Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Fakta


__ADS_3

Dipenjara seorang lelaki terlihat sedang mengobrol dengan salah satu tahanan wanita disana.


Yap hari ini Ridho mengunjungi Yuna di rutan dengan membawa beberapa bekal makanan.


" Kamu kenapa ?" tanya Yuna sambil makan.


" Gak papa " Jawab Ridho cuek.


" Sofia gimana ?" tanya Yuna lagi.


" Aku belum ketemu dia,Vero menjaganya sangat ketat " Jawab Ridho.


" Ya dia sangat menyayangi Sofia " Balas Yuna.


Ridho melihat wajah wanita itu yg menampilkan wajah senyum.


" Kamu baik2 saja dsini ?" tanya Ridho serius.


" Hm,aku akan menjalaninya sampai selesai " Jawab Yuna lembut.


" Dia membuat mu menderita "


" Gak juga,dia lebih menderita dari aku,jadi kami sama2 menikmati penderitaan ini " Balas Yuna.


Ridho diam sejenak dan menarik nafas panjang.


" Aku balik dulu " Kata Ridho bangkit.


" Do " panggil Yuna menahan tangan pria itu.


Ridho melihat Yuna dengan wajah datar.


" Makasih ya udah perduli sama aku " kata Yuna tersenyum kecil.


" Ya sama sama " Balas Ridho tenang.


Pria itu pun berlalu begitu saja keluar dari area pertemuan.


" Huh dia sepertinya sedang banyak masalah " Gumam Yuna lirih.


Wanita itu sebenarnya ingin bertanya banyak hal,tapi melihat mood Ridho yg kurang baik membuat wanita itu memilih diam.


" Aku gak tau bagaimana perasaan kamu sekarang sama aku Do,aku ingin berubah dan menjadi lebih baik,aku akan bersabar menunggu prosesnya disini " Gumam Yuna yakin.


Diluar Ridho terus berjalan hingga ia berhenti saat melihat seorang wanita baru turun dari mobil seraya menggendong seorang bayi.


Kontak mata mereka bertemu,wanita itu terlihat terkejut melihat Ridho disana.


" Kau disini " ucap wanita itu tenang.


" Hm " Jawab Ridho cuek.


Keduanya sama2 diam,Ridho melihat bayi dalam gendongan yg ternyata mirip dengan sang Kakak.


" **** !" Umpat Ridho kesal.

__ADS_1


Wanita itu melihat bayinya dan tersenyum kecil.


" Kenapa ? kau merasa iri ?" Tanya wanita tersebut yg sebenarnya adalah sang ipar.


" Najis !" ucap Ridho sarkas.


" Haha,kau pria yg malang " Balas Nial terkekeh.


" Kau wanita yg licik " Balas Ridho lagi.


" Haha betulkah ?" tanya Nial tersenyum smirk.


" Kalian tidak akan bisa lari dari ku " Sambung wanita itu.


" Kami tidak tertarik bersama wanita ular " Kata Ridho geram.


" Hm tapi Kakak mu sudah terpatuk bisanya " Balas Nial lagi seraya melihat sang anak.


Ridho mengepalkan tangan geram,memang saat ini Ridho dan Daniel tak bisa berbuat apa2 karna dibalik itu semua Ayah mereka juga ikut andil.


" Sebenarnya kalian sudah hidup damai,tapi kenapa kalian menghancurkan segalanya ?" Tanya Nial terkekeh.


" Kau gadis murahan !" Kata Ridho kesal.


" Ya,kau membuang ku dan ternyata Kakak mu yg memungutnya " Kata Nial sombong.


" cih memalukan " Decih Ridho ingin meludah.


" Ah sudahlah,jika didepan mu aku tidak perlu berbasi basi bukan,kau sudah tau semuanya " Kata Nial tenang.


" Aku sangat bahagia kau diceraikan Daniel,karna memang wanita seperti mu tak lebih dari sampah !" Hujat Ridho.


" Sialan !" Umpat Ridho kembali emosi.


" Kau pikir aku tidak tau dengan masalah percintaan kalian,hahaha,wanita itu menikah dengan orang lain lalu melahirkan anak kalian !" Kata Nial tenang.


" Tutup mulut mu !" Bentak Daniel emosi.


" Kau tidak bisa mengelaknya Ridho,kau dan Kakak mu itu sama saja,kalian pria bajingan !" Kata Nial garang..


" Karna kami tidak butuh wanita seperti mu " Balas Ridho sengit.


Nial terlihat begitu emosi,tapi wanita itu masih bisa bersikap tenang.


" Baiklah,aku harus tetap bersabar agar anak kakak mu tidur dengan nyaman dipelukan ku " kata Nial tersenyum smirk.


Ridho mendengus dan langsung pergi menaiki mobilnya..


Ia bisa gila lama2 berbicara dengan wanita tersebut..


Flashback...


Nial dan Ridho dulu pernah berhubungan,keduanya menjalin cinta yg bisa dibilang bucin,tapi semua itu berubah saat Ridho meniti karier menjadi fotoghrafer,kesibukan pria itu ternyata dimanfaatkan oleh Nial mendekati pria lain yg bisa dibilang diasuh oleh Papanya,dan secara tak sengaja lelaki tersebut adalah sang Abang.


Karna dulu Nial begitu mendambakan pria berprofesi tinggi membuat wanita itu egois hingga akhirnya meninggalkan Ridho begitu saja dengan rasa hancur dan sakit saat lelaki tersebut jatuh bangun,Daniel yg saat ìtu tak tau apa2 menerima saja hingga waktu membuktikan segalanya dan Daniel bertemu dengan gadis yg ia anggap cocok menemani hari2nya.

__ADS_1


Perang dingin juga terjadi diantara Ridho dan Daniel,meski Daniel menganggap semua baik2 saja karna Ridho maupun Nial tak pernah cerita masa lalu mereka .


Flashback Off


Ridho pulang dengan emosi yg meledak2.


Pria itu sudah berusaha menghindari dari Nial selama ini,meski kadang keduanya harus dipertemukan diacara keluarga.


" Shitt !" Umpat Ridho memukul stir mobil.


Rasa kesalnya belum juga hilang,jika tak melihat sang keponakan tadi mungkin lelaki itu sudah menghajar Nial disana apalagi wanita itu sempat menyinggung anaknya yg tak tau apa2.


" Apa yg harus aku lakukan sekarang ?" Gumam Ridho bingung..


Pria itu pulang kerumah untuk beristirahat,tapi sesampainya dirumah bukannya ketenangan yg ia dapat malah pria itu harus melihat perkelahian orang tuanya..


" Biarkan saja Daniel jika mau pisah sama Nial Yah,kasihan dia,Daniel itu anak kita " Ucap Sang Ibu dengan derai air mata.


" Dia bukan anak ku jika membangkang sama orang tua ! Keluarga Nial sudah banyak berjasa sama keluarga kita Bu !" ucap sang Ayah dengan wajah kesalnya..


Ridho yg mendengar ucapan sang Ayah seketika naik pitam.


Meski ini bukan masalahnya tapi lelaki itu begitu tak terima jika Daniel harus dikambing hitamkan lagi.


" Daniel harus tetap bersama Nial apapun yg terjadi,dan wanita murahan itu harus disingkirkan !" Ucap sang Ayah lantang.


" Cukup Yah !" Teriak Ridho menggelegar.


Ayah dan Ibunya seketika menoleh mendengar suara keras tersebut.


" Cukup untuk mengatur hidup Bang Daniel lagi,dia sudah dewasa dan punya tujuan hidup !" Bentak Ridho emosi.


Sang Ibu terus menangis merasa sedih dengan situasi rumahnya..


" Tujuan hidup ? apa tujuan hidup kalian hah ? menghancurkan repotasi orang tua ?" tanya sang Ayah mendekat.


Ridho diam sambil mengepal tangannya yg siap melayang.


" Kau juga sama seperti abang mu,kalian tidak memikirkan bagaimana kami menanggung malu atas kelakuan kalian !" Bentak pria tua itu meledak.


" Maksud Ayah ?" tanya Ridho mengernyit.


" Gadis kecil yg kau bawa itu,kau pikir ayah tidak tau dia siapa ? Dia anak mu dengan wanita ****** diluaran sana !" Teriak sang Ayah marah.


" Apa !?" Kata Ibu Daniel terbelalak.


Ridho langsung mundur seoalah tersabar geledek mendengar ucapan ayahnya.


" Selama ini kau membohongi kami Ridho,kau pikir ayah dan Ibu bisa menerima cemohoan yg kalian berikan ?" Tanya si ayah menarik kerah baju Ridho.


Brukkkkj.....


Sketika sang ibu pingsang syok mendengar kenyataan yg menyakitkan tersebut.


" Ibuu " Teriak Ridho menangkap ibunya yg lunglai.

__ADS_1


❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2