Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Malam guncang


__ADS_3

Ditempat pesta para tamu undangan mulai berpulangan setelah mengeyangkan perut dan memberi restu kepada pihak mempelai.


Vero dan Hani berdampingan menyalami para tamu2 penting tersebut,memang tak banyak yg diundang mengingat status Vero dan Hani yg terkena skandal.


Disana,tak nampak wajah Daniel,lelaki itu tak diundang David bahkan keluarganya juga tak diundang meski masih ada hubungannya dengan Sofia.


Hani diam tak banyak bicara bahkan setelah acara ijab tadi gadis itu tak mengeluarkan suara sama sekali.


" Kau lelah ?" tanya Vero menegur.


Hani tersenyum kecil.


" Setelah ini kita istirahat " Kata Vero membalas senyum.


Hani kembali mengangguk pelan.


Keduanya berjalan kedepan melihat Reno n the genk akan pulang.


" Makasih Paman " Kata Vero menyalami Reno.


" Iya sama2,jangan lupa besok balik " Balas Reno.


" Iya Paman " Jawab Vero terkekeh.


" Langsung gas aja malam ini Ver,gak banyak waktu kamu " Sahut Bara.


" Hei " Tegur Zaiva menyenggol suaminya.


" Hehe emang gitu Yank,daripada gak sama sekali kan mubazir " Kata Bara terkekeh.


" Kamu ini otaknya itu aja " Cibir Zaiva.


" Haha kamu juga seneng kalo aku gitu " Kata Bara merangkul wanita tersebut.


" Ehemmm " Dehem Histi menyindir.


Bara menoleh dan langsung tertawa.


" Kamu sama aja mesumnya " Hujat Serkan kepada Histi.


" Wahahahaha " Histi langsung tertawa ngakak melihat expresi suaminya.


" Kamu mahh bongkar2 perusahaan " Kata Histi menampar lengan Serkan.


" Wah2 Histi kecidyuk nih hoby palakin Serkan " Sahut Ana terkekeh.


" Seneng dia Kak dipalakin aku " Balas Histi.


" Wahahaha sama aja ternyata " Sahut Ana tertawa geli.


Aktam dan Lulu memilih diam,wanita itu sudah mewanti2 suaminya ikut nimbrung karna nanti Lulu pasti sangat malu jika mereka ikut diledek.


" Udah2 kalian para senior harus memberi contoh yg baik " Kata Prily menegur.


" Iya nih,anak2 pada gak tau aturan semua " Sahut Nisa.


Para anak2 Sultan itu kembali tertawa,ditengah asiknya mengobrol suara tangis bocah terdengar.


" Aku mau pulangggg !! Aku ngantuk pengen tidurrrr " teriak bocah itu kesal.


" Iyaa nanti bentar lagi " Ucap sang Ibu menenangkan


" Bentar2 terus dari tadi tapi gak gerak2 juga " Kata Suci emosi.


Salsa membekap mulut anaknya,wanita itu malu dengan suara keras Suci yg tak tau tempat.


" Mana lagi Papa kamu ini,lama banget " Kata Salsa mencari Alexi.

__ADS_1


Dikerumunan keluarga Reno Alexi dan Romi tak ada disana bahkan Yuni pun hilang ntah kemana.


" Dia kenapa Sa ?" Tanya Miska mendekat.


" Marah Kak mau pulang,tapi Papanya belum ada " jawab Salsa malu.


" Ishhhh Papaaaaaaaaa " Teriak Suci kencang.


Keluarga Reno menoleh semua kearah ibu dan anak itu.


" Ihhh jangan teriak2 Suci !" Kata Salsa kesal.


" Biarinnnn,aku mau pulangggg " Teriak Suci makin menggila.


" iya2 Sabar,Papa kamu lagi ada kerjaan didalam " kata Miska ikut menenangkan.


" Kenapa anaknya Alexi ?" tanya Prily melihat cucu Romi tersebut.


" Udah ngantuk mungkin " Jawab Nisa menebak.


" Iya ini udah larut " Kata Prily melihat jam.


Suci mengamuk,Salsa yg kesal pun melayangkan tangannya menampar tubuh gadis itu.


" Aaaaaaaaaa Papaaaaaaaaaa " Teriak Suci heboh.


Miska mundur,wanita itu tak sanggup meladeni Suci yg sudah menggila.


" Diem gak ! Mama tinggal kamu disini !" Ancam Salsa emosi.


" Mama gak sayang Suci,nanti Suci aduin sama Polisii !" ancam Suci balik.


" Aduin aja Mama gak takut !" Balas Salsa.


Sahut menyahut antara ibu dan anak itu terlihat sengit,para penonton yg melihat keduanya tertawa geli.


" Iya ngereog banget dia Kak " Sahut Histi.


" Huh kalo anak aku kayaknya udah aku sangkutin dipaku " Kata Ana gemas.


" hahaha emang baju pake acara disangkutin segala " Kata Histi tertawa.


Ana ikut tertawa,tak lama Suci kalah telak gadis itu menangis meraung2.


Serkan masuk kedalam mencari adiknya,lelaki itu tak sanggup mendengar anak kecil menangis apalagi Suci yg suaranya luar biasa cempreng.


Didalam,terlihat Romi,Alexi dan Adelard serta Bent sedang makan dimeja bundar.


Para lelaki itu terlihat serius bercengkrama.


" Lex " Panggil Serkan.


Alexi berbalik badan dan melihat sang Kakak.


" Kenapa Kak ?" tanya Alexi.


" Suci ngamuk diluar " Jawab Serkan pelan.


" Hah " kata Alexi kaget.


" Mau pulang dia " Kata Serkan lagi.


" Astaga,ya udah aku kesana sekarang " Kata Alexi bangun dari duduknya.


" Kenapa Serkan ?" tanya Adelard.


" Anaknya Alexi nangis Bang " Jawab Serkan.

__ADS_1


" Udah larut juga ini,ayo pulang Dad " Ajak Adelard bangkit.


" Iya,aduh kalo ngumpul suka ngak inget jam " Kata Bentley ikut bangun.


Romi tersenyum,mereka pun keluar bersamaan.


Semua berkumpul diluar,anak2 Reno pamit duluan membawa Nisa yg kini sudah tua.


" Sekali lagi selamat ya Vero " Kata Nisa kepada lelaki itu


" Iya Bi,,makasih banyak ya " Kata Vero tersenyum.


" Jaga istri kamu baik2,inget dia tanggung jawab kamu " kata Nisa tegas.


" Iya Bi " jawab Vero melirik Hani.


Hani hanya tersenyum tipis,gadis itu merasa keluarga Vero begitu baik apalagi Reno dan anak2nya yg begitu perduli.


" Hadiahnya besok diantar Ver " Kata Aktam menggoda.


" Iya Bang,makasih " Balas Vero tersenyum malu.


" Dianter ? Emang hadiahnya apa ?" Batin Hani bingung.


Tadi Hani sempat bingung karna dari besar nya nama para Bos tersebut satupun tak ada yg membawa hadiah kepada mereka bahkan amplop pun tak ada,bukan kenapa Hani terbiasa dengan kondangan orang biasa yg selalu membawa buah tangan saat ke pesta.


Dengan pamitan ala2 pejabat,mereka pun satu persatu pulang.


Alexi sudah menggendong putrinya yg nangis terisak adu duel dengan sang istri.


Setelah semuanya pulang,kini tinggallah keluarga inti David yg ada disana.


Jantung Hani mulai deg degan,gadis itu tak bisa menebak apalagi yg akan direncanakan.


" Sekarang kamu sudah sah menjadi keluarga kami " Kata David tenang.


" Iya Pa " Jawab Hani menunduk.


" Hari ini Mama gak datang dan Papa yakin kamu tau apa sebabnya " Ucap David menghela nafas.


" Iya Pa,semua karna aku " Balas Hani.


" Hm,karna itu Papa minta kamu besok selesaikan urusan kamu di kepolisian,lalu menjadi ibu rumah tangga saja " kata David tegas.


Hani mendongak melihat David yg memasang wajah serius.


" Iya Han,Sofia juga gak ada yg urus kasian dia masih kecil " Sahut Laura.


" Kakak tau kamu dapatin itu dengan susah payah,tapi yah mau gimana semua demi kebaikan bersama " Kata Laura tak enak hati.


" Apa itu tidak terlalu egois ?" tanya Hani hati2.


David tersenyum dengan anggukan pelan.


" Ya kami memang egois,kamu boleh berkata begitu " Jawab David.


Laura dan Justin diam begitupun Vero tak mengeluarkan suara sama sekali.


" Tinggallah dirumah ini dan mulai semuanya dari awal,untuk urusan Mama kamu,perlahan saja,tahan semuanya dalam hati " Kata David tenang.


Hani mengangguk pelan,memang tak ada yg perlu disalahkan dan Hani pun tak tau harus menyalahkan siapa karna semua bermula saat dirinya datang ke kehidupan Vero.


" Baiklah,nikmati malam kalian karna besok Vero harus kembali " kata David menepuk bahu sang anak.


❤❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2