
Hari ini pasangan baru itu menghabiskan waktu bersama,mereka akan masak,membersihkan rumah hingga mencuci baju bersama.
Justin yang tak pernah melakukan hal2 seperti itu pun sedikit bingung cara pengerjaannya tapi Laura dengan sabar membantu.
Seperti saat ini,Laura meminta Justin mencuci beras,bukannya air yang dibuang malah butiran beras pun ikut terbuang membuat Laura ingin marah tapi tak tega melihat wajah lugu pria itu.
" hehe maaf aku tidak pernah melakukan ini " Kata Justin menggaruk kepalanya.
" Iya,ngak papa " Jawab Laura mengembangkan hidungnya.
Justin terkekeh dan mundur saat gadis itu mulai menggulung baju tidurnya.
Laura mengambil alih meski pekerjaanya belum selesai.
Setelah memasak nasi,Justin duduk dimeja mengupas buah dan terjadi lagi,buah hasil kupasan lelaki itu membuat Laura ingin mengamuk tapi tak jadi karna melihat tangan Justin terkena pisau.
Sungguh kesabaran Laura sedang diuji hari ini oleh lelaki tampan itu..
" Kau mau ?" tanya Justin memberi potongan apel yang sudah tipis kepada Laura yang memotong wortel.
" Aku tidak sampai " Jawab Laura mengulum senyum malu.
" Jadi kau ingin aku menyuapi mu ?" Tanya Justin polos.
Laura mengangguk cengengesan.
" Hahah baiklah Tuan putri,apel segera meluncur " Kata Justin menerbangkan potongan apel itu hingga ke mulut kekasihnya.
Laura menerima dengan baik dan tertawa geli.
Pasangan itu terlihat sangat bahagia menikmati waktu bersama.
Setelah acara masak selesai dan rumah sudah bersih kini tinggallah waktu mereka untuk mandi.
Laura melangkah duluan kekamar mandi dan Justin pun melakukan hal yang sama mengikuti langkah gadis kecil itu.
" Kau mau apa ?" Tanya laura berbalik badan melihat Justin mengikutinya.
" Mandi " Jawab Justin polos.
" Bersama ?" tanya Laura kaget.
" Iya lah,kan kita melakukan semua hal bersama hari ini " Kata Justin santai.
Laura menepuk jidatnya dan mendorong lelaki itu menjauh.
" Kita mandi sendiri2 " kata Laura tegas.
" loh kenapa begitu ?" Tanya Justin tak terima.
" Kita belum sah Kak,mana bisa mandi bersama " Kata Laura gemas.
" Kan percobaan dulu " Ucap Justin tenang.
Laura terbelalak dan langsung menggeleng cepat.
" Tak ada percobaan untuk hal2 seperti ini " kata Laura tajam.
" Kau curang " Ucap Justin mengkrucut.
" Dah tunggu dsini atau mandi dikamar mandi lain " Titah Laura.
" aku mau kita mandi bersama " Rengek Justin.
" Tidak2 aku tidak mau " kata Laura menggeleng.
" Apa aku harus bawa penghulu sekarang agar aku bisa mandi bersama mu ?" Tanya Justin serius.
Laura hampir gila diulah lelaki mesum itu,Justin seperti tak sabaran lagi untuk memilikiny.
__ADS_1
" Udah ih sana aku mau mandi " Usir Laura.
Justin mengkrucut dan berbalik badan berjalan gontai dengan handuk dilehernya.
Laura cekikikan melihat lelaki itu seperti orang galau.
" Dasar mesum " Hujat Laura menggeleng pelan.
Gadis itu pun masuk kedalam kamar mandi dan melakukan aktifitasnya.
Setelah mereka selesai,pasangan itu makan bersama hasil masakan.
Meski sayur mereka terlihat sangat kacau dengan potongan abstrak tapi Laura tetap memakannya karna itu merupakan hasil karya sang calon suami.
Justin makan dengan lahap karna perutnya benar2 keroncongan.
Mereka menoton tv bersama,saat ada adegan dewasa Justin menambah volume suara membuat Laura sangat malu dan salah tingkah.
Suara ******* di tv semakin menjadi jadi,Justin bersikap tenang karna ia sudah biasa beda hal dengan Laura yang terlihat berkeringat dingin.
" Kau mau seperti itu ?" Bisik Justin.
Laura melotot dan menampar kepala pria itu.
" Jangan macam2 !" Ancam Laura menyilang dadanya.
Justin tertawa ngakak dan kembali menambah volume hingga suara tv mereka sangat berisik.
" Kak Justin kecilin tvnya,nanti dikira tetangga kita lagi mesum !" kata Laura merebut remot tv ditangan lelaki itu.
" Biarin lah mereka dengar,biar mereka kira kamu gadis yang kuat " Kata Justin terkekeh.
" Apa !!! aa tidaak " Pekik Laura semakin ketakutan.
Justin sangat suka menjahili gadis itu,Laura benar2 sangat lugu membuat pria itu gemas ingin menerkam Laura saat itu juga tapi pria itu menahannya demi nama baik Laura.
" Astaga ini film apa !" pekik Laura menutup wajahnya.
" Itu kaset hahahahaha " Kata Justin tertawa ngakak.
" Apa !!!" pekik Laura melotot.
Justin terus tertawa sambil membuka paksa tangan gadis itu agar melihat televisi.
" lihat lah sayang kau harus pintar seperti mereka nanti " Goda Justin.
" Tidaaaak aku tidaak mau ueek uekkk " kata Laura sampai mual.
Justin bukannya berhenti malah semakin menggila membuat Laura benar2 mual.
" Aku mau uueeeekkkkkkkkk " Gadis itu pun memuntahkan makanannya tak sanggup melihat film yang sedang tayang.
Justin melototo sempurna melihat bajunya kotor,pria itu pun langsung berdiri dan berlari kekamar mandi sambil mual2.
Laura terkekeh geli dan langsung mematikan tv.
" Uh emang enak " Gumam Laura tertawa pelan dan ikut berlari mengejar lelaki itu.
" Kau sungguh kejam " Kata Justin keluar dengan wajah pucat habis muntah2.
" Kau harus bertanggung jawab " Ucap lelaki itu tajam.
Laura menelan ludah kasar dan mundur perlahan.
Detik berikutnya gadis itu langsung kabur dan naas Justin mengejar dari belakang.
Terjadilah aksi rusuh untuk kesekian kalinya.
Saat Justin sudah mendapatkan gadis itu dipelukannya mereka tertawa ngakak bersama.
__ADS_1
Hari2 pun dilewati mereka dengan penuh kegembiraan.
Tak ada lagi Laura yang menangis tengah malam karna sikap lelaki itu,kini Justin berubah menjadi pria dulu saat mereka pertama bertemu.
Meski mereka tidur bersama tapi Justin masih menjaga tubuh Laura agar tetap utuh,Justin tak mau merebut sesuatu dari diri Laura karna ia tau Laura sangat dijaga orang tua angkatnya.
Setelah satu bulan menghabiskan waktu bersama kini mereka harus kembali serius.
Malam ini Justin mengubungi orang tuanya untuk memberi kabar bahagia tersebut.
" Iya Dad,aku ingin menikahi Laura,kami sudah sepakat " Ucap Justin sambil memainkan rambut Laura yang berbaring dipahanya.
" ........"
" Apa !" kata Justin kaget.
Laura mendongak menatap aneh perubahan wajah Justin.
" Tapi Dad aku...
"........"
" Tidak bisa Dad aku...
" Maaf sayang,boleh kau bangun dulu sebentar aku ingin bicara serius kepada Daddy " Ucap Justin lembut kepala Laura yang melihat nya.
" Jangan lama2 " Ucap Laura mengangguk paham.
Justin mengangguk dan langsung berjalan masuk kedalam kamar.
Laura diam menatap perubahan lelaki itu.
" Ada apa ya ?" Gumam Laura bingung.
Justin terlihat sangat kesal dengan orang tuanya.
" Mengapa kalian seperti itu Dad!" Kata Justin geram.
" Pulang lah dan bicarakan ini baik2 " Kata Daddy Justin tenang.
" Iya aku akan pulang bersama Laura " Ucap Justin tegas.
Tut...
Panggilan terputus sepihak Justin memukul dinding kamarnya kesal.
" Apa yang terjadi sebenarnya ?" Gumam Justin bingung.
Laura membuka pintu kamar dan terkejut melihat pria itu terlihat kesal duduk di sofa.
Laura mendekat dan duduk menepuk pelan punggung Justin.
" Ada apa ?" Tanya Laura lembut.
Justin menghela nafas dan memegang tangan Laura dengan lembut.
" Kita pulang ya " Ajak Justin tersenyum.
" Kapan ?" Tanya Laura mengusap tangan lelaki itu dengan penuh kasih sayang.
" 2 hari lagi,aku akan menyelesaikan pekerjaan dikantor agar kita bisa pergi sesuai jadwal " Ucap Justin tersenyum.
Laura mengangguk setuju.
Lelaki itu merangkul Laura dan mencium kening Laura lama.
❤❤❤❤
Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya
__ADS_1