Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Kelakuan


__ADS_3

Disebuah rumah,seorang pria pulang kerumah dalam keadaan lelah.


Pria itu duduk disofa ruang tamu untuk merebahkan dirinya.


" Baru pulang Syad " Tanya seorang wanita tua menyambut.


Arshad menoleh dan melihat Nisa berjalan kearahnya.


" Iya Nek " Jawab Arsyad membenarkan duduk.


" Papa mu sudah lama pulang,kenapa kamu baru sekarang ?" tanya Nisa lagi.


" Aku tadi ikut meeting sama Om,sekalian makan malam juga " Balas Arshad.


" Kamu pasti lelah ya ?" Tanya Nisa mengusap kepala Cucunya.


Arsyad tersenyum kecil.


" Apa Mama sudah pulang ?" Tanya Arshad hati2.


" Belum,tapi Papa kamu bakal jemput " Jawab Nisa.


" Aku kasihan sama Papa,baru ditinggal Mama berapa hari udah kayak orang gila " Kata Arshad heran.


" Hm ya,pria emang butuh sosok wanita dihidupnya " Jawab Nisa.


" Gak juga Nek " Balas Arshad.


" Karna kamu belum menemukan 1 orang yg bisa ngertiin kamu,bikin kamu seneng " Kata Nisa tersenyum.


" Emang Nenek bahagia hidup sama Kakek ? Kakek kan sering gak pulang " Kata Arshad hati2.


" Ya,Kakek kamu baru mau gatel sekarang,gak sadar tua " Balas Nisa terkekeh.


" Maksud Nenek,Kakek ?" Ulang Arshad syok.


" Syad menjadi pengusaha 1ternama itu banyak banget godaannya,apalagi cowok,Kakek kamu pasti udah jadi incaran wanita2 diluar sana " Kata Nisa tenang.


" Tapi Kakek kan gak gitu Nek " Balas Arshad yakin.


" Hm mana kita tau,Nenek sih terserah ya,kalo mau setia ya ayok,kalo gak mau juga gak papa " Kata Nisa enjoy.


" Kenapa Nenek pasrah gitu ?" tanya Arshad makin bingung.


" Kita sebagai manusia ya bisa apa Syad,semua udah Tuhan atur sebagaimana rupanya,jadi tinggal kita berserah dan selalu berdoa aja biar semua lancar gak ada kendala " Balas Nisa.


Arshad terdiam,baru kali ini ia mendengar neneknya bercerita tentang rumah tangga.


" Bukannya mau suuzon sama Kakek kamu,,Nenek percaya Kakek kamu gak gitu,cuma buat jadi pembelajaran aja biar kamu nanti kalo udah sukses gak banyak tingkah " Jelas Nisa.


" Kalo nanti aku dapat istri yg sifatnya kyak Nenek mah,gak bakal berpaling " Ucap Arshad terkekeh.


" Helehhhh,gayaan kamu " Cibir Nisa.


" Beneran Nek,Kakek aja bisa setia,masa iya cucunya ngga " Balas Arshad terkekeh.


Nisa ikut terkekeh,lelaki didepannya ini terkenal dingin diluaran sana tapi Nisa merasa Arshad orang yg hangat dan bisa diajak ngobrol santai.


" Ya udah sana kamu bersih2 habis itu istirahat " Kata Nisa bangkit dari duduknya.


Arshad mengangguk,lelaki itu pun ikut bangun dan berjalan menjauh.


Setelah sang cucu masuk lift,Nisa mendekati telfon.


" Kemana tuh aki tua jam ssgini belum pulang ?" Gumam Nisa heran.

__ADS_1


Tanpa menunggu lama wanita itu langsung menelfon sang suami.


" Halo " Sapa seseorang diseberang.


" Tau jalan pulang gak ?" Tanya Nisa galak.


" Aku masih sama klain Yank " Jawab Reno disebrang.


" Klain apa udah jam 9 gini " Kata Nisa ketus.


" Bentar lagi aku pulang,kamu udah kangen ya ?" Goda Reno.


" Hehh,aku mau ngunci pintu,anak2 udah pada pulang " Jawab Nisa.


" Eeehhh jangan dong,kan akunya belum " Balas Reno panik.


" Makanya cepetan pulang,atau gak kamu tidur diluar aja " Ucap Nisa jengah.


" Gak mauu,nanti kalo aku kedinginan siapa yg peluk ?" Rengek Reno.


" Ck dasar aki2 manja " Hujat wanita itu.


Tut.


Panggilan terputus sepihak,Nisa mendengus dan meninggalkan area ruang tamu.


Omongannya sangatlah berbeda,para penghuni rumah tidak tau siapa Nisa sebenarnya.


Jika dihadapan anak2 wanita itu menjadi kalem dan sangat lembut tapi bedahal dengan Reno.


Nisa sangatlah tegas dan seolah tak takut suaminya akan berulah.


Memang dari dulu Nisa tau konsekuensi menjadi istri pengusaha ternama,dirinya harus siap dan kuat mental jika tiba2 Reno berubah,tapi beruntung lelaki itu tak banyak tingkah dan tetap bucin seperti biasa.


Disebuah restoran terkenal,seorang pria berpamitan puĺang.


" Harus pulang gue,Nisa dah mau kunci pintu " Jawab Reno menaruh hapenya dalam tas.


" Hah,cepet amat baru jam 9 " Kata Ben melihat jam malah bertengger dilengan.


" Dah tuirr gak boleh kena angin malam2 " Balas Reno asal.


" Hahah lo juga sama tuanya " Cibir Ben seraya tertawa.


" Dah mending kita balik aja,lo gak takut ngak dibukain pintu sama Prily ?" tanya Reno ngeri.


" Gue santai,Prily gak bisa tidur tanpa suaminya hehe " Balas Ben enjoy.


" Helehhh " Cibir Reno.


Lelaki itu memutuskan untuk tetap pulang,Reno sudah kena batunya dulu saat pergi berkumpul bersama circlenya ia lupa waktu.


Bukan hanya pintu rumah yg terkunci,lelaki itu juga mendapat banyak hujatan dari para cucunya yg membela Nisa habis2an.


Maka dari itu Reno kapok dan berusaha tak mau mengecewakan kepercayaan sang istri.


Sesampainya dirumah,para satpam yg sedang mengopi langsung menyambut tuan besar tersebut.


" Apa Ibu udah nutup pintu ?" Tanya Reno membuka kaca mobilnya.


" Belum Pak,masih terpantau aman " Jawab salah satu satpam tersenyum.


" Uhhh untunglah,kalian jaga depan ya " kata Reno menghela nafas lega.


Kedua satpam tersebut mengangguk mengerti.

__ADS_1


Mobil Reno berlalu,lelaki itu harus bergerak cepat sebelum semuanya terlambat.


Saat memasuki rumah,Reno dikejutkan dengan keluarnya Arshad dan Angel.


" Kalian mau kemana ?" tanya Reno mengernyit.


" Main " Jawab Angel polos.


" Apa !" pekik Reno melotot.


" Eh maksudnya bukan,anu Kek...." Kata Angel kecolongan.


" Ngga Kek,kita mau cari buku sebentar " Balas Arsyad tersenyum.


" Buku apa ?" tanya Reno menyelisik.


" Em bu....


" Kek,itu Nenekkk " Potong Angel menunjuk kedalam.


Reno terkejut dan langsung menoleh.


" Kaburrrrrrrrr " Pekik Angel menarik Arshad keluar.


" Woiiiiii bocaaahhh " Teriak Reno terbelalak.


" Daddhhhh Kek,kita sebntarrr " Teriak Angel melambaikan tangan.


Keduanya terus berlari mendekati mobil yg terparkir cukup jauh dari teras.


" jangan pulang malam2 " Teriak Reno menggelegar.


Angel tak menjawab hanya mengacungkan jari jempolnya.


Mereka pun masuk mobil dan tancap gas.


" Dasar bocah tengill,mau kemana mereka jam segini ?" Gumam Reno heran.


Meski sudah dewasa tapi Reno masih menganggap cucunya anak kecil yg belum tau apa2 tentang dunia.


" Mass " Panggil seseorang membuat Reno tersentak.


" Hei sayang ku " sapa Reno berubah hangat.


" Kamu kenapa teriak2 ?" tanya Nisa mendekat.


" Itu si Arshad sama Angel keluar,ntah mau kemana " Jawab Reno.


" Pergi main kali " Tebak Nisa.


" Udah malem Yank,mana lagi Emak bapaknya gak ada yg perduli " Kata Reno heran.


Nisa terkekeh geli,Reno begitu lucu saat2 seperti ini.


" Udah gak papa,mereka udah dewasa,biarin " Kata Nisa tenang.


" Aku gak khwatir sama Angel,tapi sama Arshad,ntar dia dilecehkan nanti sama Angel " Kata Reno ngeri.


" Lah emang Angel ngapain ?" Tanya Nisa bingung.


" Ck,Angel itu absurd Yank,dan Arshad polos,kamu bisa nebak kan endingnya gimana ?" tanya Reno gemas.


Nisa diam sejenak,detik kemudian wanita itu mendekati telfon dan langsung menghubungi cucu perempuannya tersebut.


❤❤❤❤

__ADS_1


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


__ADS_2