Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Cemburu


__ADS_3

Pagi ini David bersiap untuk mengadakan sidang pertamanya.


Meski sedikit takut tapi David mendapat dukungan penuh dari istrinya,David tak perduli jika yang ia lawan kali ini adalah paman bibinya sendiri karna David tak mau lagi membiarkan harta orang tua nya diambil orang begitu saja.


" Kamu kenapa ?" Tanya Cila keluar dari kamar mandi.


" Ngak papa aku cuma kepikiran aja " Kata David menghela nafas.


" Ngak usah takut,ada Kak Reno yang bakal bantu " Kata Cila menggenggam tangan suaminya.


" Aku takut mengecewakan kalian " Kata David menunduk.


Cila tersenyum dan menyentuh lembut wajah suaminya.


" Apapun yang akan terjadi kedepannya,aku akan tetap menerima kamu Mas " Kata Cila lembut.


" Beneran ?"


" Iya Mas ku sayang " Kata Cila mengulum senyum.


" Hehe ya udah kasih sun dulu biar semangat " Kata David tersenyum mesum.


Cila terkekeh pelan dan mengalungkan tangannya di leher pria itu.


" Mau dimana ?" Tanya Cila menggoda.


David memancungkan bibirnya.


Cila tertawa renyah dan menangkup wajah pria itu.


" Muuuuaaaaaachhhhh "


Ceklek.


" Aaaaaaaaaaa " Teriak seseorang tak sengaja melihat pemandangan barusan.


Cila dan David kaget langsung menoleh.


" Astaga " Pekik David melotot sempurna.


Terlihat Ana berdiri ditengah pintu menutup wajahnya.


" Gawat Mas,Ana liat " kata Cila ketakutan.


David menelan ludahnya kasar dan mendekati gadis itu.


" Jangan sentuh aku !!" Kata Ana mengibas David.


" Hah " Kata David melonga.


Ana masih menutup wajahnya malu.


" Jangan sentuh aku,iihhhh jangan,aku ngak suka gelayyyyyy " Kata Ana manja.


Cila dan David menganga lebar kaget dengan tingkah bocah itu.


" Apaan sih Na,ganggu orang lagi pacaran aja " Kata Cila kesal.


Ana membuka wajahnya dan menatap Cila tajam.


" Kalo mau dua2an itu jangan lah didepan anak kecil,kalo aku nanti mau juga gimana ?" Gerutu Ana kesal.


" E eh jangan " Kata David terkejut.


" Makanya,jangan depan aku dong,tempat lain kek " Protes Ana.


" Lah mau dimana lagi kalo bukan dikamar ?" Tanya Cila bingung.


Ana terdiam sebentar memikirkan kata2 yang pas.


" Ck,ya sudah lah sebagai pertanggung jawaban Bang David harus cium aku juga " Kata Ana berkacak pinggang.


" Apa !!!!!!! " Pekik David dan Cila kaget.


" Enak aja,ngak mau lah " Kata Cila kesal.


" Oh bena...aaaaaakhh " Pekik Ana tak jadi saat kuping nya ditarik dari belakang.


" Oh disini ternyata nyangkut nya " Kata Nisa kesal.


" Aduh Bunda sakit Bunda " Ringis Ana meloncat2.


" Disuruh nemuin kembaran kamu malah kesini gangguin Cila dan David,anak ini bner2 dah " Gerutu Nisa menarik Ana keluar.


" Bang Andrew masih mandi Bunda " Rengek Ana kesakitan.

__ADS_1


Cila dan David melongo melihat bocah itu merayu Nisa.


Gebrak...


Pintu tertutup dengan sempurna,David dan Cila saling melihat dan detik berikutnya langsung tertawa terbahak.


" Hahahaha ya Tuhan Yank,ponaan kamu lucu banget sih " Kata David gemas.


" Emang enak dia di marahin emaknya " kata Cila tertawa terpingkal.


" Pasti habis dah tuh si Ana dimarahi Kak Nisa " Tebak Cila girang.


" Kamu mah,kasihan Yank dia tu lucu loh " Kata David iba.


" Mana ada lucu Mas,masag dia mau kamu cium dia juga,ngak ikhlas aku " Kata Cila kesal.


" Haha nama nya juga anak2 " Kata David terkekeh.


" Huh,tuh bocah cita2 nya mau jadi pelakor kali ya " Gumam Cila tak percaya.


" Dah lah,mending kita lihat dia yuk,kasihan " Ajak David.


Cila mengangguk dan keluar dari kamar.


Terlihat di ruang makan,Ana terduduk diam dengan banyak sayur di depannya.


" Papa " Rengek Ana ingin menangis.


Reno melirik Nisa dengan takut2,dan menggeleng pelan menghadap putrinya.


" Ngak usah ikut campur,atau mau tidur diluar lagi kayak semalam !" Kata Nisa garang.


Reno menelan ludahnya kasar dan menggeleng tegas.


Pria itu menatap putranya dengan kesal,beda hal dengan Bara yang makan sayur dengan banyak untuk menyenangkan hati sang Bunda.


" Nih buat anak Bunda yang paling tampan " Kata Nisa memberi sayur kepada Andrew.


Bocah itu kaget dan menahan nafas melihat banyak salad di piringnya.


" Dimakan ya sayang " Kata Nisa lembut dengan penuh ancaman di maniknya.


" Iya Bunda " Kata Andrew pasrah.


" Nah ini buat anak Bunda yang paling keren " Kata Nisa memberi nasi lagi dipiring bocah itu.


Deg...


Senyum mengembang Aktam pun langsung sirna melihat nasi memenuhi piringnya.


Reno dan yang lainnya menahan senyum.


" A a aku su sudah keenyang Bun " Kata Aktam bergetar.


" Benarkah ? tapi Bunda cuma lihat kamu minum susu sama roti dikit aja tadi " Kata Nisa pura2 sedih.


Glek...


Aktam menelan ludahnya kasar dan minta bantuan sang papa.


Terlihat Reno menunduk dalam tak berani membantu siapapun.


" Kenapa,kamu ngak mau ?" Tanya Nisa menebalkan bibir bawahnya.


" Hah em i ya m mau Bunda " Kata Aktam kelagapan.


" Nah gitu dong,kalo jadi anak Bunda itu harus sehat dan kuat,jangan jadi pemalas dan banyak maunya " Kata Nisa menyindir putrinya.


Ana yang fokus memilah sayur pun berdecak kesal dan memakan sayur dengan banyak.


David dan Cila tertawa menghadap belakang tak tahan melihat Reno dan anak2nya sangat bucin kepada Nisa.


" Liat tuh si Laura,meski masih kecil makannya lahap banget,ngak pernah mubazirin makanan " Kata Nisa takjub.


Laura yang fokus makan pun menjadi malu,dan menyuapkan nasi lagi ke mulutnya.


" Makan yang banyak ya " Kata Nisa mengusap lembut rambut gadis itu.


" Iya Ante,makanan nya enak,Lala suka " Kata Laura polos.


Siti tersenyum canggung dengan kepolosan putrinya.


" Nanti kalo Laura masih mau,minta sama Ibu ya biar diambilin " Kata Nisa tersenyum.


Laura mengangguk dan kembali makan.

__ADS_1


Mereka pun makan dengan tenang,meski wajah Reno dan anaknya tegang semua takut dengan kemarahan Nisa.


Selesai sarapan mereka pun pamit.


" Kamu udah siap ?" Tanya Reno kepada David.


" Udah Bang " Kata David mantap.


" Oke,ayo berangkat " Kata Reno tersenyum.


David menghadap Cila terlihat wanita itu menyalami tangan suaminya dan dibalas ciumam kening dari David.


Reno takut2 melihat Nisa yang bersedekap dada didepannya,bahkan wajah perempuan itu hanya datar saja.


" Em Yank,aku berangkat dulu ya " Kata Reno menunduk.


" Hm " Kata Nisa cuek.


" Jangan gitu dong Yank,aku ngak semangat nih " Rengek Reno manja.


Plak....


Pria itu mendapat tamparan di bokongnya oleh sang istri.


" Makanya jadi suami itu ngak usah ganjeng,coba kemarin Bara ngak nelfon aku pasti kamu udah maju tuh sama si Tante2 girang " Kata Nisa marah.


Reno menelan ludahnya kasar.


" Aku cuma bercanda Yank huhu " Kata Reno pura2 nangis.


David dan Cila tertawa geli dan memilih kabur dari sana.


" Mau Sun kangen Yank,ngak enak tidur diluar semalam,pinggang aku sakit " Rengek Reno.


" Makanya jangan macem2 kamu " Kata Nisa kesal.


Reno mengangguk cepat.


Cupp....


Nisa berjinjit dan mencium bibir lelaki itu dengan cepat.


Reno terbelalak kaget mendapat serangan tiba2.


" Uuuuhh mau lagiii " Rengek Reno.


Nisa tersenyum malu,Reno dengan cepat menarik pinggang Nisa dan mencium wanita itu dengan ganas.


" Mas,ada David dan Cila ih " Kata Nisa menabok pria itu.


" Ngak papa lah Yank,mereka juga mesra2an depan kita " Kata Reno tak malu.


Pria itu kembali mencium istrinya dan ******* bibir Nisa dengan sensual.


" Udah ih,kamu mah gatel banget " Kata Nisa mendorong Reno.


" Ntar malam tambah ya " Rengek Reno.


" Hehe aku datang bulan Mas " Kata Nisa cengengesan.


" Apaaaaaaaaa !!! " Pekik Reno kaget.


Nisa tertawa ngakak melihat Reno langsung layu dan hampir meleleh dilantai.


" Selamat berpuasa bulung prakutut " Ejek Nisa dan masuk kedalam rumah.


Reno mengkrucut kesal dan berbalik kearah mobilnya.


" Udah Vid mesra2an nya,cepetan berangkat !" Pekik Reno kesal.


David dan Cila yang sedang berpelukan manja pun kelabakan.


" Aku berangkat ya Yank " Kata David cepat dan mencium kening Cila.


" Hati2 suami ku " Kata Cila manja.


Reno mengembangkan hidungnya malas,merasa cemburu dengan pasangan itu.


" Sabar ya Bang,ujian memang selalu datang menghampiri kalau perempuan datang bulan " Kata David iba melihat Reno.


" Nasib2 " Kata Reno pasrah dan berjalan gontai menaiki mobilnya.


❤❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya,biar author semangat Up.

__ADS_1


__ADS_2