
Dikamar Angel menatap dirinya didepan kaca dengan perasaan yg tak menentu.
Sungguh gadis itu tak menyangka dirinya bisa bertemu lagi dengan pria yg pernah membuat hatinya gemetar tersebut.
" Ya ampun,ya ampun apa ini mimpi ?" Gumam Angel menggeleng cepat.
" Auuu " Ringis gadis itu saat tangannya mendarat mencubit pipinya sendiri.
" Aahh ini bukan mimpi,ini nyata " Ucap Angel tersenyum cerah.
Wajah gadis tersebut seketika memerah,sungguh dirinya begitu bahagia dan tak menyangka sama sekali.
Tok tok.
Pintu kamar diketuk dari luar,Angel yg sedang melamun langsung tersentak dan berlari membuka pintu kamar.
Ceklek...
Pintu kamar terbuka,nampaklah seorang wanita parubaya tersenyum kearahnya.
" Bibi " Sapa Angel mengernyit.
" Non,dipanggil Bapak suruh turun " Ucap wanita tua itu sopan.
" Papa ?" ulang Angel.
" Iya Non " Jawab Art tersebut.
" Ada apa Bi ?" Tanya angel penasaran.
" saya kurang tau Non,bapak cuma minta buat manggip Non aja " Jawab art.
" Huh oke Bi,aku siap2 dulu " Balas Angel semangat.
" Ha,siap2 kenapa Non ?" Tanya Bibi kaget.
" Ya siap2 Bi,aku harus mandi,cantik dan wangi dulu " Jawab Angel bahagia.
Bibi Art melongo mendengar jawaban anak majikannya tersebut.
" Hehe ya udah Bi,aku tutup ya byee " Kata Angel berlekas kabur.
Jegeerrr...
Pintu pun tertutup rapat,Bibi yg berada diluar menggeleng pelan.
" Non Angel kenapa ya ? Masa ketemu bapaknya aja harus rapi2 sih ?biasanya juga asalan " Gumam wanita tua itu heran.
" Ohhh apa tamu Pak Prito tadi punya anak bujang ya,makanya Angel jadi antusias " Tebak wanita itu lagi dengan kekehan kecil.
Dirinya pun berjalan turun memberi kabar kepada Prito.
Dikamar,Angel bergegas mandi.
Seprti ucapannya tadi,ia harus bersih dan wangi sebelum menghadap Prito.
Ntah apa yg ada dikepala Angel saat ini hanya dirinya dan Tuhan yg tau.
" Apa Bi,Angel mandi dlu ?" Ucap Prito kaget mendengar laporan art rumah tersebut.
" Iya Pak,Non Angel bilang dia harus bersih dan wangi dulu sebelum menghadap bapak " Jawab Art dengan polos.
Prito menganga tak percaya dengan apa yg ia dengar.
Lelaki disamping Prito terkekeh melihat raut wajah sahabatnya tersebut.
" Ga biasanya tuh anak begitu " Ucap Prito heran.
" Hehe saya juga bingung Pak " Balas Art tersenyum geli.
" Ya Udah Bi,makasih ya " Ucap Prito menyudahi.
__ADS_1
Art mengangguk dan pamit undur diri.
" Bakalan lama nih " Kata Prito menghela nafas.
" Ga papa,namanya juga anak gadis " Balas Pria yg bukan lain adalah Daniel.
" Ya Angel emang udah gadis hufffttt " Balas Prito menghela nafas.
Daniel tersenyum,pria dewasa dengan wajah mempesona tersebut begitu terlihat antusias.
Tak banyak yg berubah,Daniel masih seperti dulu bahkan terlihat lebih muda dari Prito.
" Jadi sekarang kamu udah ga balik keluar negeri lagi ?" Tanya Prito mengalihkan.
" Ngga lagi,Ibu sama Ridho juga pulang kita beli rumah dsini " Jawab Daniel.
" Yahh aku turut berduka ya atas meninggalnya anak kamu " Kata Prito sedih.
" Dia lebih bahagia disana,aku sudah ikhlas " Jawab Daniel.
Prito mengangguk tersenyum,lelaki itu tau Daniel pasti menyimpan rasa sedih yg begitu dalam tapi ia tak menampakkan diri karna Prito yakin temannya tersebut bukan lah orang yg lemah.
Keduanya asik mengobrol hangat,sudah lama sekali sejak Daniel menghilang dari lingkupnya karna merawat sang anak yg sakit keras.
Kini lelaki itu berani menampakkan diri dan menemui Prito lagi untuk berbagi kisah.
Berselang hampir 1 jam,dari atas tangga turunlah seorang gadis dengan gaun sebetis berjalan anggun menampaki satu persatu marmer bertngkat tersebut.
Daniel mendongak dan terdiam begitupun Prito yg juga terkejut dengan perubahan gadis urakan tersebut.
" Itu Angel ?" tanya Prito tak percaya
Daniel diam dengan manik yg tak lepas melihat gadis manis itu.
" Paaa " Panggil Angel dengan suara cemprengnya memecahkan keheningan.
Prito tersadar dan berdehem sejenak.
" Sini " Kata Prito melambaikan tangan.
" Ada apa Pa ?" tanya Angel tersenyum kecil.
" Cantik " Ucap Daniel lolos dari bibirnya yg kecil dan menggoda.
Blushhhhhh.....
Telinga Angel yg mendengar ucapan tersebut langsung memerah.
Gadis itu seketika menunduk merasa begitu tersspona.
Daniel yg sadar akan ucapannya langsung berdehem dan duduk dengan benar.
" Tumben udah mandi ?" Tanya Prito melihat Angel nyelisik.
" Ihh Papa,mandi lama diomelin,mandi cepet diprotes,gimana sih !" Jawab Angel kesal.
Byarrrr...
Hilang sudah kekaleman dan keanggunan gadis manis tersebut.
" Ya maksudnya ah udah lah " Jawab Prito tak bisa berkata kata.
Angel mendengus dan memalingkan wajah.
" Hm Njel " Panggil Daniel tenang.
" iya Om " Jawab Angel mendongakk.
Grgrgrggrr.....
Manik keduanya bertemu dan Angel merasa tersengat listrik bertenaga sedang menghayap dirinya.
__ADS_1
" Duhhh Om Daniel makin tua kok makin ganteng sihh " Batin Angel tak sanggup.
Keduanya masih saling melihat hingga Daniel tersenyum mmebuat Angel tersadar dan langsung memalingkan wajah.
" Gimana kabar kamu Njel ?" tanya Daniel hangat.
" Baikk " Jawab Angel pelan.
" Udah punya pacar ?" tanya Daniel lagi
Angel melotot dan menggeleng cepat.
" Mana ada yg mau sama gadis sengklek ini " Gumam Prito pelan.
" Ihh ada Paa,cuma aku aja yg nolak " Sahut Angel tak terima.
" Hehleehhh " Balas Prito tak percaya.
Daniel kembali tersenyum,gadis didepannya benar2 bisa membuat mood lelaki itu baik.
" Oh iya Njel,Papa ajak kamu ksini buat nemenin Om Daniel besok ke perusahaannya kakek,bisa kan ?" tanya Prito.
" Hah,kenapa aku ?" Tanya Angel terkejut.
" Ya terus Papa mau suruh siapa ? Arshad ?'" Jawab Prito.
" Ya kan ada Bang Juna atau...."
" Ga bisa,Juna lagi gak disini dan Arshad mana bisa,dia harus stay diperusahaan Aktam " Jelas Prito.
" Pa,aku disana cuma cleaning service,mana bisa bwa tamu masuk " Kata Angel teringat akan posisinya.
" Hah,cleaning service ?" Ulang Daniel terbelakak.
Angel mengangguk pelan.
" Apa yg terjadi Prito ? Kenapa Angel diposisi itu ?" Tanya Daniel syok.
" Dia masih tahap belajar " Jawab Prito tenang.
" Tapi ga disitu juga kan,semua orang bisa melakukannya " Kata Daniel sedikit tak terima.
" tapi tidak dengan Angel,dia mana bisa kerja begituan " Balas Prito menyindir.
" Pa aku sudah melakukan yg terbaik,harusnya aku sudah naik pangkat sekarang !" Protes Angel.
Daniel menatap Angel sejenak dan terkekeh geli.
Rasa percaya diri Angel masih membara,lelaki itu cukup takjub.
" Hmm,minta pangkat sama Kakek mu " Balas Prito jengah.
Angel bersedekap dada kesal.
" Ya udah,terus aku harus ngapain ?" tanya Angel tak mau berdebat lagi.
" Nanti kenalin Om Daniel kamu sama staff acounting disana " Jawab Prito.
" Gitu doang ?" tanya Angel.
" Ya,sekalian kamu jelasin yg ada disana " Balas Prito.
" Huh baiklah,Om besok jemput aku ya " Kata Angel melihat Daniel.
" Ha " kata Daniel kaget.
" Angeeellllll " Pekik Prito tertahan.
" hehehe,mau ya Om,biar kita bisa mesraan,eh maksudnya pergi sama2 " Kata Angel kecoplosan.
" Hahahaha " Daniel langsung tertawa ngakak merasa geli sendiri dengan tingkah Angel.
__ADS_1
❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.