Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Kedatangan


__ADS_3

Mereka sudah sampai dikantor Reno,untuk kesekian kali nya David takjub kepada lelaki beranak 4 itu,sungguh baru kali ini David bertemu orang super kaya seperti Reno.


" Duduk lah " Titah Reno menaruh tas kerja nya di atas meja.


David mengangguk dan duduk tenang di sofa mewah nan luas itu.


" Bawakan kopi sama sarapan pagi kesini " Titah Reno kepada asisten nya.


Romi mengangguk patuh dan memperhatikan David dengan menelisik.


Pria itu pun langsung berbalik mengerjakan tugas bos nya.


" Santai lah dsini kita sarapan dulu "


" Ngak usah Bang,gue ngak laper " Kata David berbohong.


Padahal pria itu dari malam tdi belum makan apapun,sudah berapa hari ini dirinya tak semangat sama sekali mengingat tawaran Reno kemarin.


Reno hanya tersenyum kecil dan mengerti bahwa David malu kepada nya.


Reno sudah menerima semua laporan dari anak buah nya kemarin soal pria itu,tapi Reno tak menyangka David akan mendatangi nya meski tak tau apa yang akan David putuskan.


" Jadi bagaimana,apa maksud kamu mendatangi saya ? Tanya Reno formal.


David menunduk meremas tangan nya gugup,pria itu memperhatikan Reno dengan seksama meski pria itu menggunakan mode tenang.


" Begini Bang,em gue em gue mau menikah dengan gadis itu " Kata David gugup.


" Hah maksud nya ??.Tanya Reno tak jelas.


" Gue mau menikah dengan Cila "


" Apaa !!! " Pekik Seorang baru sampai.


Mereka berdua menoleh kearah suara.


" Romi ?? Kata Reno bingung dengan expresi pria itu.


" M maaf Bos,saya ngak sengaja " Kata Romi menunduk.


David hanya diam memperhatikan pria itu.


" Jadi bagaimana ?? Tanya Reno lagi kepada David.


" Saya mau menikahi nya,tapi dengan syarat.... " Kata David menggantung.


" Apa syarat nya ?


" Gue minta Abang jaga privasi gue dan orang tua gue,terus gue mau nanti setelah menikah kami akan hidup berdua saja tanpa bantuan kalian " Kata David yakin.


Romi semakin bingung,Reno yang menyadari pria itu masih disana pun mendehem memberi peringatan kepada pria itu.


" Maaf Bos,saya permisi " Kata Romi menunduk hormat.


Pria itu berjalan gontai tanpa semangat apapun..


" Yaaaah baru aja mau deketin,eh udah ditikung sama cowok itu,tapi gue heran ada hubungan apa ya Bos sama pria itu,kenapa mereka seperti bermain sembunyi2 " Gumam Romi berpikir keras.


Pria itu pun melanjutkan pekerjaan nya yang menumpuk..

__ADS_1


" Boleh saja jika kamu meminta seperti itu,tapi saya juga punya syarat !


" Apa ??


" Saya tidak mau ada kekerasan dalam rumah tangga kalian nanti,dan saya minta kamu berlaku baik kepada Cila apalagi kepada ke2 orang tua nya,saya beri gambaran saja,Cila mempunyai ayah yang tegas dan sangat melindungi nya dan jika kamu macam2 maka saya dan Ayah nya tak akan tinggal diam " Ancam Reno serius.


David menelan ludah nya kasar,dia sudah memikirkan itu sebelum nya,bahwa dia tak bisa kabur begitu saja saat menikah dengan Cila nanti,karna gadis itu di kelilingi orang2 kuat dan berkuasa.


" Tapi maaf Bang,mungkin setelah menikah kehidupan kami akan menjadi seperti kehidupan saya sebelum nya,saya bukan anak orang kaya,saya hanya yatim piatu dan tinggal di kontrakan kecil " Kata David menunduk.


Reno tersenyum kecil.


" Tidak masalah,selama Cila merasa aman bersama kamu " Kata Reno serius.


David mengangguk kecil,mereka pun berjabatan tangan setelah semua dibicarakan.


David sudah memberitau bahwa pernikahan nya mungkin hanya ijab kobul saja,awalnya David ingin menikah siri tapi Reno melarang keras takut Beni mengamuk anak gadis nya hanya menikah dibawah tangan.


Dengan pertimbangan matang,David menyetujui lagi syarat2 yang diberikan Reno.


Reno takjub dengan pria itu,meski didesak habis2an tapi David tak pernah menyinggung soal hutang nya yang masih menumpuk,padahal Reno sudah menunggu pria itu akan membicarakan nya,tapi seperti nya David tak mau dibelas kasihani orang lain.


Kini Reno sudah menyelesaikan 1 tugas nya,giliran Nisa yang membujuk Cila agar mau menikah dengan David.


Malam ini Reno menganjak David makan malam dirumah nya,untuk menyatukan ke2 insan itu.


Setelah keluar dari kantor Reno,David menghela nafas lega meski awal nya sangat berat,pria itu tak pantang putus asa.


David tak memikirkan bagaimana perasaan gadis yang akan dia nikahi,karna memang David tak mempunyai perasaan apapun kepada Cila,David hanya ingin melindungi nama baik nya serta kedua orang tua nya.


Pria itu sedikit tenang,karna pekerjaan nya akan selamat meski ganti nya dia akan mendapatkan seorang istri yang akan membuatnya bahagia atau semakin menderita.


Karna hari semakin siang,David memilih bekerja di mall untuk mengangkut barang,mumpung libur di toko kue.


Pria itu mencari uang tambahan untuk akad nikah nanti,karna bagaimana pun dia seorang pria yang akan meminang anak gadis orang,meski Reno mau menanggung acara pernikahan nya,walau harus digelar besar2an,tapi sekali lagi keras kepala lelaki itu hanya mau dengan hasil jerih payah nya sendiri,untuk menemukan kebahagiaan nya.


Sore hari nya,pria itu berbelanja baju di pasar biasa dan membeli emas 10 mata untuk mahar nya nanti.


Sangat sederhana,itu pun dia sudah bersyukur bisa membelikan barang2 itu.


Malam harinya,pria itu sudah tampan dengan pakaian formal nya,David menaiki taxi menuju rumah Reno,karna angkot tak masuk kesana.


Kini pria itu sudah berada didepan gerbang rumah kebesaran Reno,melihatnya saja David sudah takjub apalagi masuk kedalam sana dan menjadi warga disana,suatu hal yang tàk pernah ia impikan.


" Ayo Vid,lo pasti bisa " Gumam David merapikan kemeja hitam dan celana jins longgar nya.


" Cari siapa Den ?? Tanya Satpam rumah itu.


" Saya mau ketemu Bang Reno Pak,saya diundang makan malam disini " Kata David sopan.


" Oh,ya sudah masuk saja " Kata Pria itu ramah membuka gerbang tinggi rumah itu.


David masuk kedalam dengan langkah pasti..


Saat pria itu berada diteras rumah,terlihat seorang gadis kecil sedang tertawa mengendarai mobil2an gede, dikejar oleh bocah yang mirip dengan nya.


" Gue langsung masuk apa gimana ya ?? Gumam David bingung.


" Masuk aja deh " Kata David membuka sepatu nya dan merapikan diteras rumah itu,pria itu tak tega melihat lantai bersih dan kinclong itu dikotori sepatu nya yang menginjak jalanan kotor..

__ADS_1


" Assalamualaikum " Salam David pelan.


Gadis yang sedang tertawa itu berhenti dan berbalik badan melihat siapa yang bertamu kerumah nya malam ini.


Ana melotot dan mengaga lebar melihat pria itu berdiri diambang pintu,celingak celinguk mencari orang.


" Oh astaga,apa aku mimpi sekarang ?? Gumam Ana menggelengkan2 kepalanya mencari kesadaran.


Barra yang turun dari tangga melihat aneh pria yang bertamu kerumah nya itu,sama hal nya dengan Barra,kedua bocah kembar itu pun melihat aneh David.


" Waalaikumsalam " Kata Nisa menyahuti salam pria itu.


David tersenyum mengangguk kepada Nisa yang mendekati nya.


" Bunda " Lirih Ana.


" Kamu kenapa,kok muka nya syok banget ? Tanya Nisa heran kepada bocah itu.


David melambaikan tangan nya kepada Ana,gadis kecil itu semakin lebar menganga hingga sang Papa dengan jahil mengkatubkan mulut anak gadis nya..


" Ini mimpi ya ?? Gumam Ana masih tak percaya


Reno tertawa dan mengusap wajah putri nya agar sadar.


" Ini baru aja malam,liat tuh lampu nya masih hidup " Kata Reno menggeleng.


Ana mengerjab ngerjabkan mata nya.


" Oh my God,ini nyata " Gumam Ana terpekik senang.


David yang tak mengerti hanya diam cengengesan.


" Abang,ah bukan jodoh ku waaaaaaa Bundaaa jodoh Ana udah sampeeeee,,,Ana minta kawiiin Bundaaa " Teriak Ana heboh dan langsung berlari kearah David..


Greb...


Bocah itu memeluk pinggang David dengan erat,David terhuyung karna tak siap dan menampilkan expresi bingung nya..


Reno dan Nisa menganga lebar begitu pun Abang dan Saudaranya..


" Ayo Bang,Ana udah siap jadi istri Abang " Kata Ana semangat menarik tangan David.


Pria itu sangat syok dan terheran2 dengan Ana.


" Bunda,Papa ini masa depan Ana,Ana ngak mau sekolah lagi,Ana mau nikah sama Abang tampan ini aja,Ayo Pa nikahkan Ana " Pinta Ana bergelayutan manja di lengan pria itu..


Reno menepuk jidatnya melihat tingkah sang putri,Nisa menutup wajahnya karna sangat malu..


Ana hanya cengengesan dan semakin erat memeluk pria itu.


" *Ada apa dengan keluarga ini,sebenernya gue mau dikawinin sama siapa sih ?? " Batin David ingin menangis saat itu juga.


❤❤❤*


Pagi guysss selamat beraktifitas jangan lupa dukungan nya ya.


VOTE,LIKE,COMENT YANG BANYAK.


terima kasih

__ADS_1


__ADS_2