
Pagi ini Cila bersiap untuk pergi kerumah Tante nya David,perempuan itu sudah menyiapkan semuanya agar hak suaminya kembali.
David hanya diam saja melihat istrinya sibuk menyiapkan bekal untuk mereka bawa.
" Udah Mas,ayo berangkat " Kata Cila semangat.
David bangkit dan mengangguk membawa tas punggung berisi baju mereka.
David tak mau menginap,rencana nya jika mereka sudah selesai bicara David akan langsung pulang.
Hampir seharian diperjalanan kini mereka sudah tiba di satu rumah lumayan besar dengan mobil berjejer didepan rumah berpagar itu.
" Ini rumahnya Mas ??" Tanya Cila sedikit takjub.
" Iya,aku masih ingat ini rumahnya,bahkan mobil Ayah dulu ada disini " Kata David menunduk.
" Ngak usah dipikirin lagi masa lalunya,sekarang ayo kita masuk dan selesaikan " Kata Cila menyemangati suaminya.
David mengangguk dan melangkah masuk kedalam.
Saat mereka membuka pintu,seseorang menyapa mereka dari arah samping..
" Kak David " pekik seorang gadis kaget melihat mereka.
" Mira " Sapa David tersenyum canggung.
" Ngapain Kakak kesini ?" Tanya gadis itu menelisik.
Cila hanya diam memasang wajah datarnya.
" Mama kamu ada dirumah ngak ?"
" Mama lagi keluar sama Abang " Kata gadis itu cuek.
" Oh,em Kakak boleh tunggu disini ?" Tanya David lagi.
" Boleh sih,tapi jangan dikotorin ya " Kata gadis itu angkuh.
Deg..
Cila melotot dan langsung mengepalkan tangannya geram.
" Dia pikir kita bawa kotoran apa kesini " Cicit Cila kesal.
" Oh iya,dia siapa Kak " Tanya gadis itu melihat Cila dari ujung kaki hingga kepala.
Senyum miring pun terlihat disana.
" Dia istri Kakak " Kata David tersenyum bangga.
" Oh,cocok sih " Kata gadis itu tertawa sumbang.
David tersenyum canggung menggenggam tangan Cila..
Ini lah yang David takutkan,keluarga tante nya akan menghujat Cila juga,makanya David malas meladeni.
" Oh itu Mama udah pulang " Kata Mira menunjuk mobil mercedes Benz berwarna hitam masuk pekarangan rumah.
__ADS_1
" Wah kita ada tamu Ma " kata pria seumuran David keluar dengan gaya sombongnya.
Wanita parubaya itu sedikit terkejut dan tersenyum miring,apalagi mereka melihat tas punggung David yang gendut.
" Bawain belanjaan Mama " Kata wanita itu angkuh.
Pria itu mengangguk dan mengangkut banyak paperbag.
" Ayo masuk,kalian pasti lelah melakukan perjalanan jauh " kata wanita itu dengan nada mengejek.
David mengangguk berusaha tenang,Cila sudah kesal seubun2.
Kini mereka duduk di sofa mahal rumah itu.
Cila berusaha tenang membiarkan suaminya dulu yang bicara.
" Ada apa ? " Tanya wanita itu santai meminum jusnya.
Bahkan mereka berdua tak diberi air setetes pun oleh tuan rumah itu.
" Gini Tante kedatangan saya kesini mau bertanya soal tanah yang Tante maksud " Kata David langsung.
" Oh itu,jadi begini Vid,tanah itu kan sudah Tante jual,nah ternyata mereka balikin lagi tanah itu karna bermasalah dengan ukurannya yang ngak pas,jadi Tante mau kamu yang urus karna itu masih nama Ayah kamu dulu " Kata wanita itu santai.
" Kenapa harus aku Tan,itu kan Tante yang ambil harus nya Tante dong yang ngurus kenapa bawa2 nama aku "
" Ya ngak bisa dong,itu kan nama Ayah kamu,kamu kan anaknya harusnya kamu lah yang urus,terus uang nya juga udah habis tante ngak bisa balikin uang itu " Kata wanita itu tak terima.
" Lah,kalo itu masih nama Ayah aku,kenapa Tante jual,harusnya itu kan jadi milik aku Te,aku anaknya " Kata David mulai emosi.
" Eh,kamu ngak inget apa pura2 bodoh,hak kamu itu sudah Tante kasih sama kamu dulu,ini tuh udah jadi milik tante,cuma namanya masih nama Ayah kamu,tante ngak bisa minta tanda tangan karna Ayah kamu udah mati ! " Kata wanita itu marah.
David terkejut,dirinya sungguh tak menyangka saudara Ayah nya ini sangat egois.
" Apa yang tante kasih sama aku Hah,hanya 2 juta untuk bertahan hidup,sedangkan kalian hidup bermewah mewahan,bahkan salah satu mobil mahal kalian itu masih milik ayah aku dulu" Kata David garang.
" Harus nya kamu itu bersyukur Vid,kalo bukan saya dulu yang mau nampung kamu,mungkin kamu udah jadi gelandangan diluar sana "
" Aku memang udah jadi gelandangan Tante,aku hidup susah selama ini gara2 kalian yang mengambil harta orang tua aku,kalian bahkan tega membuat aku membayar hutang kedua orang tua aku,yang harus nya bisa dibayar dengan menjual separuh harta mereka dulu " Bentak David emosi.
" Mas tenang Mas " Kata Cila ngeri.
" Dasar ngak tau diri kamu ya,sudah dibantu malah marah2 sama orang tua,kamu ngak tau Om kamu yang banyak mengambil harta orang tua kamu dulu " Kata wanita itu tak terima.
" Kalian sama saja,giliran ada masalah seperti ini kalian mau cari aku buat menyelesaikan nya,sedangkan aku tak bisa mendapatkan hak aku sebagai anak mereka,kalian memakan jerih payah orang ku,kalian sungguh tak beradap " Bentak David marah besar.
" Eh bro hati2 lo kalo ngomong sama nyokap gue " Kata anak wanita itu tak terima David membentak Mama nya.
" Lo sama aja,kalian foya2 dengan harta haram yang bukan hak kalian " Kata David emosi.
Bugh
Pria itu maju dan menghajar wajah tampan David.
Cila melotot kaget dan langsung mendorong pria itu.
" Jangan berani main pukul suami orang lo " Kata Cila marah.
__ADS_1
Pria itu dengan kasar mendorong tubuh Cila kesamping,hingga hampir menabrak dinding rumah.
" Brengs*k lo " Umpat David dan menghajar balik pria itu.
Terjadilah aksi saling pukul,Cila panik memisahkan suaminya dari pria itu.
Bugh..
Pria itu tak sengaja menghajar Cila yang menahan pria itu agar tak melukai suaminya.
" Cila " Teriak David terbelalak kaget melihat Cila tersungkur kelantai.
Bugh
Bugh
Bugh
David membabi buta melayangkan bogem nya ketubuh pria itu hingga babak belur.
" Mas " Panggil Cila menangis menahan sakit di tubuhnya.
" Tollooooooooong " Teriak wanita tua itu dan anak nya berlari keluar meminta tolong.
Para tetangga pun mulai berdatangan dan memisahkan David yang hampir membunuh pria itu.
" Keluar kalian dari sini " Usir wanita itu mendorong Cila keluar dari rumahnya.
Cila kembali tersungkur diteras,perempuan itu langsung dibantu tetangga yang iba melihatnya.
" Brengs*k,gue ngak bakal tinggal diam,kalian lihat saja,gue bakal balas semuanya " Teriak David marah.
" Sudah Dek,jangan marah2 disini " Kata seorang pria paru baya menahan David dan membawa nya keluar.
" Mas hiks hiks " Cila menangis berjalan terseok2 mendekati suaminya.
" Kamu ngak papa ?" Tanya David menelisik wajah lebam istrinya.
Cila menggeleng memeluk suaminya yang juga terluka.
" Gue pastiin lo membusuk dipenjara " Kata anak wanita itu geram.
" Bajing*n Lo " Bentak David kembali ingin menghajar pria itu.
" Sudah Dek,ayo kerumah saya " Kata seorang pria kasihan melihat David dan Cila.
David memejamkan matanya berusaha tenang,dadanya masih terasa panas belum puas memberi pelajaran kepada mereka.
" Saya tidak akan tinggal diam David,kamu akan menerima semua akibatnya " Kata Tante David menatap tajam suami istri itu.
" Aku,aku yang bakal tuntut Tante dan keluarga besar kalian yang sudah mengambil hak orang orang tua aku " Kata David tak kalah tajamnya.
" Ayo Neng " Ajak wanita lain membantu mengambil tas selempang Cila.
" Makasih Bu " Kata Cila bergetar masih dengan tangisannya.
Mereka pun keluar dari rumah mewah itu berjalan kaki kerumah salah satu warga yang iba melihat mereka.
__ADS_1
❤❤❤
Hay guyss jangan lupa Vote,Like,Coment ya.