
Disebuah rumah seorang gadis terlihat tidur lelap di sofa empuk.
Gadis itu terlihat kelelahan karna sibuk bekerja disiang hari.
" Lah,anaknya dah tidur " Ùcap seorang pria dengan sebungkus plastik berisi makanan.
Pria itu mendekat dan menggeleng pelan saat maniknya juga melihat seekor anak kucing ikut terlelap disamping si gadis.
" astaga mereka sangat menggemaskan " Ucap Daniel terkekeh.
Pria itu menaruh makanan diatas meja dan memperhatikan objek langka didepanny.
Cekrek...
Bunyi kamera terdengar saat Daniel mengambil foto.
" Mana tidurnya mangapp,nih anak ga ada manis2nya " Ucap Daniel heran.
Pria itu terlihat nano nano dengan perasaannya saat ini.
Angel seperti pelita dalam gelap,bahkan gadis itu juga menjelma menjadi salonpas untuk menghangatkan serta meringkankan lelah Daniel selama bekerja tadi.
" Udah jam 10,apa dia ga dicari bapaknya ya ?" gumam Daniel melihat jam ditangan.
Pria itu melihat hape Angel diatas meja dan terlihat ada pesan bertulis si galak disana.
" Dicariin emaknya ehehe " Ucap Daniel terkekeh saat tau siapa orang yg dimaksud.
Tak ada panggilan terlfon,hanya pesan singkat menanyakan lokasi dan pulang atau tidak malam ini.
Daniel ingin sekali membalas pesan tersebut tapi pria itu mengurungkan niat karna itu bukan ranah dirinya.
Pria itu bangkit menuju dapur.
Daniel sangat lapar,tadi ia berpamitan sebentar untuk mencari makanan,Daniel juga sempat menganjak Angel tapi gadis itu menolak dengan alasan mager.
Daniel pergi kedapur dan makan sendirian.
Yap,dirumah yg cukup besar itu Daniel tinggal sendiri karna Ibunya sudah tinggal bersama sang adik diluar kota.
Ibu Daniel tak bisa membantah sang anak karna Daniel juga ingin sendiri untuk memulihkan keadaan mentalnya karna kehilangan putrinya kemarin.
" Emmhhhhh " Lenguh Angel mulai bergerak perlahan.
Gadis itu mengganti posisi tidur dan memeluk anak kucing yg sedang kurang enak badan.
Jam terus berputar,Daniel membawa laptopnya kedepan sambil bekerja.
Pria itu enggan membangunkan Angel karna untuk mengantar pulang pun menurut Daniel sudah terlambat.
Ia juga tak mengabari Prito karna takut Prito berpikir yg bukan2.
" Aaaaaa " pekik Angel tiba2 membuat Daniel melonjak kaget.
" Kenapa Njel ?" Tanya Daniel melepas kaca matanya.
Angel langsung mengambil posisi duduk dengan jantung berdebar serta mata melotot.
" kamu kenapa ?" tanya Daniel lagi.
" Jam brpa Om ?" tanya Angel panik.
Daniel melihat jam ditangannya dan tersenyum
" setengah 1 pagi " jawab Daniel.
__ADS_1
" Apa ? Astaga gawat2 " kata Angel melihat kiri kanan..
" Gawat kenapa ?" tanya Daniel lagi.
" aku harus pulang Om " Jawab Angel.
" Jangan,tidur disinu aja " Balas Daniel.
" hah berdua ?" Tanya Angel melotot.
" ehhh " Balas Daniel sama melototnya.
" Ya Ngga Njel,sendiri2 " Balas Daniel menghela nafas.
" kirain berdua " Balas Angel menggaruk kepala.
" Dihh nih bocaahh " Gumam Daniel gemas.
Angel berjalan kedapur dengan sempoyongan,gadis itu masih belum terlalu penuh mengumpul nyawanya.
Tak lama Angel datang lagi dan duduk.
" Kucing aku mana Om ?" tanya Angel.
" Tuhh,udah gepeng kamu tidurin " Jawab Daniel menunjuk dengan mulutnya.
" hah apa !" pekik Angel syok.
Gadis itu melihat si kucing dan tersenyum geli.
Anak kucing itu masih tidur lelap dengan tangan dan kaki terbuka.
" Om masih kerja ?" tanya Angel mulai tenang.
" Iya " Jawab Daniel tenang.
Daniel melihat gadis itu,wajah yg lugu,meski Angel terkenal bar2 tapi jiwa inner childnya terpampang nyata di manik Daniel.
" Om " Tegur Angel mengernyit.
Daniel tersenyum kecil dan bangkit mendekati Angel.
Keduanya duduk berseblahan dengan Angel yg menatap Daniel tenang.
" Kamu ga takut sama saya ?" Tanya Daniel lembut sambil merapikan anak rambut Angel.
Gadis itu diam tak menjawab.
" Kamu sekarang udah dewasa Njel,dulu masih sangat kecil " Ujar Daniel terkekeh.
" iya,di suapin nasi sama ayam tiap hari " Jawab Angel tenang.
" Hahaha " Daniel tertawa renyah mendengar jawaban nyeleneh gadis tersebut.
" Dulu kamu sangat nakal,rambut kuncir dua,sering minta jajan cilok " Ucap Daniel mengingat masa2 Angel.
" Sekarang juga masih suka cilok Om,pentol juga hehe " Balas Angel terkekeh.
Daniel ikut terkekeh,keduanya saling melempar senyum.
Meski Daniel seumuran bapaknya,tapi pria itu masih terlihat 10 tahun lebih muda,Angel merasa Daniel bukanlah Om2 melainkan abang2 beranjak dewasa dan puber sama dengan dirinya.
" Sekarang kamu punya pacar ga ?" Tanya Daniel lagi.
" Hhmmm ga ada Om " jawab Angel.
__ADS_1
" Kenapa ?" tanya Daniel kaget.
" Ga ada yg mau " Jawab Angel merendah.
" Lah,emang apa yg kurang dari kamu ?" Tanya Daniel heran.
" Kurang gatel " Jawab Angel asal.
" Hahahhaha " Daniel langsung tertawa ngakak dengan jawaban gadis tersebut.
" Ya ya kamu benar " Balas Daniel.
Angel terkekeh geli,pria didepanny sangat gampang di tipu pikir Angel.
" Om punya pacar ?" tanya Angel melihat wajah Daniel.
" Ga pernah pacaran " Jawab Daniel.
" Ga pacaran tapi nikah ya Om,upssss " Ucap Angel kecoplosan..
" Haha ya kamu benar " Balas Daniel mengakui.
" Tapi menikah tanpa mengenal juga ga baik Njel,kamu harus tau calon mu itu seperti apa " Ujar Daniel serius.
" Iya Om,aku kalo nikah pengen kayak Nenek dan Kakek " Balas angel.
" kenapa ?" tanya Daniel mengernyit.
" Ya,karna Nenek dulu berasal dari orang miskin,dan Kakek mau terima Nenek apaadaya " Jawab Angel.
" Tau dari mana ?" tanya Daniel seolah tak percaya.
" Nenek yg cerita " Jawab Angel.
Daniel beroh ria,1 facta yg baru ia tau bahwa istri konglemerat seperti Reno mau menikahi gadis yg bukan level pengusaha tersebut.
" Aku bangga sama mereka Om,walaupun Nenek ga punya apa2 dan Kakek punya segalanya dalam hal harta,tapi Kakek menjaga cinta nenek banget "
" Tau dari mana kalo Kakek mu setia ?" Tanya Daniel memancing.
" Ya tau aja,tiap hari waktu makan Kakek selalu pulang,Nenek mau kemana pun selalu ditemani,bahkan kalo liburan tiba,keduanya selalu sama2 kk pengantin baru " Jelas Angel.
" Masa sih ?" tanya Daniel tak percaya.
Dalam benak Daniel,siapa yg tidak tau Reno Salders,si pengusaha tambang,furniture,perhotelan,dan masih banyak lagi.
Reno dulu juga sering terkena gosip miring soal perempuan,tapi selalu bisa ditutup dengan usahanya yg menjamur dimana2.
"Nenek bilang,dulu Kakek pernah punya istri sebelum Nenek " Ujar Angel lagi.
" iya,aku pernah dengar " Jawb Daniel.
Angel diam melihat wajah tenang Daniel.
" Kenapa liatin gitu ?" tanya Daniel sedikit menjauh.
" Aku ngantuk " jawab Angel sayu.
" Astagaaa anak ini memancing gairah sekali " Batin Daniel mulai bergairah.
Meski imannya bisa dikatakan kuat,tapi melihat wajah Angel saat ini membuat lelaki itu harus memasang benteng raksasa.
" Mau tidur ??" Tanya Daniel
Angel mengangguk pelan.
__ADS_1
❤❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,coment ya.