Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Club


__ADS_3

Seorang pria terlihat sangat frustasi dengan kisah hidupnya yang rumit,halangan dan rintangan terus menghadang laki laki itu.


" Kenapa disaat aku mulai ingin berubah menjadi lebih baik ujian terus datang menimpa " Gumam Justin sedih.


" Apa yang harus aku lakukan sekarang,Laura pasti sangat membenci ku saat ini " Lanjut Justin menghela nafas lelah.


Saat ini pria itu sedang berada di club malam,rasa kecewa dan sakit hatinya membawa lelaki itu datang lagi kesana,Justin tak tau kemana harus berlabuh menenangkan diri karna dari dulu lelaki itu selalu menumpahkan rasa kesal nya ketempat itu.


Justin butuh hiburan dan ketenangan tapi tempat tenangnya saat ini juga sedang membenci dirinya.


Musik dj berdentum memekakkan telinga,jam sudah munjukkan tengah malam yang artinya manusia gila bersenang2 sudah berkumpul semua disana.


Justin duduk didepan bartender sambil menyesap rokok dan minuman alkoholnya seorang diri.


" Hay " Sapa seseorang memegang pundak lelaki itu.


Justin kaget dan menoleh langsung,seorang gadis berlipstik merah dengan tubuh sexy menyapa lelaki itu.


" Sendirian ?" tanya gadis itu duduk dikursi putar sebelah.


Justin diam meneliti gadis itu.


Belahan paha sang gadis terlihat sangat menggoda ditambah bukit sintal nya yang membusung menambah kesan waw ditubuh gadis kurus tinggi itu.


" Kenapa ?" tanya Justin dingin sambil menyesap lagi minumannya.


" Nothing,I think you are upset and need entertainment." Kata gadis itu sedikit berbisik.


" Yes " Jawab Justin tenang.


" Hm,menarik aku bisa saja menghiburmu " Kata gadis itu meraba paha Justin.


Pria itu tersenyum miring dan duduk berhadapan.


" Kamu tidak akan sanggup menghiburku " Kata Justin memajukan wajahnya.


" Really ? jika tidak dicoba maka tak akan tau " Kata Gadis itu tersenyum menggoda.


Justin memundurkan tubuhnya dan kembali menyesap rokoknya.


" huuuuh " Justin membuang asap rokok itu ke wajah sang gadis.


" Kau pria nakal " Ucap perempuan itu mulai tertarik dengan Justin.


" Yes i am " Kata Justin mengangkat bahu acuh.


Gadis itu dengan berani mengambil gelas Justin dan meminum sisanya.


" Waw kamu begitu berani girl " Kata Justin sedikit terkejut.


" Yes I am " Kata gadis itu meniru.


Justin tersenyum,tangan pria itu merayap ke paha sang gadis yang berani menggodanya.


" Sarah " Ucap gadis itu menyodorkan tangan.


Justin tersentak dan melihat uluran tangan gadis itu.


" Justin " Ucap Justin menyalami.


" Berani berapa ?" tanya gadis itu to the point.


" Waw " Kata Justin terkejut.

__ADS_1


" Aku tidak suka berbasa basi " Kata Sarah santai.


" Ya kamu cukup berani " Kata Justin datar.


" Hm,aku tertarik saat pertama melihat mu disini " Ucap Sarah jujur.


" Aku sering kesini dulu,tapi sekarang jarang " Kata Justin santai.


" Ya,aku melihat mu selalu dikelilingi gadis cantik " Ucap Sarah.


" Yes,aku menyukainya " Kata Justin tersenyum miring.


" So,bukankah aku juga cantik " kata Sarah membusungkan dadanya yang besar.


" i dont know,bagiku gadis liar diranjang yang paling cantik " Umpan Justin.


" Hahaha kamu meremehkan saya ?" Tanya Sarah terkejut.


" Sedikit " Kata Justin dingin.


" Waoh kamu luar biasa Boy " kata Sarah semakin terpancing.


Gadis itu menarik Justin keluar dari sana.


" Mau kemana ?" tanya Justin menahan tangannya.


" Kita bermain diatas,disini terlalu berisik " Kata Sarah tersenyum menggoda.


" Okey,aku punya member VVIP disini " Kata Justin.


" Itu lebih baik Son " Ucap Sarah dengan nada mendesah.


Mereka pun naik kelantai atas yang dikhususkan untung para orang2 berduit lebih.


Sarah menarik Justin dan menutup pintu kamar.


" Pelan2 Girl,kamu terlihat sangat buru2 " Kata Justin terduduk diranjang.


" Kamu memancing gairah ku Boy " Kata Sarah membuka kancing baju lelaki itu.


Justin yang memang sedang banyak pikiran pun membiarkan gadis itu beraksi.


Saat Sarah ingin mendorongnya keranjang,Justin dengan cepat membalik badan hingga Sarah yang terjatuh keranjang.


" Kamu ingin memuaskan ku ?" Tanya Justin tajam memegang pipi gadis itu.


" Yes,you so hot boy " Ucap gadis itu meraba dada Justin.


Pria itu mengibas tangan Sarah dan bangkit.


" Ambilkan aku minuman " Titah Justin.


Pria itu duduk di sofa panjang menyenderkan tubuhnya dengan baju kemeja yang sudah terbuka semua kancing disana.


Sarah mengangguk,gadis itu pun mengambil minuman alkohol yang sudah disiapkan di kulkas.


Dengan sensual gadis itu berjalan mendekati Justin dengan aura yang sudah berbeda.


Justin hanya diam melihat gadis itu berusaha menggodanya.


Dengan sengaja Sarah memberi gelas kepada Justin dengan belahan dada dan paha terlihat.


Bahkan Justin bisa melihat bayangan pucuk dada perempuan itu.

__ADS_1


Siapa yang tidak tertarik dengan Justin,selain kaya pria itu juga merupakan pria dingin yang sulit tersentuh hanya orang2 berani saja yang mampu membuat Justin menoleh dan ketampanan Justin yang lebih utama,otot2 pria itu juga menambah nilai plus.


Bahkan,gadis2 yang pernah Justin tiduri dulu kini terus merengek rela ditiduri cuma2 untuk kesenangan belaka.


" Kau punya senjata yang keren " Bisik Sarah menelan ludah milik Justin yang masih terselimuti oleh celana katunnya.


Justin hanya diam sambil menyesap minumnya.


" Apa kau sudah siap ?" tanya Justin dingin.


" Ya,aku sudah menunggunya " Kata Sarah semangat.


" Buka semuanya dan menarilah " Kata Justin dingin.


Perempuan itu menganggukn dan mulai membuka gaun malamnya yang sangat sexy.


Sarah mulai menari dengan erotis sesekali menyentuh tubuh Justin.


lelaki itu masih bisa bersikap tenang dan dingin meski mangsa sudah menyerahkan diri.


" Kemari " Titah Justin membuang asap rokoknya keatas.


Gadis itu mendekat,Justin langsung menariknya hingga duduk tepat didepan miliknya.


" Lakukan " Titah Justin tegas.


Perempuan bayaran itu tanpa pikir panjang langsung mengangguk setuju.


Dengan cepat Sarah membuka penutup Justin.


" Waw " Gumam wanita itu terpesona.


Justin menyenderkan kepalanya di sofa seraya memejamkan mata.


Sarah mulai melakukannya perlahan,Justin menggigit bibirnya saat rasa hangat dan basah mulai menggerayanginya.


Ntah apa pikir lelaki itu,Justin benar2 butuh pelepasan.


Sarah terlihat sangat lihay,Justin menarik rambut Sarah agar miliknya masuk semua.


Lelaki itu mulai menikmati,darah Justin mulai membara.


" Aakhh jangan didorong " Kata Sarah kelabakan.


" Lakukan !" Titah Justin tegas.


Sarah terus melakukannya meski dirinya hampir kehabisan akal.


Plakkkk...


Justin menampar keras bokong perempuan yang sedang membungkuk depannya itu hingga Sarah terkejut.


Justin mulai menggila,saat dirinya hampir dititik peleburan Justin mendorong gadis itu hingga terjatuh kelantai.


" Apa yang kamu lakukan !" Pekik Sarah merasa kesakitan.


" Aaaaakakhhhhhhhh Lauraaaaaaaa " Geram Justin menyemburkan miliknya ketubuh gadis itu.


Sarah sangat terkejut saat nama itu terlontar dari mulut pria tampan yang ia sukai.


Setelah selesai,Justin masuk kekamar mandi membersihkan miliknya yang sudah puas.


" Brengsek,aku yang memuaskannya tapi nama orang lain yang ia sebut,sialan !!!" Umpat Sarah gondok.

__ADS_1


Didalam kamar mandi,Justin meracau memanggil nama Laura sambil memacu miliknya yang belum tuntas.


__ADS_2