Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Tak Terduga


__ADS_3

Hani langsung berlindung di punggung prigi warga yang tak jauh dari kostan nya.


Terlihat lelaki memakai baju biru itu masih menunggu disana sambil celingak celinguk.


" Ya tuhan kenapa ayah bisa tau aku disini ?" Gumam Hani ketakutan.


Gadis itu tak menyangka Ayahnya bisa menemukan dirinya setelah lama bersembunyi.


Hani terlihat sangat takut,ia tak bisa lagi kabur karna jika lelaki itu melihatnya maka hidup Hani akan selesai saat itu juga.


" Kemana anak itu ?" Gumam pria sedikit berantakan itu kesal membuang asal putung rokoknya.


" awas saja kalo ketemu,dia gak akan gue lepasin.!" Ucap Lelaki itu geram.


Hani merunduk dibawah perigi saat lelaki itu berjalan mendekat.


Setelah menjauh,Hani keluar dengan jantung berdebar,gadis itu sangat takut jika harus tertangkap lagi.


" Ya Tuhan aku harus bagaimana sekarang ?" Gumam Hani sangat panik.


Gadis itu mengintip keluar gang,terlihat pria tadi sudah menghilang.


Hani langsung berlari masuk ke kostnya dan menelfon Vero.


" Ya Tuhan,angkat dong Om " Gumam Hani ketakutan.


Semua pintu sudah ia kunci rapat bahkan Hani tak berani menghidupkan lampu meski cuaca mulai gelap.


" halo " Sapa seseorang diseberang.


" Halo Om hiks hiks " Balas Hani sudah menangis takut.


" Hani kamu kenapa ?" tanya Vero khawatir.


" Om tolong aku hiks tolong " Jawab Hani sudah gemetèran.


" Iya kenapa kamu dimana ?" Tanya Vero panik.


" ak aku dirumah tolong kesini Om,mereka mau tangkap aku " Jawab Hani tak karuan.


" Astga,baiklah tunggu disana dan kunci semua pintu " Kata Vero tegas.


Hani mengangguk meski lelaki itu tidak melihatnya.


Hani kembali menangis bersembunyi dikamar mandi dengan keadaan gelap.


Trauma gadis itu kembali lagi setelah beberapa waktu hilang dengan sendirinya.


Ditempat lain,Vero kembali keluar dari kamar dengan baju dilengan.


" Mau kemana Vero ?" Tanya David mengernyit melihat Vero menenteng kunci mobil.


" Hani dalam bahaya Pa " jawab Vero berusaha tenang.


" Bahaya ? kenapa ?" Tanya David kaget.


Cila langsung keluar dari kamar mendengar kata bahaya.


" Aku harus kesana sekarang " Jawab Vero tegas.


" Tapi ini.." Ucap David menggantung melihat Vero sudah berlari mendekati mobil.


" Ada apa Mas ?" tanya Cila mendekat.


Wanita itu masing mengenakan kain habis mandi.


" Ngak tau,kata Vero Hani dalam bahaya " Kata David terlihat kebingungan.


" Apa !" Pekik Cila melotot.


" Coba telfon Hani Ma " Titah David cepat.


" Iya " Jawab Cila berlari kekamarnya.


Wanita itu langsung menelfon calon menantunya dengan cepat.

__ADS_1


" Gak aktif Pa " Jawab Cila panik.


" Astaga,ada apa dengan Hani ?" Tanya David khawatir.


Dijalan Vero berkendara seperti kesetanan,lelaki dengan kaos terbalik itu terlihat sangat khawatir.


" Ya ampun kenapa nomornya gak aktif lagi ?" Gumam Vero ketakutan.


Lelaki itu melempar asal hapenya dan fokus berkendara.


Beberapa menit kemudian,Vero sampai terlihat rumah kost Hani terbuka.


Vero langsung berlari masuk kedalam.


" Hani " teriak Vero menggeledah rumah kecil itu.


" Kemana dia ?" tanya Vero kebingungan.


Pria itu mencari dikamar mandi dan mendapatkan hape kekasihnya jatuh kedalam kolam.


" Hani " Gumam Vero terdiam.


Jantung Vero berdegub sangat kencang,lelaki itu mengepalkan tangannya dan berlari keluar.


Vero masuk kedalam mobil dan langsung mundur.


Suara Azan bersaut sautan,lelaki itu melihat kiri kanan,keadaan sangat sepi dan senyap.


Vero terus berkendara hingga pria itu melihat sebuah motor terjatuh dipinggir jalan tanpa ada pemiliknya.


" Hani " Batin Vero.


Pria itu langsung berhenti mendadak keluar dari mobil mendekati motor tersebut.


Terlihat sebelah sandal berwarna kuning berada dibawah motor itu.


" Ini milik Hani " Gumam Vero yakin.


Lelaki itu melihat kiri kanan dan terbelakak melihat seorang gadis berlari kehutan.


" Hani " Pekik Vero langsung berlari mengejar.


Flashback On


Saat Hani bersembunyi tiba2 suara pintu diketuk dari luar,Hani yang panik mengira itu Vero pun langsung membuka pintu.


Tapi apa yang diharapkan gadis itu sangatlah berbeda bukan Vero yang datang melainkan lelaki yang telah menjualnya kepada pria hidung belang dulu.


" Halo anak manis " Sapa lelaki itu tersenyum cerah.


" Ayah " Gumam Hani perlahan mundur.


" Ya aku ayah mu " Jawab lekaki itu tersenyum smirk.


Hani menggeleng cepat.


" Kau bukan ayah ku,kau lelaki bajingan " Kata Hani keras.


" Jangan seperti itu sayang,kau lupa siapa yang memberi mu makan saat kecil,siapa yang menimang mu saat lahir ?" Tanya lelaki itu pura2 sedih.


Hani menggelengkan kepalanya tak mau mendengar suara lelaki itu.


" Pulanglah bersama Ayah,kau sudah lama pergi bermain " Ucap lelaki itu mengulurkan tangan.


" Ngak aku gak mau,aku gak mau pulang lagi " Kata Hani menolak.


" jangan seperti itu sayang,kasihani ayah " kata lelaki itu mengkrucut.


" Jangan mendekat !" Kata Hani mengacungkan pisau kedepan wajah lelaki bernama Budi tersebut.


" Owh owh,jangan seperti ini Nak,kau ingin membunuh ayah mu " kata lelaki itu pura2 kaget.


" kau pantas mati !" Kata Hani tajam.


Plakkkkkkkk...

__ADS_1


Gadis itu langsung tersungkur ke lantai saat tangan kasar lelaki itu mendarat diwajahnya.


" Kau pikir bisa berlari dari gue hah !" Bentak lelaki itu mencengkran dagu Hani.


" Aku mohon lepaskan aku Ayah,aku tidak mau kembali lagi " Kata Hani menangis.


" Aku tidak akan melepaskan mu sebelum kau membayar semua hutang2 ku " jawab lelaki itu kasar.


Hani menggeleng tidak mau.


" Kau tau apa yang aku alami saat lelaki bodoh itu membuang mu,kau tau aku hampir mati kelaparan !" Kata lelaki itu tajam


" Itu bukan salah ku,mereka yang membuang ku " kata Hani terisak.


" Makanya aku memungut mu sekarang " Balas lelaki itu.


Hani menggeleng,lelaki itu dengan kasar langsung menyeret Hani keluar dari rumah.


Hani ingin menelfon Vero lagi tapi naas hapenya berada dikamar mandi.


Flashback Off.


Gubrakkk....


Hani terjatuh karna menyandung akar pohon.


Lelaki yang mengejarnya tertawa melihat gadis itu tersungkur ditanah.


" akhhh aku sudah tua untuk lomba lari Intan " Kata lelaki jahat itu ngos ngosan.


" Nama ku bukan Intan !" Teriak Hani kesal.


" Aku tidak sudi menggunakan nama itu lagi " Kata Hani membara.


" Kau benar2 anak kurang ajar,seharusnya kau bangga karna aku memberi mu nama yang begitu indah !" Ucap lelaki itu geram


" Cih,aku tidak menginginkan nya " kata Hani meludah.


" Akhhhhhh " pekik Hani saat rambutnya ditarik dari belakang.


Gadis itu berdiri dan Plakkkkk...


Hani kembali tersungkur.


" Kau pikir aku sudi hah,jika tak memikirkan istri ku dulu kau sudah lama aku buang !" teriak lelaki itu emosi.


Hani menangis sedih mengingat alm.ibunya yang begitu ia sayangi.


" Tapi aku tidak ingin rugi begitu saja,kau harus bermanfaat untuk ku " Kata lelaki itu tersenyum miring seraya menarik rambut Hani lagi.


" Tol ong " Pekik Hani susah payah.


Plakkkk...


Hani kembali ditampar hingga terjatuh lagi,Vero yang melihat adegang berbahaya itu seketika langsung murka.


Seumur hidupnya belum pernah ia mengkasari seorang perempuan sampai segitunya.


Lelaki itu berlari mendekati mereka dan langsung menerjang lelaki itu hingga terjatuh.


" Om " Gumam Hani terkejut melihat Vero datang.


Bugh...


Vero mendapat bogeman dari ayah Hani,membuat lelaki itu terjatuh.


" Om Vero " Pekik Hani susah payah merangkak mendekati Vero.


" Sini kau !" Kata ayah Hani menarik rambut Hani dan mendorong gadis itu seperti binatang.


Hani kembali terjatuh ketanah.


Vero menggeleng tak percaya melihat kekasihnya sudah babak belur.


" kurang ajar !" Teriak Vero murka.

__ADS_1


Lelaki itu langsung menghajar Ayah Hani,keduanya pun saling hajar menghajar.


Hani terbaring lemah dengan bibir berdarah dan wajah lebam serta air mata mengalir.


__ADS_2