Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Salah sasaran


__ADS_3

Gadis asing itu sibuk merapikan rambut dan dandanannya meski sebenarnya tidak bermasalah sama sekali.


Daniel diam memperhatikan,gadis itu juga diam memperhatikan Daniel dari ujung kaki hingga kepala.


" Boleh juga nih cowok,tampilannya kek Oppa2 swadikap " Batin gadis itu menjilati bibirnya.


Daniel yg melihat tatapan ***** gadis itu seketika merinding,baru kali ini ia ditatap seolah seperti makanan lezat.


" Udah selesai ?" tanya Daniel mencairkan suasana.


" Ini Mobil Om ya ?" tanya gadis itu menujuk Mobil dibelakangnya


" Iya " Jawab Daniel cuek.


" Oh " Balas gadis itu singkat.


Daniel diam lagi memperhatikan,sebenarnya gadis itu cukup cantik apalagi dengan poni kesampingnya tapi Daniel kurang tertarik karna gadis itu terlihat masih kekanakan.


" Kalo udah selesai,minggir saya mau lewat " Kata Daniel menyindir.


" Itu jalan luas " Jawab gadis itu menunjuk dengan bibirnya.


" Kamu halangin jalan saya,saya mau nyetir dan pintunya kamu tutup " Balas Daniel gemas.


" Oh bilang dong " Balas gadis itu baru ngeh.


Dengan santainya ia menggeser kakinya kesamping memberi jalan untuk Daniel lewat.


Daniel yg merasa masih ada urusan penting bergegas memasuki mobil.


" Om " panggil gadis itu lagi.


Daniel menoleh dengan wajah mengernyit.


" Hati2 " Kata Gadis itu terkekeh geli.


Brbrbrbr....


Seketika bulu kuduk Daniel merinding dengan mata melotot terkejut.


" Hm " Jawab Daniel cuek.


" Heheh " Gadis asing itu malah cengengesan melambaikan tangan.


Daniel mengernyit bingung,karna dirinya harus mengejar waktu Daniel langsung menghidupkan mesin mobilnya.


Gadis itu terus melambaikan tangan dengan senyum cerah.


" Aduhhh ganteng banget " Ucap gadis asing tersebut terpesona.


Mobil semakin menjauh,gadis itu merapikan lagi rambutnya dan bergegas masuk kedalam.


Dengan riang gembira ia mendatangi pintu masuk dan disambut satpam dengan hormat.


" Mama ada gak Pak ?" tanya gadis itu semangat.


" Ibu Ana ya ?" tanya si bapak mengenali.


" Iya,emak saya " Jawab gadis yg bukan lain adalah Angel anak pertama Ana.


" Oh Ibu Ana tadi keluar Neng sama temannya " Balas Satpam mengingat.


" Hah beneran Pak ?" tanya Angel melotot.


" Iya Neng,,dan ini mau jam makan siang pasti Mama Neng gak balik " Jawab Satpam hati2.


" Aduhhh Mama gimana sih,katanya aku disuruh kesini kok dianya pergi !" Gerutu Angel kesal.


Satpam diam melihat salah satu cucu kongelemerat itu ngomel2.


" Beneran udah pergi Pak ?" tanya Angel kesal.


" Iya Neng " jawab Satpam ngeri.

__ADS_1


" Haduhhh,kalo balik kerumah aku gak bisa jajan lagi !" Gumam Angel makin kesal.


Bukan tanpa alasan gadis itu datang kesalah satu tempat ibunya bekerja,biasanya Ana selalu bertemu Angel disana karna didalam gedung itu terdapat cafe yg bagus untuk bersantai ria atau mengadakan pertemuan penting.


" Terus aku harus gimana Pak ?" tanya Angel menggaruk kepala.


" Ya gimana Neng,saya gak tau " jawab Satpam hati2.


" Ya udah deh,aku pulang aja " kata Angel memutuskan.


" Gak mau bersantai dulu Neng,sambil nungguin Mama Neng pulang ?" Tawar Satpam..


" Boleh kalo bapak mau bayarin " Jawab Angel tersenyum..


" eeehhh " kata Satpam kaget.


Angel tertawa geli,gadis itu langsung berjalan cepat keluar setengah berlari.


" Ckck padahal anak orang terpandang tapi sering banget Cucunya2 keciduk gak ada duit " Gumam Satpam heran.


Semua karyawan hampir mengenali cucu Reno Salders apalagi Angel yg sering langganan.


Mereka pada bingung sistem keluarga yg Reno jalankan apalagi anak2 nya sering sekali mengemis terlebih dahulu ke perusahaan.


Tapi sebenarnya Reno dan para putra putrinya melakukan hal itu untuk mengasah rasa para anggota keluarga bahwa jika mau uang harus ada usaha.


Reno tak mau terlalu memanjakan para cucu2nya meski uang dan jabatan mereka tak akan pernah habis 7 turunan.


Gadis itu berjalan gontai melihat jalan raya yg mulai padat.


" Aduhh gimana ini,kalo pulang naik taxi,nanti gak bisa jajan es,tapi kalo naik angkot pasti panas " Gumam Angel bimbang.


Gadis itu menghela nafas sedih,nasibnya hampir sama dengan nasib para teman2nya yg punya keluarga sederhana.


Makanya tak heran,Angel sering bersikap seperti orang tak punya dan naasnnya banyak orang yg percaya bahwa gadis itu memang anak orang miskin.


" Jeeelllll " Panggil seseorang dari jarak jauh.


Angel yg memainkan kakinya dipasir menoleh.


" Ngapain disini ?" tanya Adelard mengrrnyit.


" mau pulang Om,aku dikibulin Mama " Jawab Angel lesu.


" Kibulin gimana ?" tanya Adelard.


Angel mulai menceritakan kronologi,Adelard yg mendengar curhatan dramatis gadis itu mangut2 mengerti.


" Jadi kamu galau karna gak ada duit ?" Tanya Adelard mulai menebak.


" Ada duitnya Om,tapi kurang " Jawab Angel mengkrcut.


" Hahaha Angel2,kamu nih ya mirip banget sama Mama kamu " Kata Adelard mengusap kepala Angel gemas.


" Kan anaknya Om " Jawab Angel mengembangkan hidung.


" haha iya2,ya udah kalo gitu kamu ikut Om aja " Ajak Adelard menawar.


" Kemana Om ?" Tanya Angel semangat.


" Ketemu Papa kamu,nanti porotin aja uang nya habis2an " Jawab Adelard terkekeh.


" Yg ada aku nanti mewek Om " Kata Angel lesu.


" Kenapa ?" tanya Adelard bingung.


" Ya,jam segini biasanya Papa lagi sibuk ngurusin hewan2 liar yg dia rawat dirumah singgah " Jawab Angel.


" Kamu tau Papa mu punya rumah singgah hewan ?" tanya Adelard terkejut.


" Hm dia sekongkol sama Nenek buat nyembunyiin rumah itu " jawab Angel malas


" Hahaha yaah kecidyk dong " Kata Adelard kembali tertawa.

__ADS_1


Angel tersenyum kecil,keduanya pun mulai berjalan mendekati mobil Adelard yg terparkir dibawah pohon.


Tanpa tunggu lama,mereka langsung ke lokasi.


" Om tadi dari mana ?" tanya Angel teringat.


" Beliin mainan buat si bungsu " jawab Adelard.


" Gitu ya,capek gak Om jadi bapak2 ?" tanya Angel serius.


" Hah !" Kata Adelard kaget.


" Hehe aku jadi gadis aja capek loh Om,apalagi jadi bapak2 ya kan " kata Angel terkekeh.


" Haha ntar kamu ngerasain " Balas Adelard.


" Jadi bapak2 ?" tanya Angel melottot.


" Ya enggak dong,jadi ibu2 lah kalo perempuan " Balas Adelard geli.


Angel tersenyum kecil seraya menggaruk kepalanya.


Tak lama mereka sampai dilokasi,Angel turun dari mobil dan mendekati rumah yg sedikit jauh dari pemukiman.


" Om langsung ya Njel,Papa kamu didalam " Kata Adelard tak ikut turun.


" Om gak kibulin aku kan ? cape Om jalan kaki keluar dari sini " Kata Angel lesu.


" haha ya gak dong Njel,dah sana masuk " Jawab Adelard tertawa.


Angel masuk kedalam,gadis itu celingak celinguk mencari seseorang.


" Itu dia " Gumam Angel melihat seseorang lelaki sedang membungkuk didepan para kucing2.


" Aku kagetin aja kali ya,pasti Papa gak nyangka aku bisa kesini " Gumam Angel dengan akal bulusnya.


Gadis itu berjalan mengendap,para makhluk berbulu menatap gadis itu dengan wajah heran apalagi Angel mengendap seperti akan menangkap sesuatu.


" Haaa Papaaa " Pekik Angel langsung memeluk tubuh pria tersebut dari belakang.


Pria yg dipeluk seketika melotot dan berhenti menyuapi anak kucing yg sedang diberi susu lewat dot.


" Papa aku keselll,,Mama boongin gadis cantiknya Papa " Ucap Angel dengan manja sambil mengusel kepalanya dipunggung pria tersebut.


" Papa ?" Gumam pria itu pelan.


" Nanti kalo Papa pulang jangan lupa marahin Mama ya Pa,aku terluka Pa huhu mana laper lagi " kata Angel terus mengeratkan pelukannya.


" Angel " Panggil seseorang dari arah pintu masuk.


Angel menoleh dan seketika mengernyit.


" Apa yg kamu lakukan ?" tanya Prito syok.


" Papa !" Pekik Angel Terbelakak.


Prito mendekat dan menatap anaknya dengan wajah aneh.


" Loh kok Papa disana ?" tanya Angel mendekat Prito dan meraba wajah lelaki itu.


" Kamu ngapain peluk2 Daniel ?" tanya Prito aneh.


" Daniel ?" Ulang Angel terkejut.


Lelaki yg Angel peluk tadi berbalik badan dan seketika pria dewasa dan gadis cantik itu melonjak kaget.


" Kamu !" Pekik Angel dan Daniel bersamaan.


Prito yg tak tau apapun menatap kedua manusia itu dengan wajah bingung.


" Mati aku " Batin Angel salah target.


❤❤❤

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2