitung uang itu pun mendongak melihat David dan tersenyum kecil.
" Dasar si David,malu malu meong " Gumam Wanita itu terkekeh pelan melihat David yang mengegas motornya dengan cepat kearah jalan raya.
Cila yang masih menunggu di depan pun sedikit panik teringat akan jemurannya,yang pasti sudah kering diluar rumah.
" Aduuh gawat,mana lagi angkot ini " Kata Cila panik melihat2 lagi keujung jalan mencari angkot.
Tak lama angkot pun menampakkan dirinya melaju cepat mendekati Cila yang melambaikan tangan.
Ciiiiiittttttt.....
Bunyi rem terdengar nyaring saat David datang lebih dulu dari angkot itu.
__ADS_1
" Naik ! " Titah David menarik tangan Cila.
" Hah,anu itu angkotnya udah dateng Mas " Kata Cila menunjukkan berhenti tepat di belakang motor itu.
" Ayo Neng,naik " Ajak supir angkot itu.
David menoleh kebelakang dan menatap tajam pria itu.
" Cepet naik " Titah David lagi.
Cila jadi bingung sendiri memilih yang mana,jelas2 tadi David terlihat tak mau mengantar nya pulang.
" Ck cepetan Cila " Kata David kesal melihat istri nya masih diam.
Cila menatap langit dan mengumpat kesal.
" Huh baru aja mau sok jual mahal sama Mas David,tapi keadaan ngak mendukung banget,kalo aku ngak cepet habis sudah riwayat jemuran aku " Batin Cila sangat kesal.
" Mau naik ngak Neng,mau hujan ini " Kata pria diangkot itu.
" Eh em ngak jadi Pak,saya sama Mas ini " Kata Cila menunjuk David.
Deg....
David tersentak kaget dan merasa kesal karna Cila tak mengakui dirinya sebagai suami,sperti biasanya.
" Ngomong dong Neng dari tadi,ngacauin aja " Kata supir angkot itu marah dan berlalu pergi.
Cila menunduk tak enak hati..
" Iya iya,tadi aja ngak mau anterin sekarang maksa mau nganter,dasar pria es balok " Gerutu Cila sambil menaiki motor pria itu.
David mendengar semua gerutuan gadis itu,tapi David memilih diam dari pada harus berdebat.
Mereka pun melaju dijalan raya dengan kecepatan lumayan tinggi,David tak mau nanti mereka kehujanan di jalan ditambah lagi David harus balik bekerja..
Cila berpegangan pada besi belakang motor dengan wajah kesal nya.
Pria itu pun mengernyit heran melihat Cila tak protes seperti pagi tadi saat dirinya menaikkan kecepatan.
" Pegangan ntar jungkir balik kebelakang,ngak ada yang tau " Tegur David meninggikan suara nya karna di terpa angin dan bunyi klakson yang bersaut sautan.
Cila masih kesal dengan tingkah David tadi,ntah mengapa dirinya malu di marahi supir angkot tadi,mana banyak orang yang melihat kejadian itu.
" Pegangan Cila " Kata David mulai kesal.
" Iya iya " Kata Cila jutek dan memeluk perut pria itu dengan erat.
" Ya ngak gitu juga,aku ngak bisa nafas ini " Kata David menampar punggung tangan gadis itu.
" Tadi katanya suruh pegangan,sekarang aku dah pegangan kamu marah,mau nya apa sih " Kata Cila kesal.
David terdiam dan menggeruttkan gigi nya kesal.
__ADS_1
" Ya pegangan aja,jangan meluk2 gitu ngak malu apa diliatin orang " Kata David berusaha tenang.
" Malu apanya kamu ngak liat apa tuh anak SMA,cwek itu lebih parah melukin cowok nya,masag aku kalah sama mereka,kita udah halal juga ! " Kata Cila benar2 kesal.
David menoleh kesamping dan benar saja sepasang anak SMA yang mengendarai ninja itu berpelukan mesra dengan sang lelaki yang mengusap lembut tangan pacar nya.
Cila bersedekap dada dan duduk menjauh,hingga 1 galon pun bisa masuk disana.
" Ya udah terserah,yang penting kamu pegangan takut nya nanti nya kamu jatuh,terluka,terus aku yang disalahin keluarga kamu " Kata David berusaha lembut.
" Nah gitu dong,dirayu kek biar lumer " Gumam Cila pelan seraya mengulum senyum.
Gadis itu pun kembali memepet tubuhnya ke punggung sang suami dan memeluk David dengan erat.
" Cepetan,jemuran aku basah nanti kena hujan " Kata Cila pura2 kesal,padahal gadis itu tersenyum penuh kemenangan.
David tak melihat expresi Cila karna motor nya tak ada kaca spion.
Pria itu mengangguk, melajukan motor nya dan membiarkan Cila memeluk dirinya sesuka hati.
Cila sangat girang,bisa menaklukkan sebentar pria itu,karna jika sudah sampai rumah Cila tak berani lagi membuat ulah.
Hampir 20 menit berkendara,kini mereka sudah sampai dirumah kontrakan..
" Aaaaaaaa bajuuu kuuuu " Pekik Cila heboh saat hujan turun dengan deras membasahi apa saja yang dilewati nya.
Gadis itu berlari kencang mengangkat semua jemurannya,David pun ikut berlari mengangkat semua baju2 mereka.
Hari ini pakaian mereka sedikit banyak karna Cila memcuci seprei,sarung bantal dan kawan2 yang lain.
David yang gesit pun tak sengaja mengangkat celana dalam Cila.
" Uhhh selamat " Kata Cila menghela nafas semua pakaian nya bisa selamat.
" Apa ini ? Gumam David mengernyit saat melihat kain kecil melilit di tangannya.
Cila yang melihat pun langsung melotot sempurna mengenali kain keramat itu.
" Aaaa baliikiiiinnn " Pekik Cila heboh merebut celana dalam nya dari tangan David.
David yang baru menyadari pun terkejut bukan main dan berusaha melepaskan kain itu keluar dari pergelangan tangannya.
Terjadilah aksi merebut dan melepaskan,Cila yang sangat malu tak sadar kini dirnya sedang menindih David yang terbaring ulah gadis itu.
Cup....
Cila pun tak sengaja mengecup bibir sang suami saat David mengangkat tangannya keatas.
David mematung seketika,sedangkan Cila mengerjap ngerjapkan matanya melihat David yang terdiam.
" *Habis aku kali ini " Batin Cila ketakutan.
❤❤❤❤*
__ADS_1
Hay guyssss jangan lupa VOTE,LIKE,COMENT ya.
Jangan lupa juga masukin kisah ini ke FAVORIT kalian semua.