Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Bar bar


__ADS_3

Diperusahaan besar,seorang pria terlihat serius dengan pekerjaannya.


Arshad tak pernah main2 soal bekerja apalagi ia di tuntut sempurna untuk memimpin sebuah proyek yg cukup besar.


" Pak Arshad " Panggil seseorang.


Arshad mendongak dan melihat asistennya berdiri menjulang.


" ada apa ?" tanya Arshad tenang.


" Didepan ada tamu yg ingin bertemu bapak " Jawab pria itu tenang.


" Siapa ?" Tanya Arshad mengernyit.


Bawahan Arshad diam sejenak membuat Arshad penasaran.


" Dia gadis tempo lalu yg membuat kegaduhan "


" Hah ?" Ulang Arshad bingung.


" Bapak keluar aja dulu " Ucap pria itu hati2.


" Baiklah,simpan semua berkas berharga " Balas Arshad.


Pria itu pun keluar dari ruangan dengan wajah tenangnya.


Saat membuka pintu,benar saja seorang gadis berkaca mata menunggu dengan outfit mahalnya.


" Ada apa ?" Tanya Arshad tenang.


Gadis itu menoleh dan melihat Arshad menjulang tinggi.


" Kenapa pria ini selalu saja tampil sempurna ?" Gumam Cantika dalam hati.


Yap gadis itu adalah gadis g pernah membuat Arshad masuk rumah sakit karna cintanya ditolak.


" Kau tidak ingin menganjak ku masuk ?" tanya Cantika bersikap tenanv.


" Didalam ada adikku sedang tidur " Jawab Arshad berbohong.


" Oh ada adik mu disini ?" tanya Cantika kaget.


" Ya dia baru selesai menangis dan tidur " Jawab Arshad.


Cantika diam sejenak melihat wajah pria yg sedang bicara tersebut.


Arshad seperti tak berbohong meski nyatanya lelaki itu sedang membongi gadis itu.


" Baiklah,ayo kita bicara diluar " Ajak Cantika


" Kau tidak dengar apa yg aku katakan barusan ?" Tanya Arshad serius.


Cantika terkejut dan diam.


" Adik ku ada didalam sana dan kau meminta ku ikut dengan mu ?" Tanya Arshad.


" Tidak bisa bicara sebentar ?" Tanya Cantika menciut.


" Kau sudah bicara beberapa kata disini " Jawab Arshad.


" Maksud ku kita bisa mengobrol santai " Ucap Cantika menunduk.


" aku tidak bisa " Balas Arshad.


" Dia akan menangis jika kau tinggal ?"


" Kau pernah kecil kan ?" Tanya Arshad balik


" Iya " Jawab Cantika.


" Harusnya kau paham " Kata Arshad sedikit ketus.


Cantika menghela nafas lalu mengangguk pelan.


" Baiklah,jadi kapan kita bisa bicara lagi ?" Tanya Cantika.

__ADS_1


" Aku tidak tau,aku sedang banyak kerjaan dan kau pulang lah " Jawab Arshad.


" Hanya kau pria yg berani menolak ku Kak !" Ucap Cantika sedikit gemas.


Arshad tersenyum smirk,pria itu seolah sudah paham dengan kelakuan anak orang kaya disekelilingnya.


" Ya sudah,cari yg tidak menolak mu " Balas Arshad santai.


Cantika kembali diam,detik berikutnya gadis itu berbalik badan lalu pergi dari kantor arshad.


Arshad menghela nafas panjang,lelaki itu sebenarnya trauma dengan gadis tersebut apalagi Cantika pernah membuatnya hampir koma.


Lelaki itu masuk keruangan dan melihat asistsnnya sibuk sendiri.


" Kamu liat dia sudah pulang atau belum " Ucap Arshad tenanv.


" Dia tidak memaksa masuk ?" Tanya asisten


" Ga " Jawab Arshad singkat.


" Baiklah Pak,jadi saya keluar dulu "


" Hm " Blas Arshad.


Asisten Arshad keluar dari ruangan membiarkan atasannya sendirian.


Arshad diam sejenak lalu mengecek hapenya.


Tak ada notif special,lelaki itu teringat akan 1 nama dan langsung mencoba menghubungi.


" halo " Sapa seseorang dari seberang.


" Paman dimana ?" Tanya Arshad.


" Lagi dirumah,ada apa ?" Tanya sang paman yg merupakan Bara.


" barusan gadis itu datang ke kantor " jawab Arshad.


" Gadis siapa ?" Tanya Bara.


" Gadis gila sama kamu itu ?" Tebak Bara.


" Iya "


" Mau apa dia ?" Tanya Bara tenang.


" Dia mau bicara,tapi aku malas meladeninya " jawab Arshad.


" Bicara apa ?" tanya Bara kepo.


" Ga tau Paman,aku ngasih tau aja " Jawab Arshad.


" Ya udah,kalo dia nga ngapa2in kamu cuekin aja " Balas Bara.


" Apa urusan kita dengannya belum selesai ?" Tanya Arshad penasaran.


" Ntah lah,Kakek mu masih bekerja sama dengan mereka,ya paman juga tau mutusin kontrak ga segampang itu " Balas Bara.


Arshad diam,pria itu mencoba memahami maksud Bara meski arshad tau yg mereka hadapi bukan orang biasa.


" Ya udah Syad,nanti kamu cek cctv aja,kalo dia berbuat macam2,kamu macam2 juga " Kata Bara terkekeh.


" Maksudnya ?" tanya Arshad mengernyit.


" Ya kalo dia nyerang,kamu nyerang juga haha "


" Dia bukan tandingan ku paman " Ujar Arshad datar.


" Hahah tapi kau pernah kalah dengannya " Balas Bara tertawa ngakak.


Arshad kembali diam,lelaki itu merasa direndahkan karna dulu tak melawan saat dihajar.


" Baiklah,aku bekerja dulu " kata Arshad memutuskan.


" Hm baiklah,jaga diri baik2 " Balas Bara.

__ADS_1


Tut.


Panggilan terputus,Arshad menaruh hapenya dinakas dan menarik nafas panjang.


Jika mengingat kejadian tempo lalu,pria itu ingin sekali marah tapi ia tak ingin menunjukkan karna itu bukan sikap yg baik.


Belum selesai berpikir,kini telfon arshad kembali berbunyi.


Lelaki itu melihat nama dilayar dan menarik nafas lagi.


" kenapa Angel menelfon ?" Gumam Arshad.


Tak menunggu lama,pria itu mengangkat panggilan saudarinya tersebut.


" Iya Njel " Sapa Arshad.


" kamu dimana ?" Tanya Angel dengan nada kecil.


" Menurut mu ?" tanya Arshad balik


" Kau tau,gadis gila itu datang kemari " Kata Angel berbisik..


" Siapa ?" tanya Arshad.


" Siapa lagi,gadis yg mengemis cinta mu itu " jawab Angel.


" apa ? Dia menemui mu ?" tanya Arshad syok.


" Ya,dia meminta ku untuk menganjak mu keluar malam ini " Jawab Angel kesal.


Arshad melototkan matanya terkejut.


" Dia benar2 nekad,aku tidak tau masih ada gadis seperti itu jaman sekarang " kata Angel takjub.


" Lalu kau jawab apa ?" tanya Arshad tenanv.


" Aku bilang kita akan diner malam ini,dan kau tau dia melaporkan aku ke kepala unit disini " Jawab Angel ingin tertawa.


" Benarkah ?" Tanya arshad kaget.


" ya,dia benar2 sudah gila " Balas Angel.


" Huffttt dia juga menemui ku tadi " Kata Arshad jujur.


" Wah2,kau memang harus punya kekasih Syad " Kata Angel ngeri.


" Siapa ?" tanya Arshad.


" ya siapa aja,Rania misalnya " Kata Angel mengingat 1 nama.


" Kau gila,aku dan Rania hanya berteman " kata Arshad syok.


" Terserah gadis mana saja boleh,aku ga mau lagi jadi kambing hitam mu " Ujar Angel.


" Ck,kau tidak setia kawan " Cibir Arshad.


" Pokoknya aku ga mau kamu sama gadis itu,dia memang kaya dan cantik tapi dia sangat tidak sopan " Kata Angel tegas.


" baiklah " Balas Arshad pasrah.


Tut.


Panggilan terputus,Arshad kembali menghela nafas panjang serta menyenderkan tubuhnya kekursi kebesaran.


" Apa mau gadis itu ? Apa dia tidak punya rasa malu ?" Gumam Arshad heran


Lelaki itu merasa takut dan terintimidasi dengan kebar baran anak kolega Kakeknya tersebut.


Gadis itu memang cantik,tapi Arshad tidak tertarik apalagi gadis itu juga pernah membuatnya kesakitan.


Setelah diam mencari cara,akhirnya Arshad mencoba untuk tidak memikirkan itu dulu karna pekerjaannya begitu banyak dan harus selesai hari ini.


❤❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2