Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Cerita


__ADS_3

Diruangan Prito dan Daniel terlihat duduk serius.


Prito tak tau apa tujuan temannya tersebut kerumah,ia hanya tau bahwa Daniel ingin bertemu dan mengobrol.


" Gimana keadaan ibu ?" Tanya Prito membuka obrolan.


" Baik To " Jawab Daniel.


" Maaf aku kesini ganggu waktu kamu " Kata Daniel menggaruk kepala.


" Gak papa " Balas Prito santai.


" Hm aku kesini mau minta tolong To " Kata Daniel mulai serius.


" Ada apa ?" Tanya Prito tenang.


" Aku udah kehabisan semua yg aku punya,masih ada sedikit untuk kehidupan sehari2 " Jawab Daniel.


" Masalah keuangan ?" Tebak Prito.


" Iya To,pengobatan Zini kemarin benar2 menguras tenaga,wantu dan tabungan,tapi aku gak menyesal To,aku juga senang dan lega bisa bantu dia sampai akhir " Jawab Daniel.


" Ya itu memang kewajiban kita " Kata Prito mengerti.


" Ya karna itu aku datang kesini mau minta tolong pinjamin uang " Kata Daniel to the point.


" Kamu beneran gak bisa gerak lagi ?" tanya Prito hati2.


" Bisa,hanya saja kemarin Ayah ku nelfon dan bilang dia juga lagi susah " jawab Daniel.


" ayah yg ninggalin keluarga mu ?" Tanya Prito kaget.


" Ya sekarang dia udah nikah lagi dan istrinya mau lahiran tapi ada kendala " Jawab Daniel.


" kendala gimana " tanya Prito mengernyit.


" Ada gangguan,jadi mungkin bakal operasi dan butuh dana yg gak sedikit " Balas Daniel.


Prito terdiam,lelaki itu cukup terkejut dengan ucapan temannya barusan.


" Buat apa kamu nolongin orang kaya gitu Niel,dia udah buang kalian dan sekarang ngemis ke kalian juga " Kata Prito tak habis pikir.


" Aku juga kesal dan marah To,tapi aku juga gak bisa lihay Ayah susah kayak gitu " Balas Daniel.


" Niel,dia gak berhak dapat belas kasih kamu,buat apa kamu repot2 sih,dulu harta ibu kamu juga diembat habis kan sama dia " Kata Prito geram.


Daniel diam,memang masa lalu nya begitu kelam apalagi ibunya diperlakukan tak adil oleh sang ayah.


" Karna pria itu juga kamu jadi gini sekarang,dia terlalu ikut campur " Kata Prito kesal sendiri.


" Ya aku tau " Balas Daniel menghela nafas.


Tok tok..


Pintu diketuk dari luar,keduanya diam sesaat hingga Prito bangun dari duduknya.


Pria itu membuka pintu dan tampaklah seorang gadis cantik dengan 2 gelas kopi dinampan.


" Sini Papa Bantu " Kata Prito menawarkan bantuan.


" Gak usah Pa,biar aku aja "Balas Angel.


Prito mengangguk,gadis itu masuk kedalam.


Kakinya mulai gemetar,melihat Daniel membelakangi gadis itu membuat Angel deg degan.


" Ini Om kopinya " Ucap Angel memberi satu gelas.


" Makasih Ngel " Balas Daniel menoleh.

__ADS_1


Manik keduanya bertemu.


Deg...


Jantung Angel kembali berdegub,wajah lelaki dewasa itu sungguh mengalihkan dunia.


Prito kembali duduk dan melihat expresi sang anak.


" Ada yg mau dibicarakan ?" tanya Prito kepada Angel.


" Hm,besok aku gak kerja Pa " Jawab Angel.


" Kenapa ?" tanya Prito mengernyit.


" Mau berurut sama Mama " Jawab Angel.


" Medipedi ?" Tebak Prito.


Angel mengangguk pelan.


" Huh lihat Niel,gimana aku gak kerja keras coba anak sama istri sebulan sekali medipedi,belanja,jajan " Kata Prito mengeluh.


Angel diam melirik Daniel yg menatap dirinya.


" Haha iya,gak heran anak kamu cantik " Kata Daniel terkekeh.


" Huh itu udah oplosan Niel,gak ori " Kata Prito mengejek.


" Ihh enak aja,ini Ori Pa,baru semua gak ada yg lecet " Ucap Angel tak terima.


Daniel tertawa,pria itu merasa terhibur dengan guyonan Prito kepada putrinya.


" Dah sana,apa mau ikut gabung disini ?" tanya Prito lagi.


" emang boleh ?" Tanya Angel balik.


" Gak " Jawab Prito melotot.


Gadis itu mundur dan keluar dari ruangan.


Prito menggeleng pelan,gadis itu memang sedikit berbeda dengan gadis lainnya,tapi Prito tak masalah dengan tngkah Angel seperti itu bisa memberi warna dalam hidup.


" Nah lanjut Niel " Ucap Prito saat semua kondisi sudah tenang.


Daniel mengangguk,lelaki itu kembali membicarakan apa maksud dan tujuannya kepada sang teman.


Diluar,Angel diam melihat ruangan tertutup.


Kedatangan Daniel malam ini membawa tanda tanya untuk gadis itu.


Biasanya Daniel tak pernah datang seperti ini,lelaki itu hanya terlihat saat acara penting saja tidak untuk bertamu.


" Ada apa ya ? Kenapa Om Daniel datang kesini ? apa dia mau minta izin sama Papa nikahin aku ya ?" gumam Angel menebak.


" Kalo iya,ahhh tapi rasanya gak mungkin deh,Om Daniel aja gak ada bilang suka sama aku " Lanjut Angel lagi.


" Duhhh apa aku ngintip aja kali ya,tapi kalo ketahuan Papa gimana ? Pasti diomelin ".


Gadis itu terus bicara sendiri dengan isi kepalanya yg menebak2 hal diluat expetasi.


Lelah tak menemukan jawaban,Angel turun melalui anak tangga.


Dilantai 3,gadis itu berhenti sejenak karna melihat seorang pria termenung diatas balkon.


Tanpa pikir panjang,Angel mendekati lelaki itu.


" Omm " Panggil Angel sedikit keras.


Merasa terpanggil,lelaki itu pun menoleh.

__ADS_1


" Angel " Ucap Aktam pelan.


" Om ngapain termenung disini ?" tanya Angel aneh.


" Gak papa Njel " Jawab Aktam.


" Arshad udah pulang ?" Tanya Aktam lagi.


" Hm tadi sih udah,tapi gak ada lihat dia lagi " Jawab Angel.


Aktam mengangguk pelan.


" Om kenapa ? Galau ya ?" Tebak Angel.


" Uhh gak tau Njel,butek aja rasanya " Jawab Aktam.


" Hm gimana kalo kita dugem aja biar fresh " Kata Angel memberi solusi.


Pletakk...


Kepala gadis itu langsung dijitak membuat Angel meringis kesakitan.


" Apa sih,lama2 turun nih kepala " Gerutu Angel kesal.


" Kamu kalo ngomong asal ceplos aja " Cibir Aktam.


" Apa yg salah ? aku cuma kasih solusi " Balas Angel heran.


Aktam diam,kepalanya kembali sakit berbicara dengan gadis ingusan tersebut.


" Ayok Om,aku dah lama gak kesana " Rengek Angel.


" Gak mau ah,bukannya hilang masalah nanti malah nambah lagi " tolak Aktam.


" Ih emang masalah Om apa sih,lebay deh " cibir Angel.


" Ck,kalo dah berumah tangga mah gini,ada aja masalahnya " kata Aktam menggaruk kepala.


" Emang jadi suami itu capek ya Om ?" tanya Angel polos.


" Ya capek sih tapi ada senengnya juga " Jawab Aktam jujur.


" Capek nya apa ?" tanya Angel kepo.


" Capeknya kalo harus ngertiin Bininya yg gak tau maunya apa " Jawab Aktam kesal.


" Masa sih,kasih duit aja Om " Balas Angel santai.


" Ck kamu tau kan kalo Bibi kamu itu si pekerja keras " Kata Aktam jengah.


" hm ya,uang bibi aja gak habis2 " Gumam Angel berpikir.


" Makanya,Bibi kamu itu mandiri,dia belanja pake uangnya,uang Om di anggurin " Balas Aktam kesal.


" Jadi karna itu Om galau ?" Tebak Angel.


" Ya,harusnya kan dia juga pake uang Om buat kebutuhan dia sama anak2 karna Om kerja juga buat mereka,tapi bibi kamu kayak gak mau gitu,hasil kerja Om disimpan dikartu gak pernah kesentuh,padahal kan Om juga mau diporotin kayak mama kamu yg selalu ngabisin duit Papa kamu " jelas Aktam


Angel mangut2 mulai paham apa permasalahan lelaki didepannya saat ini.


" Kalo gitu,Om tf aja ke aku Om,aku lagi krisis duit juga,buat karoeke pun kudu mikir besok bisa jajan apa ngga " Kata Angel memelas.


Aktam memutar mata dan berlalu.


" ehh Ommmmm " Pekik Angel mengejar lelaki itu.


Aktam bukannya berbalik malah berlari kencang meninggalkan gadis tersebut.


" Ooommm " Teriak Angel menggelegar.

__ADS_1


❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,like,Coment ya.


__ADS_2