
Malam makin larut,mulut kedua gadis tak diundang kini tak berisik lagi.
Daniel bersiap untuk pulang,ia tak jadi menginap dirumah itu karna ia pikir harus mengantar kedua anak sultan tersebut pulang.
" Ayo cepetan " ucap Daniel mengambil tas nya.
" Mau kemana ?" tanya Angel seraya rebahan.
" Pulang lah " Jawab Daniel sedikit aneh.
" Mager ah ngantuk " Balas Angel makin merebah dirinya disofa
" Iya Om,kalo pulang juga yg ada kena omel " Celetuk Byanca tak kalah dari Angel.
" eh kalian berdua itu masih gadis,gak baik keluyuran " kata Daniel berkacak pinggang.
" Lah kita kan gak kemana mana Om,cuma rebahan disni " Balas Angel memutar mata.
" Ya tapi kan kalian...." Ucap Daniel kehabisan kata2.
Angel memejamkan matanya begitupun Byanca.
Kucing yg terluka tadi kini tertidur pulas disamping Byanca setelah lelah menunggu kedua gadis tersebut tak kunjung bangun.
" Ya sudah,kalo gak mau pulang Om tinggal kalian disini " ucap Daniel masa bodoh
Angel dan Byanca saling melihat dengan mata melotot.
" eeh Om Danieel " Pekik Angel seketika bangun.
Daniel terdiam mendengar gadis itu pertama kali memanggilnya.
" kenapa ?" tanya Daniel memutar badan.
" Om beneran mau pulang ?" tanya Angel
" Iya lah,mau tidur ngantuk " Jawab Daniel malas.
" Terus kita gimana ?" tanya Angel lagi.
" Kalo mau pulang ayo Om anterin " jawab Daniel.
" Sampe rumah ?" tanya Angel lagi.
" Iya lah,emang mau sampe mana ? Ranjang kamu ?" tanya Daniel gemas.
" Hehe boleh,biar langsung berbaring dikasur empuk " Jawab Angel Terkekeh.
" Dasar gadis gila " Cibir Daniel heran.
Angel tertawa dan menatap Daniel dengan wajah centilnya.
" Ck ini anak kenapa beda banget sama Bapaknya,perasaan Prito gak gini2 amat " Batin Daniel merinding.
Angel tertawa geli begitupun Byanca,kedua gadis itu seolah memberi kode untuk menjahili pria dewasa didepannya.
" Om " Panggil Byanca duduk tenang.
" Hm " jawab Daniel malas.
" Udah nikah kan ?" tanya Byanca kepo.
Daniel diam tak menjawab.
" masa iya belum nikah ? Stua dan seganteng ini oh astagaaa " Ucap Byanca mendrama.
Daniel diam terus menatap wajag gadis umur belasan tahun didepannya.
" Emang saya ganteng ?" tanya Daniel ragu.
Byanca mengangguk cepat.
" Ganteng,kayak Kakak aku ada brewoknya sama kumis tipis " Jawab Byanca jujur.
__ADS_1
" Idihhh pasti geli2 tuh kena muka " Celetuk Angel membayang.
" eeh Bocah semprul,gak usah vulgar " kata Daniel melototkan matanya kepada Angel.
" Hahaha " Angel kembali ngakak.
Gadis itu sangat suka menjahili Daniel apalagi pria itu bisa dikatakan sangat polos dan mudah sensitif.
" Tapi beneran Om,masa iya gak punya istri ?" tanya Byanca lagi.
" Kamu mau jadi istri saya ?" tanya Daniel memutar mata.
" ya kalo Om maksa ya apa boleh buat " Jawab Byanca mengulum senyum.
" Eehhhh " pekik Daniel terbelalak.
" Wkwkwkwkwkwk " tawa Angel seketika pecah melihat Daniel kembali syok.
" Aduhh bisa mati aku ladenin nih anak 2 " Gumam Daniel mulai setres.
Wajah Byanca memerah,gadis itu menampar lengan Angel yg terus menertawai dirinya.
" Kamu gak cocok sama Om Daniel,dia terlalu tua buat kamu,nanti dikira pedofil " kata Angel serius.
" Masa sih Kak ? Tapi Om Daniel gak tua2 amat,cuma ya ada lah keriputnya " kata Byanca memperhatikan Daniel.
Pria yg sedang diperhatikan tersebut meraba wajahnya apalagi Angel yg menatapnya dengan lekat.
" Iya tapi tetep gak cocok !" kata Angel menggeleng kepala.
" Kenapa lagi ?" tanya Daniel penasaran.
" Karna Om itu cocoknya sama aku hahahahahaha " jawab Angel langsung ngakak.
" What ?" Ulang Daniel melongo begitupun Byanca.
" Kenapa ? Ada yg salah ?" tanya Angel dengan wajah polosnya.
" Hehe,gakk sih,cuma gak nyambung aja " Jawab Byanca.
Byanca diam begitupun Angel dan Daniel saling melihat dengan wajah terkejut.
" Hahahaha harusnya yg bar2 itu Om Daniel bukan Kak Angel,masa iya nanti pas kawin Kak Angel yg desak2 " kata Byanca terkekeh geli.
" Apa !" Pekik Angel terbelakak.
Daniel seketika diam mendengar ucapan Byanca yg sudah melayang jauh.
" Ya gak gitu lah,pasti aku kalem nunggu diserang aja " kata Angel dengan wajah polosnya.
Jantung Daniel ingin copot,sungguh pembicaraan kedua gadis ingusan didepannya saat ini melewati batas usia.
" Sudah2 ayo pulang saja " Kata Daniel mengalihkan.
" Beneran Om gak mau ?" Tanya Byanca menahan tawanya.
" Kamu itu masih sekolah,jangan aneh2 deh kencing aja belum lurus !" Hujat Daniel gemas.
" Ya kan Om bisa bantu lurusin " Balas Byanca santai.
" Ehhhh " Pekik Daniel kembali terkejut.
Tawa Angel kembali pecah,Daniel yg tak sanggup pun memilih keluar dari rumah tersebut sebelum dirinya di preteli habis2an oleh kedua gadis tersebut.
" Hahaha Om Daniel cupu banget ya Kak " kata Byanca ngakak.
" Iya,lucu dan polos " Balas Angel.
" Emang Om Daniel beneran belum nikah Kak ?" tanya Byanca serius.
" Hm gak tau deh,gak pernah bawa istrinya ketemu Papa " Jawab Angel.
" Yaah sayang banget ya Kak,coba Om Daniel lahir nya barengan aku,pasti aku bakal kelepek2 sama dia " kata Byanca malu2.
__ADS_1
" Eleeehhh yg ada Om Daniel cari gadis lebih cakep dan lebih muda dari kamu " Cibir Angel.
" Wkwkw,jadi gak masuk kategori ya Kak ?" tanya Byanca lagi.
" Hm bisa jadi gitu,dah ah ayo pulang ntar kita ditinggal beneran " Jawab Angel buru2 mengambil tasnya.
Byanca mengangguk dan langsung menggendong anak kucingnya yg sedang terlelap.
Didepan Daniel sudah menunggu,beruntung lelaki itu membawa mobil jadi dia bisa membawa serta Angel dan Byanca pulang bersama.
Ditempat lain,seorang gadis terlihat sedang tengkurap seraya menulis sesuatu dibukunya.
" Kamu belum selesai ?" tanya Seorang wanita mendekat.
" Belum Bi,soalnya banyak " Jawab Sofia bangun dan duduk.
Hani datang dengan sepiring indomie yg masih panas.
" Wahh Tante bikin mie ya ?" Tanya Sofia girang.
" Iya,tadi Tante beli di tokoh depan " Jawab Hani tersenyum.
" Aku boleh makan ?" tanya Sofia berharap.
" Iya boleh tapi gak boleh banyak2 ya " jawab Hani.
Sofia mengangguk cepat dan menarik piring itu mendekat kearahnya.
" Mau Tante suapin ?" tanya Hani ragu2.
" Boleh " Jawab Sofia dengan wajah girangnya
Hani tersenyum dan mulai menyuapi gadis kecil tersebut.
Sofia menerima dengan lapang dada.
" Hm Tante boleh nanya gak ?" tanya Hani hati2.
" Apa Te ?" tanya Sofia sambil mengunyah.
" Hm kamu suka gak Tante disini ?" tanya Hani pelan.
" Suka " Jawab Sofia polos.
" Em gak risih ada Tante ?" tanya Hani lagi.
Byanca menggeleng pelan.
" Kalo Tante selamanya disini kamu mau ?" Tanya Hani lagi.
" Em boleh cuma nanti kalo Papa pulang gimana ?" tanya Sofia lugu.
" Ya Tante tetap disini " Jawab Hani.
" Bu Guru bilang,laki2 dan perempuan dewasa gak boleh 1 rumah kalo gak ada ikatan " Balas Byanca serius.
" Hm misalkan Tante punya ikatan sama Papa kamu gimana,misalnya nih Tante dan Papa kamu menikah " Kata Hani memberanikan diri.
" Menikah ? Papa sudah punya Mama " Balas Sofia polos.
Deg....
Hati Hani langsung terenyuh mendengar jawaban jujur gadis didepannya.
" Mama dan Papa akan pulang,dan kami akan berkumpul lagi kayak dulu " Lanjut Sofia ceria.
Senyum Hani yg tadinya mengembang kini perlahan memudar.
" Nanti kalo Mama sudah pulang,Tante bakal disini gak ?" tanya Sofia tanpa beban.
Deg.....
Hani seketika terdiam dengan hati yg perlahan perih mendengar pertanyaan gadis polos didepannya.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.