Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Club


__ADS_3

Vero terbelalak melihat gadis bergaun hitam dengan sangat sexy tersenyum kearahnya.


" Hay " Sapa gadis itu hangat.


Glek...


Vero menelan ludah kasar melihat gadis itu.


" Mana Hani ?" Tanya Vero tajam.


" Hani ? aku Hani " jawab Gadis itu bingung.


" Kau bukan Hani " Kata Vero kesal.


" Aku Hani Asila " Balas gadis itu ikut bingung.


" Astaga bukan kamu yang saya cari " Kata Vero menyugar rambutnya kasar.


" Hah maksudnya ?" tanya gadis itu bingung.


" Akhh sialll !" Umpat Vero geram.


" Hei kau mau kemana ?" Tanya gadis itu mengejar Vero.


" Mencari Hani yang asli !" Jawab Vero kesal.


" Lah emang aku Hani palsu ?" Gumam gadis itu kaget.


Vero berjalan cepat keluar mendekati wanita yang telah menipunya.


" Minta uang saya !" Kata Vero menggebrak meja.


" Hah " Pekik wanita tua itu mendongak kaget.


" Kau menipu ku sialan ! dia bukan Hani yang saya maksud !" Kata Vero emosi.


" Apa maksud mu,nama nya beneran Hani " balas wanita tua tersebut merasa aneh.


" Haistt bukan dia,sekarang cepat kembalikan uang saya !" kata Vero geram


" Tidak bisa kau sudah memberikannya pada saya,uang mu tidak bisa kembali " Kata wanita itu tajam.


" Saya belum menyentuhnya sama sekali,,melihat wajahnya juga sebentar " Gerutu Vero.


" Tidak bisa,uang mu tidak bisa kembali !" kata wanita itu tajam.


Vero yang sudah emosi langsung merebut uang dimeja lalu berlari keluar.


" heiii uang kuuu " Pekik wanita itu heboh.


" Kejar pria itu !" Titah si wanita kepada anak buahnya.


3 orang pria langsung mengejar Vero yang berlari sangat kencang.


Karna tau nyawanya tidak akan selamat,pria itu tidak langsung keluar club,Vero bersembunyi di didalam orang2nya yang sedang berjoget dan ikut menggerakkan badan.


Terlihat 3 pria tadi terlihat kebingungan mencari dirinya.


" Duh gawat,kalo ketahuan bisa mati aku malam ini " Gumam Vero mulai ketakutan.


Pria itu terus berjoget sambil melihat keadaan.


Beberapa orang mulai berpencar masuk kedalam lautan orang2 yang berjoget,Vero berjalan seperti orang mabuk kekamar mandi.


" gue akan menunggu disini dulu sampai situasi aman " Gumam Vero yakin.

__ADS_1


Lelaki itu melihat uang ditangannya dan mulai menghitung.


" Seumur2 baru kali ini gue nyopet " Gumam Vero tak habis pikir.


" Huh lumayan 1.2 juta " Gumam Vero menghela nafas.


Vero menang banyak karna tadi dirinya baru menDp 500 ribu.


Hampir 1 jam mondar mandir dikamar mandi,lelaki itu pun keluar dengan memasang wajah tenang.


Melihat para gadis mulai teler,Vero mengambil kesempatan seolah membantu gadis2 itu berjalan keluar.


" Siapa lo ?" Tanya Seorang gadis menusuk mata Vero karna sudah teler.


" Aduhh2 " kata Vero kesarep.


" Gue bantuin lo keluar,ngak usah takut " Bisik Vero tenang.


" Yang bener ya ? lo gak bawa gue ke hotel kan ?" Tanya gadis itu melihat Vero tajam dengan tubuh olengny.


" iya beneran,ayo keluar " Kata Vero memutar mata malas.


Gadis itu mengangguk,keduanya berjalan sempoyongan karna Vero harus mengimbang gadis teler tersebut.


" Mana jemputan lo ?" tanya Vero.


" Gue bawa mobil " jawab gadis itu memberikan kunci mobilnya.


" Dimana mobil lo ?" tanya Vero sambil melihat sekeliling orang2 yang masih mencarinya.


" Ngak tau " jawab gadis itu cengengesan.


" Waduh gawat nih " Kata Vero menggaruk kepalanya.


" Bentar gue telfon cowok gue " Kata gadis itu merogoh tas selempangnya.


" Hm tenang aja aman " jawab gadis itu memencet2 hapenya.


Vero membantu gadis itu menghubungi pria tersebut.


" Bro tolong jemput pacar lo,dia udah teler nih depan club " Kata Vero berbicara dengan pacar gadis itu dihape.


Si gadis sudah muntah2 membuat Vero merasa jijik.


" Iya kirim lokasi " jawab pria diseberang.


Tut.


Panggilan terputus,Vero membawa gadis itu didekat motornya sambil terus melihat2.


Seseorang pria terlihat berkeliling melihat wajah pria satu persatu.


Vero yang menduga lelaki itu suruhan wanita tadi langsung kelabakan sendiri.


" Pinjem badan lo bentar ya " Kata Vero berbisik kepada gadis didepannya.


" Kenapa ?" Tanya gadis itu mengernyit.


" Nyawa gue terancam,please bentar doang " kata Vero mulai ketar ketir.


Belum sempat gadis itu mengangguk,Vero langsung memeluk gadis itu bersembunyi di ceruk leher gadis asing tersebut.


" Lo ngapain ?" tanya gadis itu aneh.


" Peluk gue cepet " kata Vero mengangkat tangan gadis itu.

__ADS_1


" Hah " Gadis itu terlihat bingung.


" cepetan " kata Vero memaksa.


" ii ya " jawab gadis itu mengangkat tangannya membalas pelukan Vero.


Beberapa orang pria melihat kearah mereka,Vero semakin menambah erat pelukannya merasa takut.


Bukan apa,Vero masih ingin hidup,lelaki itu tidak mau mati konyol apalagi didepan club malam seperti sekarang.


Deru nafas Vero makin meningkat dan hal tak terduga terjadi gadis mabuk itu malah mendesah membuat Vero terbelalak.


" Hmm " Gumam gadis itu meremas rambut Vero.


" Astaga nih cewek malah keenakan " Batin Vero ingin berteriak.


2 orang pria melihat kearah mereka dengan mengernyit,Vero mengintip dibalik rambut gadis tersebut.


Setelah merasa aman,Vero langsung mendorong gadis itu cepat.


" Lagi " Rengek gadis setengah sadar itu mendekati Vero


" Ogah " kata Vero merinding.


Tak lama seorang pria mengenakan mobil CRV hitam mendekati mereka.


Vero yang menduga itu pacar si gadis pun mendekat.


" Apa kau yang menelfon tadi ?" Tanya pria asing tersebut melihat Vero.


" Iya,pacar lo mabuk berat " Jawab Vero tenang.


Pria asing itu melihat si gadis dan mengangguk.


" Iya,terima kasih sudah menghubungi gue " Ucap lelaki itu menepuk bahu Vero.


" ini untuk lo,sebagai tanda terima kasih " Ucap lelaki tersebut memberi uang 300 ribu.


" Hah,apa ini " Kata Vero syok.


" Ongkos untuk lo pulang " Jawab pria tersebut tersenyum.


" Tapi gue punya..." Kata Vero menggantung menunjuk motor yang ia pakai.


" Ambil saja,gue permisi " ujar lelaki itu memegang bahu pacarnya dan berjalan menjauh.


" Daahhhh,,,sampai jumpa " Kata gadis teler tersebut melambaikan tangannya ke Vero.


" Daah " jawab Vero melongo.


Setelah mobil itu menjauh,Vero langsung tersadar dan menatap uang ditangannya.


Karna tau dirinya dalam bahaya,lelaki itu pun ikut pergi dari sana sebelum tertangkap.


Dijalan Vero mulai merasa lesu,niat hati mencari Hani tapi malah mencari nafkah haha.


Dalam semalam Vero mengantong uang 1 juta rupiah dengan bermodal pergi ke Club.


Sungguh sesuatu yang patut diapresiasi.


Karna matahari hampir terbit dan lelaki itu belum tidur sama sekali,jadilah Vero menghentikan pencariannya malam ini dan akan dilanjutkan kebesokan pagi.


Ditempat lain seorang gadis tertidur nyenyak dengan beralaskan kardus berlapis untuk mengindari dinginnya lantai.


Seharian mencari botol bekas sangat menguras tenaganya apalagi gadis itu sesekali harus bersembunyi karna takut tertangkap oleh orang jahat yang mau menjualnya.

__ADS_1


❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2