Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Kelepasan


__ADS_3

Sesampai dilokasi,Cila memarkirkan motor suaminya sembarangan bahkan mesin pun dimatikan dengan paksa.


Cila berlari mendekati Tk dan melemas saat pintu pagar sudah terkunci


" Sofia " Ucap Cila pelan.


Cila menelan ludah kasar,wajah tuanya terlihat pucat mendapati tak ada siapapun ditempat cucunya mencari ilmu.


" Dimana mereka ?" Gumam Cila panik.


Wanita itu melihat kiri kanan depan belakang.


Kosong dan Hening..


Tak ada siapapun bahkan tak ada yg melewati jalan tersebut.


" Ya Tuhan mana cucu ku ?" Gumam Cila makin takut.


" Apa aku manjat aja ya ?" tanya Cila ragu.


Pagar Tk cukup tinggi untuk melindungi para muridnya.


Satpam memang tak ada disana karna Vero menyekolahkan anaknya ditempat umum.


Saat akan manjat tiba2 bahu wanita itu ditepuk.


Cila kaget dan menoleh kebelakang.


Terlihat sang suami berdiri dibelakangnya.


" Pa,mana Sofia ?" tanya Cila panik.


" Bukannya Vero udah minta kamu jemput ?" Tanya David heran.


" Iya tapi aku baru baca wa asistennya tadi " Jawab Cila ingin menangis.


" Apa ! jadi Sofia gak dijemput ?" tanya David terbelalak.


Cila menggeleng pelan.


" Ya Tuhan,Yuna juga gak jemput " Kata David lemah.


" Apa ! Yuna kemana ? kenapa gak jemput anaknya ?" tanya Cila makin kaget.


" Tadi Vero nelfon minta jemput Yuna karna dia gak bisa ninggalin meeting,tapi Yuna gak akfif " Jawab David.


" Ya Tuhan " Ucap Cila terlunglai ke tanah.


" Yankk " Pekik David kaget.


" Jadi Sofia dimana Mas ?" tanya Cila mulai menangis.


" Coba telfon Laura,mungkin sama dia " Jawab David berusaha tenang.


" Iya Laura " kata Cila teringat anak angkatnya.


Dengan tangan bergetar,Cila mengeluarkan hape dari saku celana dan mencari nama sang putri.


Tak tunggu lama,Laura pun mengangkat panggilan.


" Iya Ma ada apa ?" tanya Laura disbrang.


" Kamu sama Sofia gak ?" Tanya Cila khwatir.


" Sofia ? Gak Ma aku lagi sama Boy nih suapin dia makan " jawab Laura polos.


" Beneran ? kamu gak jemput Sofia ?" tanya Cila lagi.


" Gak Ma,kan ada Yuna sama Vero " Jawab Laura heran.


" Astaga gimana ini ?" tanya Cila kembali panik.


" Emangnya kenapa Ma ?" tanya Laura merasa aneh.


" Sofia gak dijemput disekolahnya " Jawab Cila mulai menangis.

__ADS_1


" Apa !" Pekik Laura kaget bukan main.


" Terus Sofia dimana ?" tanya Laura panik.


" Gak tau,Dia gak ada disekolah huhu " Jawab Cila sambil menangis.


" Ya Tuhan,Vero sama Yuna gimana sih gak jemput anak !" Kata Laura marah.


" Ya udah Ra,Papa sama Mama mau cari Sofia dulu kamu tenang aja " Kata David mengambil alih telfon..


" Iya Pa tap...."


Tut.


Panggilan terputus sepihak,David mengangkat tubuh Cila dan membawanya kemobil.


" gimana ini Pa ?" tanya Cila tak henti menangis.


" Kira cari kerumah " Jawab David tenang sambil tancap gas..


Cila mengangguk dan mengusap air Matany.


Sungguh keduanya tak tenang sama sskali,ini kedua kalinya sang cucu hilang karna kelalain mereka.


David berkendara seperti kesetanan,biasanya David si pria paling kalem dan taat lalu lintas tapi kali ini tidak.


Lelaki itu seolah tak takut mati.


" Yankk ngebut Yank " kata Cila memberi suport.


" Iya pegangan " Jawab David serius.


Pedal gas semakin dalam diinjak,David seperti pembalap prosfesional membelah jalan.


Dikantor,meeting baru selesai saat mendengar azan ashar.


Vero keluar dari ruangan yg sudah menyandranya hampir 6 jam.


Pria itu mengeluarkan ponsel dan langsung mendapat telfon dari sang Kakak.


" Aku kerja,kenapa Kak ?" tanya Vero bingung.


" Kerja sampe lupa sama anak !" kata Laura terdengar kesal.


" Maksud Kakak ?" tanya Vero makin bingung.


" Sofia gak ada disekolahnya,anak kamu hilang !" Bentak Laura ingin berteriak.


" Apa !" Pekik Vero terbelakak.


" Kalian benar2 sudah gila Vero,gak kamu gak istri mu sama aja,gak ada perdulinya sama Sofia " Kata Laura marah besar.


" Sofia dimana Kak ?" tanya Vero mulai panik.


" Gak ada yg tau dia dimana,Mama dan Papa sedang mencari dan hebatnya istri mu gak dibisa dihubungi " Jawab Laura masih dengan nada kasar.


Glek....


Vero menelan ludah kasar,ia tau Yuna memang tak bisa dihubungi dari tadi tapi Vero sudah meminta ibunya untuk menjemput sang anak.


" cari Sofia sampai dapat,atau kamu dikeluarin dari KK !" Ancam Laura emosi.


" Iya Kak,ini aku mau berangkat " Jawab Vero takut.


Tut.


Panggilan terputus sepihak.


Lelaki itu berlari keluar dan naas saat melewati anak tangga ternyata Justin keluar dari lift.


Melihat raut wajah Justin,Vero bisa menebak bahwa iparnya sudah mendapat kabar.


Keduanya saling melihat,wajah Justin menunjukkan kebencian tapi lelaki itu diam saja tanpa suara.


" Kak aku ikut " Kata Vero berlari.

__ADS_1


Sebenarnya kondisi cukup membagongkan,Vero yg punya anak tapi Justin yg seolah menjadi bapak aslinya karna lelaki itu benar2 perduli dan menganggap Sofia anak sendiri.


Kedua pria itu masuk kedalam mobil,Vero berkendara layaknya pembalap urakan.


Rasa khwatir begitu ia rasakan bahkan pria itu seolah tak takut mati sama seperti bapaknya.


Mobil David berhenti didepan rumah.


Cila dan David datang lama lantaran mereka sambil mencari di pinggiran jalan takut2 cucunya nyangkut diwarung atau rumah warga.


" Buka pintunya Mas " kata Cila tak sabaran.


David mengangguk,dengan an tenaga super pria tersebut membuka garasi rumah.


Bersamaan dengan itu sebuah mobil polisi memasuki pekarangan.


David mengernyit,Cila langsung masuk kedalam dan meneriaki nama cucunya.


David ikut masuk kedalam,pria itu terkejut melihat Sofia berbaring diayunan.


" Ya Tuhan cucu ku " Ucap Cila memeluk gadis itu dengan erat.


Sofia yg tertidur langsung bangun mendengar suara berisik.


" Nenek kemana aja ? Via laper " Ucap Sofia dengan wajah lesu.


Cila langsung menangis dan memeluk lagi gadis itu.


" Kamu baik2 saja sayang ?" tanya David mengusap pipi Sofia.


" Via laper Kek,Via haus juga " Jawab Sofia mengkrucut.


" Selamat Sore Pak,kami menerima laporan bahwa ada anak hilang daerah sini " Ucap seorang lelaki dengn seragam coklat.


" Kita gak ada bikin laporan Pak " Jawab David.


" Seorang wanita menelfon kami memberitahu bahwa keponakannya hilang " Ucap polisi lagi.


David dan Cila saling melihat hingga satu nama terngiang dikepala mereka.


" Laura " Ucap David pelan.


" Apa sudah ketemu ?" tanya seorang wanita berseragam yg sama.


Cila menoleh dan seketika maniknya membulat.


" Hani "


" Mama "


Ucap keduanya bersamaan.


David juga terkejut tapi lelaki itu bersikap biasa.


" Kau menjadi polisi ?" Tanya Cila mendekat.


" Tanteee " Pekik Sofia meloncat melihat Hani.


Gadis kecil itu berlari dan memeluk Hani.


" Pasti Tante mau nolongin Via ya ?" Tanya Sofia menebak.


Hani diam dengan wajah tak enak,apalagi Cila dan David menatapnya.


" Jadi ini anak yg hilang itu ?" Tanya polisi memecahkan keheningan.


" Iya Pak,tapi sudah ketemu " Jawab David tenang.


Suara mobil terdengar,semuanya menoleh kebelakang dan mendapati 2 orang pria keluar dari mobil mewah.


Deg...


" Vero " Ucap Cila lirih.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,like,coment ya


__ADS_2