Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Kejutan


__ADS_3

Hari kian berlalu,pagi ini David menganjak Cila ke suatu tempat.


" Mas,sebenernya kita mau kemana ? " Tanya Cila bingung.


" Udah ikut aja " Kata David cuek terus mengemudikan motor nya ke jalan raya.


Cila mendengus kesal karna David tak mau jujur kepada nya,gadis itu mengeratkan lagi pelukannya di pinggang sang suami.


20 menit kemudian mereka sudah sampai di pasar.


" Loh kok pasar ? " Tanya Cila bingung.


David turun dari motor nya dan membuka helm,Cila ikut turun melihat aneh David yang cuek saja.


karna kesal Cila pun melangkah duluan meninggalkan David.


" Mau kemana ? " Tanya David terkejut.


" Cari laki baru " Kata Cila asal.


Wajah nya masih terlihat kesaĺ.


" Ya buka dulu helm nya,masak cari laki pake helm " Kata David terkekeh pelan.


Cila mematung dan memegang kepala nya.


" Astaga " Gumam Cila dengan cepat membuka helm itu.


Gadis itu bersemu merah karna malu,David menggeleng pelan melihat tingkah kocak istri nya.


" Makanya jangan marah2 dulu " Tegur David mengambil helm dari tangan Cila.


Gadis itu bersedekap dada dan membuang wajah kearah lain.


" Ayo ikut " Ajak David menarik tangan Cila.


Cila mengikuti langkah David dengan wajah malu dan kesal.


Cila mengernyit saat mereka memasuki toko perlengkapan kamar.q


" Kenapa kesini ?" Tanya Cila bingung.


" Cari kasur buat kamu " Bisik David pelan.


Deg...


Cila terkejut dan menegang sesaat.


" Mas " Lirih Cila berkaca kaca.


" Kasur dirumah udah tipis,aku ngak tega liat kamu sempit sempitan tidur dan kedinginan saat pagi." Kata David lembut.


Manik Cila berkaca kaca melihat suami nya,gadis itu teringat akan David yang berjanji kepada nya jika ada rezeki pria itu akan membelikannya kasur baru.


Baru saja Cila mau menghambur memeluk David,pria itu sudah menahan jidat Cila dengan telunjuk nya agar Cila tak memeluk tubuh nya saat ini.


" Ck,dikit doang " Kata Cila kesal David mendorong kening nya.


" Banyak orang,kamu ngak malu ? " Tanya David pelan.


Cila melihat sekitar dan benar saja tatapan orang2 aneh melihat mereka berdua,apalagi David yang sangat menonjol dengan tubuh tinggi nya.


" Hehee ya udah aku rapel ya,nanti harus ganti dirumah " Kata Cila tajam.


David hanya mengangguk pasrah dari pada harus berdebat dengan istri licik nya itu.


Cila terpekik senang dan menggandeng lengan David dengan mesra.


Mereka mulai melihat lihat tipe kasur yang ada ditoko itu.

__ADS_1


" Cari apa Dek ? " Tanya pemilik tokoh.


" Cari kasur Pak " Kata Cila semangat.


" Yang model gimana mau nya ? " Tanya pria itu mulai menunjukkan jualannya.


" Yang murah aja Pak " Kata Cila tersenyum.


Deg.


David terkejut dan menatap Cila dengan nanar.


Ntah mengapa David merasa hati nya tercubit mendengar celetukan Cila barusan.


Cila tersenyum hangat terus menggandeng lengan sang suami.


" Yang kualitas nya bagus Pak " Kata David tegas.


Cila spontan melihat kearah David,pria itu tampak tenang dan tersenyum kecil menghadap Cila.


" Nanti harga nya mahal Mas,cari yang murah aja " Kata Cila lirih.


Penjual itu melihat aneh mereka berdua.


" Ini ada beberapa macam Dek,yang ini sering dibeli orang,harga nya juga murah " Kata penjual itu ramah menunjukkan kasur lantai biasa.


" Yang ini berapa Pak ? Tanya Cila.


" Murah kok Neng cuma 150 doang "


" Yang ini aja Mas murah " Kata Cila menegur David yang memperhatikan kasur2 yang ada di pajang.


" Yang itu coba Pak kami lihat " Tunjuk David kearah kasur yang lebih tebal.


" Yang ini lumayan mahal Dek,tapi kualitas nya bagus,tahan,ngak mudah kempes " Kata pria itu serius.


" Harga nya berapa Pak ? Tanya Cila sedikit kepo.


Cila menelan ludahnya kasar,gadis itu menggeleng lemah menghadap David.


David tersenyum lembut,menggenggam erat tangan Cila yang memang sudah bertautan dari tadi.


" Bisa kurang ngak Pak ? Tanya David tenang seraya memperhatikan kasur itu.


" Adek mau nya berapa ? Tanya pria itu.


" Ya saya mau nya murah Pak " Kata David terkekeh pelan.


Cila mencubit lengan David gemas,mendengar celetukan pria itu.


" Ya murah nya berapa biar saya bisa ambil keputusan "


" 500 aja ya Pak " Kata David asal.


" Yah jangan Dek,itu udah modal saya " Kata pria itu kaget.


Cila hanya diam saja membiarkan sang suami yang tawar menawar.


" Ya udah 650 "


" Naikin dikit lagi Dek " Pinta pria itu.


" Ya udah 651 " Kata David asal nguap.


Cila mengulum senyum dan mencubit lagi lengan suami nya.


" Bapak nya yang minta di tambahin kok " Kata David membela diri.


" Ya ngak seribu juga Mas " Kata Cila gemas.

__ADS_1


Pria itu tertawa geli melihat mereka berdua.


" Ya udah Pak,terakhir nih saya punya uang 700 ribu,saya beli kasur Bapak 675.000,soalnnya sisa 25 ribu buat istri saya beli ikan di pasar " Kata David serius.


Cila melotot kaget,karna nama nya di jual David.


" Oke Deal " Kata pria itu tersenyum.


Cila menghela nafas lega,David terkekeh pelan melihat wajah bersemu Cila.


" Tuh bayarin,udah aku tawar " Kata David cuek.


Deg.


Cila kaget dan menunduk malu.


" Uang aku ngak cukup Mas " Kata Cila sedih.


" Ya udah hutang ya,ntar malam gantiin " Kata David penuh makna.


Cila dengan polos nya mengangguk kecil dan memberi senyum manis nya,gadis itu tidak mengerti maksud perkataan suami nya barusan.


Pria itu mengeluarkan dompet nya,dan membayar sejumlah uang.


" Ini Dek,saya kasih bonus bantal " Kata pria itu tersenyum menerima uang dari David.


" Wah makasih Pak " Pekik Cila senang.


David pun membawa kasur baru mereka kearah motor.


" Kamu pegang ya isi ditengah,awas jatoh " Titah David.


" Iya " Kata Cila malas.


Dirinya kembali kesal karna ada penghalang lagi yang membuat gadis itu tak bisa memeluk sang suami dari belakang saat perjalanan pulang.


Mereka pun pulang kerumah.


David mengisi kasur baru itu ke kamar mereka.


Cila terpekik senang dan berguling2 disana.


" Cieee punya kasur baru " Goda David tersenyum geli melihat Cila.


" Iya dong,sini biar dedek peyuk,lunasi hutang yang tadi " Kata Cila manja.


David kembali tertawa menggeleng melihat tingkah Cila yang selalu menggodanya.


" Liat aja ntar malam,kamu mungkin akan menyesal berani menggoda aku akhir2 ini " Batin David tersenyum penuh arti kepada Cila yang asik menggulingkan tubuhnya di kasur baru itu.


" Makasih ya Mas,kamu udah kasih aku kejutan ini " Kata Cila tersenyum manis.


David kembali merasa tercubit dengan perkataan istri nya.


" Maaf ya aku cuma bisa kasih kamu kasur lantai gini,soalnya uang aku ngak cukup kalo beli ranjang dan kasur yang bermerek " Kata David jujur menunduk malu.


" Iya ngak papa kok,gini aja aku udah seneng,sebenernya aku lebih suka kasur kita yang lama " Kata Cila sedih.


" Loh kenapa ? Tanya David heran.


" Ya karna,aku bisa dempet dempetan sama kamu hehe " Kata Cila malu.


David menganga lebar tak menyangka dengan jalan pikir sang istri.


" Dasar mesum ! " Hujat David menimbruk Cila dengan kaos yang belum di cuci gadis itu.


Cila tertawa terbahak karna berhasil menggoda David lagi.


Pria itu berjalan keluar kamar,malas mendengar gombalan maut Cila.

__ADS_1


" Uhhh aku harus banyak2 belajar dari bocah tengik itu untuk mendekati suami ku,untung aku yang nikah sama Mas David,kalo Ana yang beruntung hm, tak bisa aku bayangkan bagaimana hidup suami ku sekarang diulah bocah itu" Guman Cila terkekeh geli.


__ADS_2