
Daniel membawa Angel pulang,lelaki itu tak bisa membiarkan anak temannya pulang sendirian dengan keadaan yg tak memungkinkan.
" Jel " panggil Daniel pelan.
Mereka tiba disebuah hotel yg tak jauh dari rumah gadis tersebut.
" Jel bangun " Ucap Daniel menggoyang lengan Angel.
" Emmmm " Lenguh Angel pelan.
" Bangunnn,ini udah sampe hotel " Ucap Daniel.
Angel perlahan membuka matanya dan menggeleng cepat.
" Ini hotel apa ?" tanya Angel serak
" Salders " Jawab Daniel membaca Plank.
" Hah " Pekik Angel kaget.
" Kenapa ?" tanya Daniel mengernyit.
" Aduhh Om jangan kesini " Jawab Angel takut.
" Kenapa ?" tanya Daniel tak paham..
" Ini hotel punya Kakek aku Om,gawat kalo aku nginap disini " Jawab Angel menunduk.
" Loh lebih bagus dong kamu nginap disini jadi gak usah bayar " Kata Daniel polos.
" Astaga gak gitu konsepnya,ayo pergi Om " Kata Angel ketakutan.
Daniel diam menatap aneh gadis tersebut,Daniel bingung apa yg ditakutkan Angel.
" Om cepetannn aduh itu satpamnya lihat kesini lagi " Kata Angel panik.
" Turun Njel,kamu nginap disini aja deket " kata Daniel masih tak paham.
" Gak mau,cari hotel lain " Kata Angel menolak.
Daniel diam sejenak,satpam yg berdiri didepan pintu masuk pun menghampiri mobil pria tersebut.
" Oh Tuhaann jangan " kata Angel hampir mengeluarkan biji matanya.
Gadis itu tak bisa membayangkan apa yg akan terjadi jika karyawan sang Kakek mengenali dirinya.
Daniel yg melihat Angel sangat takut pun memundurkan mobilnya.
" Astaga gawat " kata Angel langsung menutup wajahnya dengan baju yg ia pakai.
" Selamat malam ada yg bisa dibantu ?" tanya seorang pria berseragam hotel menegur Daniel.
Pria itu membuka kaca mobil dan melihat satpam tersebut.
" Apa kamarnya masih ada ?" tanya Daniel basa basi.
" Maaf Tuan,untuk malam ini kamar kita lagi full " Jawab pria itu tersenyum sopan.
" Oh Udah Full ya ?" ulang Daniel.
" Iya Tuan,kalo butuh kamar bisa ke anak cabang kita yg gak jauh dari sini " Jawab lelaki itu lagi.
Angel memalingkan wajahnya menghadap lain,ia bersikap biasa saja meski terlihat sangat aneh dan mencurigkan.
" Ya udah gak usah Mas,makasih ya " Kata Daniel menolak.
Pria itu mengangguk dan mundur perlahan.
Daniel menaikkan lagi kaca mobilnya dan pergi dari sana.
" ihh Om apa aku bilang ini tuh bahaya " kata Angel marah.
" Lah mana aku tau,kan kamu butuh tempat nginap " kata Daniel sabar.
__ADS_1
" Jangan ke Hotel Om,aku gak aman " Kata Angel gemas.
" Terus kemana ? Oh atau kamu kerumah Byanca aja " Kata Daniel teringat gadis satunya.
" Huh sama aja nganter nyawa aku kesana " Jawab Angel memutar mata.
" Kenapa lagi ?" tanya Daniel penasaran.
" Hadehh nih Om2 udah lama apa belum sih kenal sama Papa ? Apa gak tau ya hubungan keluarga Byanca sama Kakek itu gimana ?" Batin Angel
" Gak kenapa napa,ayo ketempat lain aja " Ajak Angel.
" Kemana ?" tanya Daniel bingung.
" Kerumah Om aja " Jawab Angel tanpa pikir panjang.
" Apa !" pekik Daniel terbelalak.
Angel menggaruk kepala bingung,ia juga tak tau harus pergi ke mana.
Tempat2 umum menjadi tak aman bagi gadis itu karna sebelumnya Angel sudah bilang kepada Ana bahwa ia akan menginap dirumah temannya.
Sedangkan jika bergabung bersama para gadis tadi,Angel tak yakin dirinya akan selamat juga.
Drt drt...
Hape Daniel berdering,pria itu merogoh saku celananya dan melihat nama dilayar.
" Ibu " Ucap Daniel pelan.
Tanpa tunggu lama pria itu langsung mengangkat panggilan.
" Iya Bu " Sapa Daniel sopan.
" Kamu dimana ?" tanya Sang ibu pelan.
" Lagi diluar Bu,ada apa ?" tanya Daniel lagi.
" Kamu ambil susu sama baju2 nya Zini ya,dia muntah lagi dan merengek mau susu " Jawab si Ibu.
Angel melirik lelaki itu dengan wajah penasaran.
" Hm ya udah Bu,aku kesana sekarang " kata Daniel paham.
Tut.
Panggilan terputus,lelaki itu langsung menambah laju kendaraannya menuju lokasi.
" Kenapa Om ?" tanya Angel kepo.
" Dimana ada jual baju anak ?" tanya Daniel serius.
" Hah ?" Ulang Angel kaget.
" Cepetan Njel dimana ?" tanya Daniel tak sabaran.
" Em gak tau Om,mungkin di Mall tapi aku rasa Mall udah tutup " Jawab Angel mengagaruk kepala.
Daniel menambah lagi laju mobilnya,Angel diam tak banyak bicara.
Jalan terlihat lapang,sudah sedikit kendaraan yg berlalu lalang.
" Om kita mau kemana ?" Tanya Angel penasaran.
" Kita pulang kerumah dulu Njel " Jawab Daniel.
" Eeh itu itu Omm " Pekik Angel menunjuk sesuatu.
Daniel langsung mengerem mendadak membuat gadis itu terpelanting kedepan.
" Ada apa Njel ?" tanya Daniel panik.
" Aduhh,hati2 dong Om " Jawab Angel meraba kepalanya.
__ADS_1
" Maaf,kamu bikin saya kaget " Kata Daniel merasa bersalah.
" Itu Om,itu toko baju anak2,ayo cepetan kesana " Kata Angel bergegas ingin turun.
Daniel melihat kedepan dan benar saja ada seorang ibu2 akan menutup ruko.
" Angelll " Pekik Daniel terbelakak melihat gadis ingusan itu keluar dan berlari.
Tanpa tunggu lama,Daniel ikut keluar dan berlari.
" Buuu tungguuuuu " Teriak Angel berlari sempoyongan.
Ibu2 itu kaget dan berbalik badan.
Angel terus berlari hingga berhenti persis didepan ibu itu.
" ada apa Neng ?" Tanya si Ibu bingung.
" Bu udah tutup ya ?" tanya Angel ngos2an.
" Iya saya mau pulang " Jawab si Ibu.
" bentar Bu,kita mau beli " kata Angel melihat kebelakang dan mendapati Daniel mendekat.
" Beli apa ?" tanya si Ibu melihat Daniel juga.
" Ada pakaian anak kecil gak Bu,umur 1 tahunan " Tanya Daniel.
" Ada " Jawab si Ibu.
" 1 tahun ya Om ?" tanya Angel mengernyit.
Daniel mengangguk cepat.
" Ada didalam " jawab si Ibu membuka lagi rolling dorrnya.
Angel langsung masuk dan disambut kegelapan.
Cetekkk....
Lampu pun menyala hingga menampilkan berbagai model baju anak2.
" Baju tidur 3 stel,sama baju dalamnya juga " Kata Daniel cepat.
" Biar aku yg pilih " kata Angel semangat.
Si ibu kebingungan melihat kedua anak manusia tersebut apalagi jarak perawakan keduanya.
Angel mulai beraksi,si ibu menunjukkan baju anak di umur yg Daniel mau.
" Laki2 atau perempuan Om ?" Tanya Angel.
" Perempuan " Jawab Daniel tenang.
Angel mengangguk dan menerawang mana yg menurutnya cocok.
" Itu Bu,warna pink,biru sama kuning " kata Angel menunjuk.
Si ibu mengangguk dan mengambil warna yg Angel mau.
Setelah selesai,keduanya keluar dengan sekantong baju baru.
" Kamu beli juga ?" Tanya Daniel melihat ada kantong terpisah.
" iya hehe " jawab Angel terkekeh.
" emang ada ?" tanya Daniel lagi.
" Ada,tapi gambar robot haha " Jawab Angel tertawa.
Daniel terkekeh geli,keduanya pun menuju mobil dengan senyum lebar.
Perasaan Daniel sedikit membaik,kelakuan Angel dan Byanca malam ini sukses membuat lelaki itu melupakan sejenak masalahnya.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.