Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Kelakuan


__ADS_3

Beberapa jam kemudian sebuah pesawat mendarat sempurna dibandara.


Seorang gadis keluar bersama para penumpang lain.


Hari sudah gelap,Angel bergegas keluar untuk pulang kerumahnya.


Didepan sudah menunggu seorang pria dengan setelan jas kerja lengkap dengan kaca mata hitam diatas kepala.


" Mana tuh anak ?" Gumam Aktam pelan.


Pria itu melihat kiri kanan dan belum muncul juga yg dicari.


Drt drt...


Hape Aktam berdering,pria itu merogoh saku celananya dan melihat nama dilayar.


" Halo Syad " Sapa Aktam.


" Papa gak jemput aku ?" tanya Arshad diseberang.


" Hah ?" Kata Aktam mengernyit.


" Tadi Papa bilang mau jemput aku pulang kerja,gimana sih " Jawab Arshad terdengar kesal.


Aktam diam sejenak hingga matanya melotot.


" Astaga Syad,Papa lupa " Kata Aktam menepuk jidatnya.


" Heh sudah aku duga " kata Arshad terdengar malas.


" Kamu naik taxi aja ya " kata Aktam tak enak.


" Papa dimana emang ?" tanya Arshad lagi.


" Lagi dibandara nih,jauh mau balik kekantor Om kamu " Jawab Aktam.


" Iyaa " Balas Arshad ketus.


" Hehe jangan marah ya ganteng Papa " kata Aktam malu2.


" Hm "


Tut.


Panggilan terputus sepihak,Aktam menghela nafas panjang dan menaruh lagi hapenya disaku.


Terlihat didepan,wajah yg ia cari sudah muncul lelaki itu berjalan mendekat dan melambaikan tangan.


" Paman " Pekik Angel girang.


Gadis itu berlari dan langsung memeluk Aktam.


Pletakkk...


Satu jitakan mendarat dikening gadis cantik tersebut.


" Aduhhh " Ringis Angel kesakitan.


" Gadis nakal,bisa2 nya kamu keluar negeri sendirian !" Kata Aktam kesal.


Angel melepas pelukannya dan mengkrucut.


" Kan udah balik " Jawab Angel ketus.


" Ya setidaknya kamu bilang dong mau kesana jangan maling2 gini,kalo hilang gimana ?" kata Aktam gemas.


" Shuuttt udah ah gak usah ngomel2,Mama sama Papa udah pulang belum ?" Tanya Angel.


" Mama kamu pulang malam ini juga,makanya Paman langsung kesini jemput " Jawab Aktam.

__ADS_1


" Waduhhh,berarti Mama ada disini dong " kata Angel melihat kiri kanan.


" Bisa jadi,ayo cepat pulang " Kata Aktam menyeret koper gadis tersebut.


Angel mengangguk,keduanya pun berjalan cepat mendekati parkiran.


Aktam berusaha membuat situasi tenang,hanya lelaki itu yg tau Angel sudah membuat kesalahan karna jika yg lain tau,Aktam takut gadis sengklek tersebut dihukum.


Aktam memang memanjakan para gadis dirumahnya bahkan dalam sejarah pernikahan pria itu tak pernah sekalipun membentak atau mengkasari Azura meski gadis tersebut salah dan beruntung didikan Aktam yg lemah lembut kepada anak membuat anak2nya itu menjadi orang yg santun dan tutur kata lembut juga meski aslinya Aktam sangat lah buas diluar kandang.


Setelah masuk mobil,Angel bisa bernafas lega.


Aktam langsung tancap gas untuk membawa gadis itu pulang.


" Kamu disana beneran gak diapai2n sama Daniel ?" tanya Aktam.


" Ihh Paman pertanyaannya !" kata Angel tak suka.


" Ya siapa tau kan,Daniel itu duda loh " Kata Aktam ngeri.


" terus kenapa kalo Duda ? Om Daniel baik gak kasar " Balas Angel.


" Atau kamu suka sama Dia ?" Tanya Aktam to the point.


Angel terdiam,gadis itu juga tak tau ia menyukai Daniel atau tidak.


" Menurut Paman gimana ?" tanya Angel balik.


" Ya Fine2 aja,cuma kamu tau kan istri Daniel itu belum ketemu sampe sekarang dan masih nyimpan dendam " Jawab Aktam.


" istrinya yg kemarin ?" tanya Angel kaget.


" Iya,gak tau ?" tanya Aktam


Angel menggeleng pelan.


" huh kamu harus belajar banyak dulu sebelum suka sama Daniel " Kata Aktam tenang.


" Iya,cuma ya takutnya nanti kamu dah cinta sama Daniel eh istrinya namplok hahhaa " Kata Aktam tertawa geli.


Angel diam mencerna kata2 lelaki disampingnya.


" Lagian,Daniel itu udah dewasa,punya anak,mau kamu sama Om2 ?" tanya Aktam menoleh.


" Emang gak boleh ya ?" tanya Angel balik.


" Gak tau,tanya aja sama Mama mu " Jawab Aktam.


" Huh,sama aja Boong,yg ada malah aku dihujat " Kata Angel ngeri.


" Wkwkw habis itu diasingin deh " Lanjut Aktam mengolok.


Angel mengkrucut,ucapan Aktam ada benarnya juga.


Angel cukup paham dengan watak ibunya yg bar2,gadis itu juga tak berani menampakkan diri terlalu berlebihan makanya Angel menekadkan diri tanpa restu orang tuanya.


Asik bercerita,tak terasa keduanya sampai dirumah.


Aktam memang pria periang dan bisa dipercaya menjaga rahasia,paman dan keponakan tersebut seperti besty yg tak terpisahkan.


" Jangan kasih tau siapa2 ya Paman " Kata Angel memelas.


" Iyaaa,tapi gak gratis ya " Kata Aktam memainkan alisnya.


" Iyaaa " Jawab Angel memutar mata.


" oke " Balas Aktam terkekeh.


Keduanya pun turun dan masuk kerumah dengan wajah tenang.

__ADS_1


Ditempat lain,seorang pria menunggu didepan kantor dengan wajah lelahnya.


Arshad terpaksa menunggu taxi datang lantaran Aktam tak jadi menjemput.


Hari ini Arshad lembur dan mengharuskan lelaki itu pulang malam,bekerja diperusahaan Reno sangat menguras tenaga apalagi kini jabatan Arshad perlahan naik menjadi kepala bagian.


Arshad juga paham sekarang kenapa orang tua dan kakeknya saat pulang dengan kondisi yg tak menentu,kadang senang,marah,sedih dan lain nya.


Baru naik pangkat beberapa hari saja sudah membuat Arshad kehabisan tenaga,lelaki itu tak bisa membayangkan bagaimana jika nanti ia menjadi Papanya bahkan kakeknya yg sudah bebas tugas.


" Taxi nya mana sih,lama banget " Gumam Arshad mulai kesal.


Suasana kantor terlihat sepi,para karyawan sudah pulang ada juga yg masih lembur didalam sana.


" Belum ada juga Pak ?" tanya Satpam mendekat.


" Belum nih Pak " Jawab Arshad menoleh.


" Biasanya Taxi emang jarang lewat sini kalo malam,atau mau naik ojol aja ?" tanya Satpam.


" Gak usah,kejauhan naik ojol " Balas Arshad.


Satpam mengangguk,lelaki itu balik lagi ke posnya dan diam melihat Arshad.


" Kenapa aku tawarin naik ojol,mana mau anak bos naik begituan " Gumam Satpam memukul kepalanya sendiri.


Bukan tanpa alasan Arshad tidak mau naik ojol lantaran rumahnya terlalu jauh dari kantor.


Tak kunjung mendapat Taxi,lelaki itu berjalan kedepan sambil menyeret tubuh lelahnya.


Lelaki itu melihat warung dipinggir jalan dan menuju kesana.


" aku makan aja kali ya " Gumam Arshad pelan.


Tanpa tunggu lama lelaki pendiam tersebut masuk kewarung dan memesan makanan.


Arshad makan dengan tenang tanpa mengidahi tatapan orang2 yg melihatnya aneh.


Setelah selesai dan mau membayar,Arshad dikagetkan dengan kehadiran seorang anak laki2 yg nyelonong masuk.


" Sutar " Ucap Arshad kaget.


" Kakak " pekik Sutar ikut kaget.


" Kamu disini ?" tanya Arshad bingung.


" Iya,aku sama Mama " Jawab Arshad.


Tak lama Histy muncul,wanita itu juga kaget melihat anak Bibinya berada ditempat yg sama.


" Mau kemana ?" tanya Histy mengernyit.


" mau pulang Kak " Jawab Arshad.


" Mobil kamu mana ?" tanya Histy lagi.


" Gak ada,aku naik taxi " Jawab Arshad.


Histy melihat sekitar dan tak melihat adanya Taxi menunggu.


" Masuk kemobil Kakak aja,biar aku anter " Kata Histy tenang.


" Beneran Kak ?" tanya Arshad sumringah.


" Iya,gih sana masuk dulu Kaka mau pesan makanan " kata Histy berlalu.


Arshad mengangguk,lelaki itu langsung berjalan keluar dan membuka pintu mobil.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2