Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Masalah Kecil


__ADS_3

Siang ini Cila sudah pulang dari rumah Ayah nya,gadis itu berjalan riang menuju rumah sang suami.


" Siapa itu ? " Gumam Cila melihat 2 orang pria berdiri dirumah kontrokan nya.


" Cari siapa Pak ? Tanya Cila mendekat.


" Oh,saya cari yang punya rumah ini " Kata pria itu berbalik.


Cila menatap penampilan pria itu,rapi dan modis pikir Cila.


" Iya ini rumah saya,kenapa ya ? Tanya Cila bingung.


" Apa benar Mba istri nya Pak David ? Tanya Pria itu.


" Iya,saya istrinya "


" Oh begini Mba,kedatangan saya kemari untuk menagih hutang Pak David yang sudah menunggak 1 bulan " Kata pria itu tegas.


Cila terkejut,dan berusaha tenang.


" Hutang apa ya Pak ? Tanya Cila penasaran.


" Mba ngak tau ? Tanya pria itu kaget.


" Saya baru menikah dengan David " Kata Cila tenang.


" Oh,ini Mba Pak David punya hutang 2 milyar tapi dia sudah membayarnya nyicil,nah sudah satu bulan ini Pak David nunggak membayar,saya datang kesini menagih langsung takutnya Pak David dikenakan denda jika tak membayar sampai masuk 2 bulan " Kata pria itu menjelaskan.


" Perbulannya berapa ? Tanya Cila.


" Seharusnya Pak David harus membayar 5 juta dalam sebulan,tapi karna beliau ada niat mau bayar kami memberi keringanan menjadi 2,5 juta perbulan,itu pun Pak David sering tak sanggup dan hanya mampu membayar 1 juta,dan itu belum termasuk denda." Jelas lelaki itu.


Cila terkejut bukan main,kaki nya serasa lemas seketika mendengar hutang suami nya yang tak sedikit.


" Em anu Pak,nanti saya kasih tau suami saya dulu,minta tolong kasih tempo Pak " Kata Cila memelas.


" Maaf Bu,kami hanya bisa memberi waktu sampai akhir bulan,jika tetap tak dibayar maka barang berharga kalian akan kami sita " Kata Lelaki itu tegas.


" Iya Pak,makasih ya " Kata Cila takut.


" Kalo begitu saya pamit dulu,permisi " Kata pria itu sopan.


Cila mengangguk tersenyum.


" Apa yang mau disita Pak,wong rumah ngak ada isinya " Gumam Cila sedih.


Perempuan itu masuk kedalam rumah dan mengeluarkan bajunya di dalam koper.


" Ya Tuhan,aku tak tau hidup suami ku ternyata tak tenang,pantesan Mas David kerja banting tulang tiap hari " Gumam Cila sedih.


Cila melihat sekeliling kamar,tak ada barang berharga, hanya ada beberapa medali penghargaan David yang bermain basket tergantung disana.


Bahkan lemari pakaian mereka pun tak mampu menampung baju2 Cila seorang.


Cila memejamkan mata nya mencoba tenang,tapi tetap saja air mata gadis itu menetes deras apalagi saat manik Cila menatap kasur yang baru beberapa hari lalu mereka beli,Cila kembali teringat David memberi uang kepada nya untuk membeli baju baru dan oleh2 untuk keluarga nya,belum juga David memberi uang untuk kebutuhan dapur.


" Ya Allah Mas hiks hiks " Cila menangis pilu di kasur baru itu.


Dirinya lupa bahwa sang suami juga membutuhkan banyak uang,Cila bahkan sangat ingat saat David memberi semua uang yang dia dapatkan hari itu untuk Cila,dan Cila bahkan teringat David hanya meminta uang bensin untuk dirinya berangkat bekerja.


Cila mengingat semua nya,betapa David sangat memenuhi kebutuhan istrinya, hingga lupa dengan kebutuhan nya sendiri.

__ADS_1


Cila terus menangis pilu,merasa berdosa dan tak berguna menjadi seorang istri.


Kata kata terakhir David saat menolak untuk berkunjung krumah Ayah nya terlintas di kepala gadis itu.


" Kau tak tau apapun tentang ku Cila "


Bayang2 ucapan David pun berterbangan di memorinya.


" Maafkan aku Mas hiks hiks " Cila lagi2 menangis tak sanggup menahan sesak di dadanya.


Stelah hampir 1 jam menangis sendirian,Cila bangkit dari tidurannya dan diam sejenak.


" Aku ngak bisa begini terus,aku harus menolong suami ku " Gumam Cila yakin.


Gadis itu bangkit dari duduk nya seraya membersihkan sisa air mata yang masih menempel di pipi.


" Semangat Cila,kamu harus membantu suami mu berjuang " Gumam Cila menekadkan diri nya.


Cila pun pergi ke dapur untuk memasak makan siang.


Ditempat lain,David baru saja turun dari bis pria itu langsung berlari kearah motor nya,setelah 2 hari bekerja di kota.


David mengendarai motornya ke arah tempat kerja asal nya,toko kue.


Hampir 15 menit berkendara kini David sudah sampai,terlihat tokoh sedang ramai,Rehan sahabat nya sedang mengangkut karung terigu seperti biasa..


" Kok lo kerja bukannya ĺibur ?? Tanya Rehan bingung.


" Gue mau masuk kerja aja,sumpek dirumah " Bohong David.


" Lo ngak cape ? Tanya Rehan iba.


David memberikan senyuman termanisnya.


Wanita parubaya yang menjadi bos nya pun kaget melihat David masuk.


" Loh kok kerja ? Tanya wanita itu.


" Iya Bu,bosen dirumah mending kerja " Kata David tersenyum malu.


" Ya udah,tapi kek biasa ya di potong " Kata wanita itu.


" Iya Bu,gak papa " Kata David mengangguk.


David sudah tau bahwa gaji nya akan di potong setengah,karna David juga masuk setengah hari.


Pria itu kembali bekerja meski tubuhnya meminta untuk istirahat.


Hingga sore hari,pria itu pulang krumahnya dengan wajah lelah.


Terlihat disana Cila menyambut sang suami dengan senyum manis nya.


" Selamat datang Mas " Sapa Cila hangat.


David mengernyit heran melihat gadis itu.


Pria itu berlalu begitu saja tanpa menjawab sapaan Cila.


Cila tersenyum kecil dan menyusul sang suami masuk kedalam rumah.


" Nih handuk nya " Kata Cila gercep saat David mencari sesuatu di kamar.

__ADS_1


David menatap aneh Cila,gadis itu kembali memberi senyum manis nya.


David pun berlalu masuk kekamar mandi karna hampir magrib.


" Hehe ngak papa lah jahil dikit " Gumam Cila cekikikan.


Cila sengaja membunyikan barang2 milik David agar pria itu bertanya kepada nya.


Cila masuk kedalam kamar dan bermain hp nya menunggu azan.


Tak lama David datang dengan handuk sepinggang.


David tak memperdulikan Cila yang sibuk bermain hp.


" Mana ya ? Gumam David mencari cari sesuatu.


Cila mengintip sedikit dan pura2 main hp lagi saat David menengok kearah nya.


Pria itu terlihat linglung mencari sesuatu.


" Tenang Cila jangan ketawa dulu " Batin Cila berusaha tenang.


" Kamu lihat em anu aku ngak ? Tanya David canggung.


" Anu apa Mas ? Tanya Cila pura2 tak tau.


" Em itu e celana dalam aku ? Kata David pelan.


" ****** ? Tanya Cila vulgar.


David mengangguk kecil.


" Ngak tau " Kata Cila acuh.


David menghela nafas dan kembali mencari lagi.


Cila mengulum senyum melihat David bingung.


" Ngak usah pake juga gak papa Mas,paling cuma aku yang liat " Celetuk Cila tiba2.


Deg...


David menegang dan menoleh kearah gadis itu.


" Dasar gila " Hujat David tak percaya.


Cila cengengesan dan bangkit dari tidurannya.


Greb..


Cila memeluk David dari belakang,pria itu terkejut bukan main dan langsung berbalik menghadap Cila.


" Nih " Kata Cila memberikan 1 milik pria itu.


David melotot dan langsung merebutnya dari Cila,bahkan pria itu mendorong Cila hingga gadis itu terduduk di kasur.


" Kamu gila ya nyembunyiin celana dalam aku ? Tanya David garang.


" Ngak,aku cuma mau kamu ngobrol sama aku Mas,aku mau kamu menyambut sapaan aku,aku mau kamu menghargai aku sebagai istri Mas " Teriak Cila menggelegar.


David terdiam dan menatap Cila dengan nanar.

__ADS_1


" Aku istri kamu Mas hiks hiks " Kata Cila lirih langsung menangis kencang.


David menghela nafas lelah dan berjalan keluar.


__ADS_2