Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Adu skil


__ADS_3

Suasana heboh tak bisa terelakkan,kedatangan Cila dan the genk menambah kesan ramai yg membludak.


Rumah Sintia bahkan tak bisa menampung para orang kota itu.


David dan Reno bertemu,mereka bercerita hangat dan sedikit membahas pekerjaan.


" Cila aman Vid ?" tanya Reno santai.


" Aman Bang,Cila ya gitu lah " jawab David terkekeh.


" Pasti rame ya tiap hari " Celetuk Bara.


" Hm,ada aja yg dibahas " kata David tersenyum.


" Nanti minta ayam kampung kalian ya satu " kata Reno terkekeh.


" Wah kalo itu minta langsung sama pawangnya Bang,aku gak tau " Kata David menggaruk kepala.


" Haha iyaa,nanti aku minta sama Cila " Kata Reno paham.


David tak berani menyetujui atau menolak permintaan bos besar itu karna urusan ternak Cila yg pegang,bahkan David ingin makan telurnya pun harus minta izin dulu.


Ana dan Cila tertawa ngakak bersama Clara juga.


Mereka mengenang lagi masa2 kacau saat masih kecil.


" Sekarang Vero gimana rumah tangganya Cil,aku denger udah pisah " Kata Ana teringat.


" Huh iya Kak,pusing kepala aku ngurusin percintaan Vero " jawab Cila lesu.


" Emang si Yuna selingkuh ya ?" tanya Clara.


" Gak tau deh,awal dateng aja udah bikin aku kezel " Jawab Cila gemas.


" Wahaha kamu sih kesan pertamanya udah jelek,coba dibaikin dulu " Balas Ana.


" Dibaikin minta harga diri aku Kak,mana bisa gitu,Vero aja mau digoblokin " kata Cila memutar mata.


Clara melihat Laura,perempuan beranak 3 itu merasa Laura sedikit diam hari ini.


" Kamu gak papa ?" tanya Clara lembut.


" Gak papa Bi,aman " jawab Laura tersenyum.


Clara tersenyum hangat,kadang wanita itu merasa Laura diam karna mereka bukan keluarga asli,jadi Clara mencoba menghilangkan persepsi itu dari diri anak saudara nya tersebut.


Cila banyak bercerita tentang Yuna dan keseharian mereka,Ana yg gemas pun menyenggol mantan Vero yg disukai oleh Cila.


" Si Angel gimana Kak,udah keliatan hilalnya belum ?" tanya Cila terkekeh.


" Gak tau deh tu anak,Papanya belum ngasih pacaran " Jawab Ana terkekeh.


" Kenapa ? Angel udah gede loh " kata Cila memperhatikan Angel yg makan gorengan dengan kaki diangkat sebelah.


" Ya gede badan doang,otaknya mah kagak " Jawab Ana malas.


" Hahaha kenapa gitu ?" tanya Cila tertawa.


" Ya gimana,tuh anak sering banget dikibulin temennya,pernah satu waktu Angel ditinggal dijalan karna kehabisan uang ongkos,untung supir Papanya lewat " Jawab Ana mengenang.


" Masa sih Kak ? gak ada yg nalangin emang ?" tanya Cila kaget


" Gak ada,temennya pada naik motor semua goncengan dan dia gak punya temen lagi " jawab Ana.


Cila menghela nafas,perempuan itu merasa kasihan dengan anak pertama Ana tersebut.


Meski ibunya sangat pintar dan licik,tapi Angel malah kebalikannya.

__ADS_1


" Makanya Prito gak mau Angel pacaran,takut di onye2 sama pacarnya " Kata Ana terkekeh.


Cila ikut terkekeh dan menampar lengan wanita dewasa tersebut.


" Kakak ih ngomongnya asal " kata Cila ingin tertawa.


" Liat aja tuh,gaya doang kk preman,hatinya mah ciut kk siput gonggong " Kata Ana kesal melihat sang anak.


Wanita itu mengambil kulit rambutan dan melempar kearah sang putri membuat Angel kaget.


" Eh siapa yg lempar ?" Pekik Angel celingak celinguk.


" Tuh liat,goblok banget kan " Kata Ana kesal sendiri.


" Mamaaaaaaaaa " pekik Angel meledak.


Ana memutar mata dan seolah tak terjadi apapun.


Cila dan Clara tertawa ngakak,ibu dan anak itu sangatlah kocak.


Angel meroceh sendiri sambil makan gorengan ditemani Boy dan Sofia yg kebingungan sendiri.


" Ih jahil banget buang sampah sembarangan " Kata Angel geram.


" Sabar Kak ini ujian " Kata Boy hati2.


" Ujian apaan kita lagi gak disekolah " Kata Angel makin kesal.


Boy mengkrucut,bocah itu memilih diam tak mau disemprot Angel lagi.


Sofia menunduk menahan tawanya,gadis kecil itu merasa terhibur dengan lawakan orang2 dewasa dihadapannya tersebut.


Tak lama Jack,Arshad,Juna dan si kembar anak Bara bergabung.


Warung yg tadinya lenggang kini sempit membuat mereka susah duduk.


" Aduhh ini tempat aku geserr " Kata Sofia terjepit antara Jack dan Arshad.


" Ih mana boleh,nanti dimarahin Papa " Kata Sofia terkejut.


Jack cuek saja sambil menggigit pempek yg masih panas.


" Kak Junaaa " Rengek Sofia melihat lelaki memakai baju putih bersih.


" Disini juga sempit " Kata Juna lembut.


Sofia mengkrucut,jadi lah bocah itu tetap berada disana sambil bersenggol senggolan dengan tangan pria2 yg sudah lebih besar dari nya..


Hari semakin panas,setelah mengisi perut sampai kenyang para bocil tepar diruang tamu.


Kipas angin berputar sana sini mengipasi para anak konglemerat tersebut.


" Hadehh gimana lewatnya ini " Kata Aktam bingung semua jalan diblok oleh tubuh2 ringkih yg kelelahan.


Pria itu sudah kebelet kencing karna kebanyakan makan rambutan.


" Dikamar aja Tam " Tegur Beni.


" Gak bisa lewat " Jawab Aktam gemas.


Beni mengintip sedikit dan terkekeh geli.


Sofia dan Juna memblok jalan pria tersebut,keduanya terlihat mesra karna Sofia berbaring dilengan Juna.


Dengan terpaksa Aktam keluar lagi dan meminjam toilet tetangga Sintia.


Semua kipas dikeluar,bahkan 3 kipas besar itu tidak cukup membuat para cucu Reno adem.

__ADS_1


" Kek nanti beli Ac aja dirumahnya Nenek Sintia " Kata Angel kesal.


" Iya Kek,Jack gak bisa tidur " Kata Jack sudah bertelanjang dada.


" Iya nanti " Jawab Reno malas.


Angel mengacungkan jempol dan memejamkan mata lagi.


" Maaf ya Bang,dirumah gak ada Ac " kata Beni merasa tak enak.


" Ck biarin aja,mereka emang suka gitu,ngomong asal jeplak " Kata Reno tenang.


Beni terkekeh,pria itu paham kenapa Angel merasa kepanasan karna dirumah besar,semua full Ac membuat cucu konglemerat tersebut jarang merasa kepanasan..


Sore hari para bapak2 turun lapangan,mereka bermain bulu tangkis didepan rumah.


Aktam memang sudah menyiapkan peralatan karna pria itu tak mau nanti datang kesana hanya untuk bersantai2 saja.


Aktam bermain dengan Vero,sedangkan Bara bermain dengan David.


Bedahal dengan Reno dan Beni,kedua pria itu memilih mengincang sepeda tua bersama istri mereka.


Beni yg tak pernah bermesraan seperti itu begitu kaku begitupun Sintia yg merasa sangat malu apalagi para tetangga melihat kearah mereka.


" Ayo Paaaa jangan kasih kendorrr " Teriak Ana heboh.


" Ayoo Ayaaahh jangan kalah sama tim lawaaaannn " Teriak Cila tak kalah heboh.


" Yokk bisa yok kameranya dah siap nih " Kata Justin beralih profesi kang Foto dan vidio.


Prito dan suami Clara menjadi wasit,sedangkan istri mereka menjadi cheerladys.


Nita dan Abraham tak berada disana karna pasangan itu pergi kerumah saudara Nita yg kebetulan satu kampung.


" Ayooo Ayaah semangattt " pekik Clara girang.


Reno dan Beni bersiap2.


" Lihat Yank mereka kocak banget " kata Azura asik berpacaran diteras bersama Romeo.


" Iya,gaul banget mereka ya,aku pengen nanti rumah tangga kita harmonis kayak gitu " Kata Romeo merangkul Azura.


" Amin " Balas Azura terharu.


Nisa berpegangan erat dipinggang sang suami,begitupun Sintia ingin terjun dari sana karna tak sanggup menahan raut malunya.


Para tetangga terlihat ngakak brutal dengan aksi konyol tersebut.


Priiiiiiiitttttttt.....


Bunyi pluit ala2 dibunyikan,Reno dan Beni langsung bersemangat mengincang sepeda.


" Aaaaaaaaa " pekik Sintia heboh.


" Pegangan Yankkk " Pekik Beni mengambil tangan Sintia untuk memeluk dirinya.


" Ya Tuhaann aku maluuu " kata Sintia bersembunyi.


Sorak ramai terdengar begitu menggelegar membuat para cucu mereka terbangun dari tidur.


" Ada apa2 ?" Tanya Jack kelabakan.


Semua orang bangun,Jack langsung berlari dan keluar dari rumah..


" Waah ada turnamen " Pekik Jack meloncat girang.


Angel n the genk langsung bangun dari berlari keluar.

__ADS_1


❤❤❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2