
Hujan pagi ini mengantarkan seorang gadis kecil yg kini berpulang ke pangkuan ilahi.
Suara ambulan terdengar seperti nyanyian mengiris hati keluarga yg ditinggalkan.
Seorang ayah terlihat menatap nanar keranda didalam mobil tersebut dengan penuh kekosongan.
" Kamu yg tabah Nak " Ucap sang Ibu mengusap bahu putranya.
Pria itu menoleh dan mengangguk pelan.
" Kita sampai Bu " Ucap Daniel lirih.
Sang ibu tak kuasa menahan tangisnya,sungguh hancur hati wanita itu harus menerima semua ketetapan yg sudah dituliskan.
Pintu belakang terbuka,terlihat sang adik berdiri dengan wajah sedihnya menatap sang Kakak.
Beberapa orang langsung menyambut dengan penuh duka.
" Ayo Bang " Ajak Ridho pelan.
Daniel mengangguk kecil,pria itu turun dengan hati2.
Zini dibawa masuk kerumah,Daniel mulai menangis lagi.
Ia tak kuasa menutup rasa kesedihannya meski sudah mati2an bertahan.
Sang Ibu juga tak kalah sedih,wanita itu ditenangkan oleh tetangga mereka yg perduli.
Di sebuah mobil,seorang gadis menangis tersedu menatap adegan pilu tersebut.
" Udah gak papa,ini udah jalannya Zini untuk bahagia " Ucap sang Mama menenangkan.
" Zini anak baik Ma " Kata Angel gemetar.
" Iya sayang,Mama tau " kata Ana lembut.
Angel memeluk Ibunya,hari ini gadis itu tidak bekerja karna tau Zini akan pulang.
" Ayo turun " Ajak Prito setelah lama diam.
Angel mengangguk,keluarga kecil itu turun dari mobil.
Jack juga ikut,bocah lelaki itu terlihat sedih meski tak tau dengan Zini.
Semuanya masuk kerumah,manik Angel menatap Daniel lembut.
Kesedihan pria itu benar2 menyayat hati.
" Yg tegar Niel " Ucap Prito kepada temannya tersebut.
" Makasih To udah datang " Ucap Daniel parau.
Prito mengangguk tersenyum.
" Yg sabar ya,Zini sudah tenang disana " Kata Ana berbela sungkawa.
" Iya Mba " Balas Daniel tersenyum kecil.
Giliran Angel yg berucap,keduanya saling melihat dengan tatapan berbeda.
Daniel tersenyum kecil seolah mengatakan dirinya tidak apa2.
Angel menggigit bibir bawahnya tebal,gadis itu menahan tangis yg akan meledak saat ini.
" Bang " Panggil Ridho menegur.
" Iya " Balas Daniel menoleh.
" Kita akan segera memakamkan Zini " Ucap Ridho.
" Ya siapkan segalanya " Balas Daniel.
__ADS_1
Ridho mengangguk,pria itu berjalan menjauh dan mewakili Kakaknya.
Beberapa jam kemudian,pemakaman Zini selesai diiringi tangis mendalam.
" Ayo kita pulang " Ajak Ana kepada anak suaminya.
" Ma,aku boleh gak disini dulu " Ucap Angel hati2.
" Mau ngapain ?" tanya Ana mengernyit.
" iya,boleh " Sahut Prito.
Ana melihat suaminya dengan tatapan aneh.
" Kamu pulang hati2,kalo gak ada jemputan,telfon Papa nanti " Kata Prito lagi.
Angel mengangguk sedang senyum kecilnya.
" Ayo Pa,aku harus kursus " Kata Jack menarik tangan Prito.
Prito mengangguk kecil,pria itu pun berlalu bersama anak bujangnya.
" Hati2 jangan bikin kegaduhan " kata Ana kepada Angel.
" Iya Ma,hati2 dijalan " Balas Angel lembut.
Ana pun berlalu mengejar Prito yg hampir mendekati mobil.
Angel menghela nafas lega,gadis itu berbalik badan dan melihat Daniel masih bersimpuh di kuburan kecil nan basah tersebut.
" Ya Tuhan " ucap Angel mengadahkan kepalanya.
Gadis itu mendekat dan ikut duduk bersimpuh.
Daniel menoleh dengan ngernyitan bingung.
" Mengapa masih disini ?" tanya Daniel heran.
" Mau doain Zini " Jawab Angel.
Gadis itu mengambil buku kecil didepannya dan mulai membaca.
Daniel kembali menoleh,pria itu cukup terkejut karna Angel bisa membaca huruf arab.
Gadis itu dengan fasih membacakan satu persatu ayat membuat Daniel terpana.
Bukan hanya Daniel,Ridho dan Ibunya juga saling melihat kaget dengan aksi gadis slengekan tersebut.
" Pinter juga nih bocah ngaji " Gumam Ridho terkejeh.
" Syuttt ! Gak boleh dicibir " Tegur sang Ibu kepada anaknya.
" Hehe kirain cuma bisa bikin gaduh doang Bu " Kata Ridho ingin tertawa.
Ibu Daniel tersenyum,tanpa diduga tingkah kecil Angel bisa mengembalikan senyum keluarga berduka tersebut.
Angel tak menghiraukan,gadis itu terus membaca sampai akhir.
Tak heran jika Angel bisa mengaji,meski terlahir dari keluarga paling kaya di kota tapi isi rumah itu tidak pernah melupakan tabiat mereka sebagai manusia biasa.
Nisa menjadi orang pertama yg mengharuskan para cucunya bisa membaca qur'an untuk bekal akhirat,bahkan perihal solat saja kadang Nisa masih ikut campur apalgi para cucunya kadang lupa kewajiban tersebut.
Hujan kembali turun,hanya ada mereka b4 saja disana karna yg lain sudah pulang.
" Ziniiiiiiiiiii " Teriak seseorang dari belakang.
Ridho langsung menoleh dan terkejut melihat Ibu Zini berlari dengan deraian air mata.
Angel ikut menoleh dan terkejut.
" Zini anak ku hiks hiks " Ucap Nial langsung memeluk makam tersebut.
__ADS_1
Daniel diam tak merespon,Ridho langsung bergerak dan mendorong wanita itu kuat.
" Ridhoo !" Tegur sang Ibu kaget.
" Zinii hiks hiks " Nial kembali menangis dan berusaha mendekati makam putrinya.
" Mengapa kamu disini hah !" Bentak Ridho langsung emosi.
" Zini aku mau Zini " Kata Nial menangis tersedu.
" Zini ! Kau ingin Zini,kau lihat apa yg telah kau lakukan padanya !" Bentak Ridho geram
Angel menelan ludah kasar,gadis itu begitu terkejut dengan kehadiran Nial disana.
" Zini huaaaa " Nial terus menangis.
" Pergi dari sini !" Usir Ridho.
" Ngaak,Zini anak ku jadi aku berhak atas dia !" Kata Nial tajam.
Daniel terkekeh dengan smirk yg tajam,Angel melirik lelaki itu dan terkejut dengan tatapan membunuh Daniel.
" Berhak ?" Ulang Daniel mulai membuka suara.
Nial menoleh dan diam melihat Daniel menatapnya tajam.
" Sudah Daniel,jangan diladeni " Kata Ibu Daniel menahan putranya.
" Semua ini gara2 kamu,kamu yg memulai segalanya Daniel !" Bentak Nial emosi.
" Kamu yg tidak punya perasaan !" Bentak Daniel lagi.
" Kau lihat apa yg Zini dapatkan dari keegoisan kamu itu !" Kata Daniel geram
" Daniel jangan Nak " Ucap ibu Daniel takut.
" Cih,jika saja kamu tidak menduakan aku,aku tidak akan seperti ini bajingan ! Aku tidak akan membiarkan anak ku sendirian !" Balas Nial tajam.
Deg...
Angel tersentak kaget mendengar pengakuan wanita itu.
Nial melihat Angel,wanita itu langsung mengepalkan tangannya menatap Angel nyalang.
" Gadis ini,apa dia korban mu selanjutnya ?" Tanya Nial menatap Angel geli.
" Jaga bicara mu " Kata Daniel mulai emosi.
Nial mendekati Angel,Angel diam ditempat melihat apa yg akan wanita dewasa itu lakukan kepadanya.
" Kamu masuk perangkap gadis bodoh ! Kamu pikir Daniel sepolos yg kamu pikirkan ?" Tanya Nial terkekeh.
" Apa maksud mu ?" tanya Angel bingung.
" Apa kau sudah tidur dengannya,apa kau yg menghangatkan ranjangnya disaat dia gabut dan butuh pemuasan ?" tanya Nial tersenyum mirk.
Deg...
Angel terbelalak seketika.
" Kau pikir kau satu2nya ? Hahah kau mungkin orang ke sekian untuk memenuhi hasratnya tersebut !" Kata Nial merasa jijik.
Plakkkkkkkk......
Dengan keras Angel menggampar wajah wanita itu membuat Nial tertoleh.
" Jaga bicara mu wanita jelek !" Kata Angel geram
Nial melihat Angel tajam,detik berikutnya wanita itu langsung mendorong Angel hingga terjatuh dan mencabik rambut gadis tersebut.
" Angell " Teriak Ibu Daniel panik seketika.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.