
Setelah pulang,Vero mampir dulu kerumah Hani dan bertemu dengan Sofia.
Gadis kecil itu terlihat girang apalagi Reka membawa sisa gorengan dalam plastiknya tadi.
" Om kenapa lama gak kesini ?" Tanya Sofia duduk lesehan didepan rumah.
" Om sibuk " Jawab Reka ikut makan.
" Sibuk kerja ya Om ?" tanya Sofia tersenyum.
" Hehe iya " Jawab Reka malu.
" Uh untung Om ksini,jadi aku ada temennya " Kata Sofia terkekeh.
" Emang Umi kamu gak nemenin ?" tanya Reka.
" Nemenin Om,tapi Om lihat sendiri Umi sibuk terus,buat masakin aku dan bersihin rumah " Jawab Sofia.
" Ya bagus dong,jadi kamunya gak kelaperan terus gak sakit karna rumah bersih " Balas Reka.
" Iya Om " Jawab Sofia semangat.
" Oh iya,Om kapan bawa istri Om kesini,aku mau kenalan juga " kata Sofia teringat.
" Istri ?" Ulang Reka hampir tersedak.
" Iya,Umi bilang Om mau menikah dan punya istri cantik " Jawab Sofia polos.
Glek...
Reka menelan ludah kasar mendengar ucapan gadis kecil itu.
" Sialan si Hani,kapan gue bilang mau nikah !" Batin Reka kesal.
" Hm nanti " Kata Reka menggaruk kepala.
Sofia mengangguk,keduanya kembali makan dengan tenang menghabiskan semua gorengan diplastik.
Gadis kecil itu terlihat sangat lahap,Reka sampai kaget saat Sofia mau ditawari makanan seperti itu mengingat gadis kecil tersebut adalah cucu orang kaya.
Setelah kenyang,Reka berpamitan pulang.
" Gak makan disini Om ?" tanya Sofia.
" Gak,dirumah aja Om mau masak " Jawab Reka.
" Oh Om bisa masak juga ?" tanya Sofia terkejut.
" Iya " Jawab Reka malu.
" hmm,kalo gitu tunggu aku gede ya Om,nanti aku yg bakalan masakin Om tiap hari " Kata Sofia terkekeh malu.
" ehhh " kata Reka melotot.
" Kalo nungguin kamu,keduluan Om jadi bujang tua " kata Reka mengkrucut.
" Gak papa Om,aku tetap suka sama Om " Balas Sofia.
Reka terkekeh geli dan menjitak gemas kepala gadis kecil itu.
Sofia tertawa ngakak,gadis itu bicara serius tapi Reka menganggapnya hanya bercanda saja.
" Ya udah,Om pulang ya,kamu masuk kedalam gih,jangan main diluar pagar " kata Reka bangkit.
" Iya Om,Om hati2 ya dan sering2 main kesini " Kata Sofia patuh.
" Iya cantik " jawab Reka gemas.
Lelaki itu berjalan kedepan dan memakai lagi motor Hani.
Untuk sementara Reka akan membawa motor itu pulang kerumahnya mengingat mereka kepasar tadi menggunakan motor tersebut.
Setelah Reka pulang,masuklah sebuah motor lagi bersama pemiliknya.
Sofia yg ingin menutup pintu tak jadi lantaran mengenali pengendara.
" Kak Rania " ucap Sofia mengernyit.
__ADS_1
Rania turun dari motor dan melihat kiri kanan.
" Kakak kesini kenapa gak bilang2 ?" tanya Sofia mendekat.
" Kamu sendirian ?" tanya Rania melihat kiri kanan.
" Iya Kak,ada Umi didalam " Jawab Sofia polos.
" Dari tadi sendiri ?" tanya Rania lagi.
Sofia diam sejenak dan menggeleng pelan.
" Tadi aku ditemenin Om Reka,tuh bekas gorengan kita " kata Sofia menunjuk plastik ditong sampah.
" Reka ? Em dia udah pulang ?" tanya Rania lagi.
Sofia mengangguk pelan.
" Yahhh " Ucap Rania lemas.
" Kenapa Kak ?" tanya Sofia bingung.
" Gak kenapa2 " Jawab Rania.
Sofia menggaruk kepala,gadis itu pun masuk kedalam dan disusul Rania.
Didapur,Hani terlihat sibuk memasak.
Wanita dengan celemek dibadan tersebut sangat serius dan berhati2 didepan penggorengan.
" eh ada Rania " kata Hani menoleh.
" iya Kak " jawab Rania tenang.
" Ada apa Ran ?" tanya Hani.
" Kak Rania nanyain Om Re..
" Aaaaa " Pekik Rania terbelalak dan membekap mulut Sofia cepat.
" Gak ada apa2 Kak,aku kesini mau main aja " Kata Rania mencari alasan.
Gadis itu melepas bekapan Sofia dan menyeret gadis kecil itu keluar dapur.
" Ada apa sama mereka ?" Gumam Hani heran
Wanita itu kembali melanjutkan masaknya.
Didepan,Sofia terlihat kesal dengan perlakuan keponakan Vero tersebut.
" duh jangan bilang sama Umi kamu dong !" kata Rania memarahi Sofia.
" Aku gak bilang apa2 " Jawab Sofia.
" Tadi kamu udah bicara !" kata Rania gemas.
" Kan emang bener kalo Kakak nyariin Om Re...aaa " pekik Sofia lagi mendapat bekapan.
" Aduhhhh jangan berisik !" kata Rania melepas Sofia.
" Ihh Kakak,jangan gitu dong nanti aku gak bernfas gimana " kata Sofia kesal.
" Makanya diem,gak usah sebut nama dia " Kata Rania menggigit bibir gemas.
Sofia diam,gadis kecil itu masih bingung kenapa Rania tak mengizinkan dirinya mengucap nama Reka..
" Jangan bilang sama Umi kamu ya,awas kalo ketahuan Kakak !" kata Rania mengancam.
" Idih,lebay " Jawab Sofia.
" Kakak serius Sofiaaa " kata Rania melotot.
" Iyaaa ihhh " Kata Sofia geram.
Rania menarik nafas panjang,gadis itu juga tak tau kenapa dirinya bisa memikirkan Reka dari tadi.
Flashback.
__ADS_1
Saat sampai dirumah,Rania pamitan lagi kepada Miska untuk pergi kerumah Hani dengan alasan ada barang dirinya yg tertinggal,padahal kerumah Hani saja jarang.
" Kak aku ikut " Ucap Tania sambil menggendong adik kecil mereka.
" Gak usah,aku sebentar " Jawab Rania sudah siap berangkat.
" yah aku mager Kak dirumah terus " kata Tania mengkrucut.
" Dah kamu jagain Adik aja,nanti pulang aku beliin eskrim " Balas Rania.
" Ya udah deh,tapi jangan lama2 ya " kata Tania sedikit tenang.
" Hm " Jawab Rania mengangguk.
Gadis beranjak dewasa tersbut pun langsung tancap gas.
" Semoga aja mereka mampir kerumah Kak Hani " Ucap Rania dalam hati.
Flashback Off..
Hampir setengah jam dirumah Hani,gadis itu pun berpamitan pulang tapi belum kelar Hani sudah memanggilnya lagi.
" Kenapa Kak ?" tanya Rania diatas motor.
" kamu bisa tolong Kakak gak ambilin motor " Jawab Hani.
Deg....
Rania tersentak mendengar kata tersebut.
" Ngambil dimana ?" tanya Rania menelan ludah kasar.
" Dirumah temen Kakak yg cowok itu " Jawab Hani.
" Em aku gak tau rumahnya Kak " Kata Rania hati2.
" Aku tauuuuu " Pekik Sofia dari dalam dengan handuk sedadanya.
" Umii aku tauuu " Pekik Sofia lagi sambil berlari.
" Aku tau aku tau,aku ikut Kak " Pekik Sofia heboh.
" Kan kamu mau mandi " kata Hani heran.
" Nanti aja mandinya Umi,aku mau temenin Kak Rania dulu " Kata Sofia cengengesan.
" Gak bisa,kamu harus mandi dulu baru pergi " Kata Hani tegas.
" Yahhh tapi tungguin ya " kata Sofia tajam.
Rania diam ditempatnya dengan wajah sedikit berbeda.
" Mau Ran ? Tapi kalian naik taxi aja kesana " Kata Hani hati2.
" Naik ojek juga ayoo,pokoknya aku ikut Umiii " Kata Sofia merengek.
" Iya kamu ikut,tapi jangan nakal dirumah Om Reka " kata Hani malas..
" iya Umi,aku janji gak bakal nakal " Ucap Sofia mengangkat 2 jemarinya.
Hani mengangguk kecil,wanita itu pun masuk kedalam lagi.
" Sekalian bawa ini buat Om kamu " Kata Hani menyerahkan tempat yg sudah terisi lauk.
" Aku boleh makan disana gak Umi ?" Tanya Sofia cengengesan.
" Terus Umi makan sendiri ?" Tanya Hani balik.
" Hehe gak boleh ya ?" Kata Sofia sedikit takut.
" Hm " Jawab Hani singkat.
Sofia tertawa dan langsung berlari untuk membersihkan diri.
❤❤❤❤❤
Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.
__ADS_1