Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Debat


__ADS_3

Kebesokan paginya Angel terbangun,gadis itu merasa kepanasan karna tertimbun selimut tebal serta jaket besar milik Daniel.


Satu persatu Angel buka hingga dering ponselnya terdengar.


Gadis itu melihat nama dilayar dan mengernyit.


" Paman Aktam ?" gumam Angel aneh.


Tanpa menunggu lama,gadis itu mengangkat panggilan.


" Iya Om " Sapa Angel serak.


" Kamu dimana Njel ?" Tanya Aktam cepat.


" Aku dirumah " jawab Angel polos.


" rumah mana ?" tanya Aktam.


" Kenapa Om ?" tanya Angel mulai bingung.


" Ck,kamu ini udah gila apa gimana sih Njel,kenapa kamu bisa ada di luar negeri ?" tanya Aktam kesal.


Deg....


Angel terbelakak mendengar ucapan lelaki itu.


" Gimana Om bisa tau ?" tanya Angel deg degan.


" Adiknya Daniel nemuin Om dikantor,aduhhh Njell kamu cari mati kok jauh2 kesana sih " Kata Aktam kesal..


Angel terdiam masih dengan expresi terkejutnya.


" Papa sama Mama tau gak Om ?" Tanya Angel gemetar.


" Belum tau,Mama mu keluar kota juga " jawab Aktam.


" G gimana Adiknya Om Daniel tau ?" tanya Angel bingung


" Ya Daniel lah kasih tau,untung Ridho gak tau rumah kita coba kalo tau dan kasih tau Kakek atau Nenek,bisa digantung kamu " Kata Aktam ngeri.


" aduhh Om,takut " kata Angel merinding.


" Ck terus ngapain kamu kesana coba,kamu bilangnya keluar kota sama temen kamu !" kata Aktam gemas.


" aku gak keluar kota Om,aku keluar negeri " jawab Angel menggaruk kepala.


" Njel,mending kamu pulang aja hari ini,Om pesenin tiketnya " kata Aktam serius.


" tapi Om,waktu liburan aku masih 3 hari " kata Angel sayang.


" Kamu mau pulang2 gak punya rumah lagi,atau tinggal nama doang dibatu nisan ?" tanya Aktam gemas.


Glek...


Angel menelan ludah kasar,gadis itu terlihat pucat membayangkan nyawanya dicabut paksa.


" Ini udah untung kamu bisa bertahan 4 hari " kata Aktam takjub.


" terus gimana dong Om masa iya pulang ?" tanya Angel mengkrucut.


" Pulang aja Njel,Om kirimin tiketnya,duh kamu bikin repot deh " kata Aktam sakit kepala.


Angel diam tak menjawab.


" Njel " Panggil Aktam.


" 1 hari lagi Om,besok aku pulang " Kata Angel menawar.


" Astagfirullah Angelllllll " Pekik Aktam.


Ceklek...


Pintu kamar terbuka,manik Angel melihat kedepan dan kembali diam melihat seorang pria berdiri diambang pintu dengan wajah sembab.


" Em Om,nanti aku telfon lagi ya,tiketnya besok aja aku janji bakal pulang,daaahh muachhh " kata Angel cepat.


" Tapi Njel kam....

__ADS_1


Tut.


Panggilan diputus sepihak,Angel bangkit dari duduknya dan berdiri melihat Daniel masih diam menatap nanar.


Brugh.....


Tanpa diduga lelaki itu jatuh terduduk membuat Angel terbelalak.


" Ommmmm " Pekik Angel langsung berlari.


" Om kenapa ?" tanya Angel menopang Daniel.


" Kepala saya sakit " Jawab Daniel mengurut kepalanya.


" duhh Om,jangan sakit dong,aku belum sembuh total nih " Kata Angel panik.


Daniel diam memejamkan matanya,terlihat lelaki itu sangat lesu.


" Ayo Om bangun,kita keranjang " kata Angel membantu lelaki itu berdiri.


Daniel mengangkat badannya dan berjalan dibantu Angel menuju ranjang.


" Astagfirullah ini laki kok berat " Kata Angel kewalahan.


Pletakk...


Kepala gadis itu disentil membuat Angel tersentak.


" Kamu ngatain saya gendut ?" Tanya Daniel tak terima.


" Gaa,aku bilang Om beraattt " jawab Angel sambil menjatuhkan Daniel keranjang.


Sketika lelaki itu terbaring telentang keranjang yg tak terlalu besar tersebut.


" Njel,tolong ambilin air putih " Pinta Daniel.


" Iya bentar " Jawab Angel.


Gadis itu berlari keluar dan menuju dapur mengambil air digelas.


Daniel masih mengurut kepalanya yg begitu pusing.


Daniel bangun dan meminum air itu hingga habis.


" Om dari mana ? Habis mabok ya ?" tanya Angel menuduh.


" Eh ngga " jawab Daniel syok.


" Biasanya cowok kalo pulang pagi,pusing2 gitu habis dugem Om " kata Angel polos.


Daniel terkekeh menampakkan gigi rapinya yg putih..


" Kamu bisa aja " kata Daniel menggeleng pelan.


Lelaki itu mencoba untuk tidur,Angel masih menunggu dikamar meski bingung apa yg harus ia tunggu.


" Om " Panggil Angel pelan.


" Bisa siapin saya air hangat Njel ?" tanya Daniel tanpa membuka mata.


" Mau mandi ya ?" tanya Angel.


" Hm " Jawab Daniel.


" Oke,mau aku siapin sekalian bajunya ?" Tanya Angel menawarkan diri.


Daniel membuka perlahan matanya dan menatap gadis itu dalam.


Angel masih menunggu jawaban dengan wajah polos.


" apa kau seperti ini kepada Papa mu ?" tanya Daniel lembut.


" Nga,ada Mama yg siapin segalanya " Jawab Angel.


" Terus kenapa mau siapin gitu buat saya ?" tanya Daniel lagi.


" Om kan gak ada yg urus,istri gak ada,anak masih kecil,kan akunya kasihan " Jawab Angel terkekeh.

__ADS_1


" Hahhahaa iya juga " kata Daniel malah tertawa.


Angel ikut tertawa berhasil menjahili pria itu.


" Saya lagi pusing Njel,kondisi Zini naik turun " Kata Daniel sedih.


" Aku belum sempat kesana Om,maaf ya " kata Angel iba..


" Gak papa,dah sana siapin air hangatnya,habis ini Om masak buat kita makan " Kata Daniel kembali memejamkan mata..


Angel memberi hormat dan bergegas menuju kamar mandi.


Daniel menghela nafas panjang,ntah apa yg sedang lelaki itu pikirkan saat ini hanya dirinya dan Tuhan yg tau.


Beberapa menit kemudian,Angel kembali lagi dan memberitahu bahwa air mandi sudah siap.


Daniel langsung bergegas karna masih banyak hal yg harus ia kerjakan.


Disela Daniel sibuk sendiri,Angel juga mulai sibuk.


Gadis itu menelfon Ridho yg sudah memberitahu orang rumahnya bahwa ia bersama Daniel.


Tidak usah tanya gadis itu dapat nomor dari mana karna Angel membajak hape Daniel yg kebetulan belum terkunci setelah dimainkan.


" Halo !" Sapa Angel dengan wajah kesal.


" Siapa ini ?" Tanya Ridho disberang.


" Ini Om Ridho ya ?" tanya Angel.


" Iya kamu siapa ?" tanya Ridho bingung.


" Aku Angel " Jawab Angel.


" Oh kenapa ?" tanya Ridho kenal.


" Kenapa Om beritahu paman aku kalo aku diluar negeri ?" Tanya Angel geram.


" Siapa suruh kamu berbohong " jawab Ridho santai.


" Itu bukan urusan Om ya " Kata Angel tegas.


" Memang bukan urusan saya kamu mau kemana saja,tapi masalahnya kamu berada dirumah Kakak saya " Kata Ridho gemas.


" Apa urusannya,kita gak ngapai2n " Kata Angel kesal.


" Siapa yg tau,kamu itu gadis nakal,nanti kakak saya tergoda bagaimana ?" tanya Ridho santai.


" Eh siapa yg godain,orang cuma liburan kesini " Kata Angel tak terima.


" Pulang aja,ntar kamu disemblih keluarga mu " Kata Ridho tenang.


Angel diam masih dengan wajah kesalnya.


" Lagian,kamu itu masih kecil,gak cocok sama Kakak saya,ntar Bang Daniel dikira pedofil lagi " Ucap Ridho mengecil diakhir kalimat.


" Enak aja,siapa yg suka sama Om Daniel orang cuma mau main dong " Kata Angel murka.


" Heleh,gadis centil " Hujat Ridho.


" Om yg centil !" Teriak Angel.


" Kamu yg centil " Balas Ridho.


" Om yang.....


Ceklek.


Pintu kamar mandi terbuka,nampaklah Daniel keluar dengan baju yg sudah lengkap.


Angel langsung terdiam dan mematikan panggilan.


" Kenapa Njel ?" tanya Daniel sambil mengusap rambutnya dengan handuk.


Angel menggeleng cepat dan berjalan keluar dari kamar.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2