Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Cavero Danatya


__ADS_3

David dan Cila kini sedang menikmati moment mereka sebagai orang tua baru.


Sintia dan Beni sudah pulang kerumah mereka sendiri,karna Beni harus bekerja dan Denis tak ada yang menemani dirumah.


" Maaaass " Panggil Cila dari kamar.


Perempuan itu sibuk membersihkan pup anaknya setelah 2 hari tak buang air besar.


" Iyaaa,aku didapur " Teriak David dari luar.


" Sini dulu "


" Okey " David pun melepaskan pisau menyudahi acara potong wortelnya sementara.


Dengan celemek yang masih melekat ditubuh,Papa baru itu pun masuk kekamar.


" Kenapa sayang ?" Tanya David.


" Ini anak mu Pup,ambilin air hangat dong aku mager nih berangkat2 " Kata Cila cengengesan.


" Dia Pup ?" Tanya David girang.


" Iya,mana banyak lagi tuh liat " Kata Cila menunjukkan ke David.


" Wihhh ini mah sebongkah emas " Kata David tertawa.


Bayi itu terlihat ikut tertawa bersama Papa gesreknya.


" Uluh2 Happy dia Mas " kata Cila senang.


" Iya akhirnya bisa Pup juga ya Dek,ntar cebok sendiri aja ya " Kata David tersenyum.


" Haha mana bisa lah,dia kan masih kecil jalan aja ngak bisa " Kata Cila terkekeh pelan.


" Ya ntar kalo dah gede " Kata David tidak mau kalah.


" Ya udah cepetan,ntar bokong nya gatel " Titah Cila.


" Siap kanjeng ratu " kata David mundur perlahan sambil membungkuk.


Bayi mungil itu bernama Cavero Danantya yang artinya anak pertama yang dapat dipercaya dan tulus hati serta berani berkorban untuk mencapai kesempurnaan.


Nama tersebut hasil sumbangan dari Reno dan David.


Untuk Cavero itu Reno yang memberi karna bagi Reno,Vero merupakan anak pertama dapat dipercaya seperti Bapaknya serta tulus seperti ibunya,karna Cila merupakan perempuan yang luar biasa tulus kepada David.


Sedangkan Danantya pemberian dari David karna David berharap sang anak berani berkorban untuk hal2 yang baik demi mencapai kesempurnaan,seperti dirinya dulu yang rela berkorban untuk keluarga serta Cila.


Nama itu pun disetujui oleh keluarga besar,karna bagi mereka arti nama itu sangat lah mendalam.


Beni tak menyumbangkan nama untuk cucunya karna dirinya merasa tak enak meski sudah dimintai Cila dan David.


Pria itu terima2 saja nama yang diberikan karna artinya pun sangat bagus.


David kembali ke dapur mengambil apa yang diinginkan istrinya.


" Vero sayang,cup cup jangan nangis dong Papa cuma sebentar ngambil air buat cebokin kamu " Kata Nisa menepuk pelan tubuh anaknya yang sudah merengek akan menangis.


" Hikk oeeeekkkkk oekkk " Tangis bocah itu semakin kuat.


" Aduhh kenapa nangis,maaf ya bunda becanda cup cup,cilupp baaaa " kata Cila mencoba mengalihkan tangisan.


Bayi kecil itu terdiam melihat datar ibunya yang sedang menghibur dirinya.


Senyum kecil pun terlihat disana meski samar2.


" Haddeeeehh kalo mau nya gini Mama capek Nak" Kata Cila menghela nafas.

__ADS_1


Ternyata sang anak ingin bermain,sedangkan Cila sudah lelah meski tak melakukan aktiftas yang berat.


Tak lama David kembali dengan air hangat sebaskom.


" Ayo sini Papa cebokin " Kata David duduk berjongkok didepan Cila dan Vero.


Cila menepuk jidatnya kelu,David seperti sedang menganjak anak umur tahunan,tak sadar kah pria itu bahwa anaknya belum lepas 40 hari.


" Mas,kamu lagi ngelawak apa gimana sih ?" tanya Cila tertawa renyah.


" Kenapa ?" Tanya David heran.


" Ya kamu kira anak mu udah bisa bangun sendiri apa " Kata Cila terkekeh pelan.


" Biar mandiri Yank " Kata David asal.


" Ya mana bisa lah,lagi pula ngak mungkin dia nyebur dibaskom,terus kamu cebokin disana " Kata Cila tak percaya.


" Hehe terus gimana dong ?" Tanya David malu.


" Di elap2in aja Mas,masa iya kamu mau rendem anak kamu di air hangat "


David terkekeh pelan dan melihat kearah bayi yang masih tak bercelana itu.


" Hehe maafin Papa ya Nak,maklum Papa kan pemula " Kata David memegang jari mungil sang bayi.


Layaknya merajuk,bayi itu menarik tangannya kasar dari genggaman David.


" Hayo loh dia ngambek hahaha " Kata Cila kaget.


" Haha ya ampun anak Papa gemes banget sih,ntar gede mau jadi apa ?" Tanya David mencubit lembut pipi merah Vero.


" Mau jadi plesiden Pa " Jawab Cila menirukan suara anak kecil.


" Wahhhh hebatnyaaa,ntar Papa nguli dulu ya cari modal buat wujutin cita2 kamu " Kata David terkekeh pelan.


Tapi David dan Cila tak pantang nyerah mereka yakin pasti bisa membesarkan anak itu berdua.


Dengan hati2 David mencuci bokong anaknya dengan air hangat hampir dingin karna kebanyakan ngobrol dan tertawa.


" Uuuuhh aceeemmm " Kata David mengendus kain kotor itu.


" Hiiiiiiii " Kata David menjahili Cila.


" Mas ih jorokkkk jauhiiinnn " Kata Cila menjauhkan tangan David dari nya.


" Hahaha harum loh Yank,parfum mahal ini " Kata David tertawa.


" Ihhh ngak mauuuuu " Kata Cila mengelak saat David kembali jahil menyodorkan kain itu ke wajahnya.


Sang bayi terlihat girang melihat kedua orang tuanya saling bercengkrama.


Pasangan itu pun menghabiskan waktu mereka dengan merawat sang anak.


David dan Siti akan bergantian merawat Cila,jika pagi sampai sore David bekerja maka Siti dan Laura yang akan menjaga Cila,begitu pun sebaliknya.


Usaha Cila tetap berjalan dengan baik,paling Siti yang bolak balik ke ruko mengirim barang,sedangkan Cila menghandle dari rumah.


Tak terasa kini usaha Cila mulai berkembang pesat,Vero kini sudah berumur 3 bulan,aktifitas Cila mulai berjalan normal seperti biasanya.


Seperti pagi ini,saat subuh menjelang Cila sudah bangun karna anaknya pagi2 pun sudah terbangun.


" Selamat pagi anak Mama " Sapa Cila hangat merentangkan tubuhnya.


Cila bangun mengusap wajahnya dan mengambil ikat rambut disamping nakas.


Sang anak tertidur diranjang bayi sendiri,karna Cila takut tergencet oleh tubuhnya dan sang suami.

__ADS_1


Karna Cila sadar dirinya sering tidur tak karuan,meski David tidur diam tak bergerak kemana pun.


" Nyam nyam.." Kata Anak Cila merengek.


" Iya tunggu bentar " kata Cila sibuk merapikan rambutnya.


Sang anak kembali merengek tak ingin lagi disana.


" Uluh2 anak Mama udah bangun " Kata Cila menggendong anak itu.


Bayi kecil itu tersenyum,tangan kecilnya menjangkau rambut Cila yang diikat kuda.


" Hehe ngak nyampe uuu kaciaaan " Olok Cila menjauhkan kepalanya.


Pletukkk....


Tangan kecil itu menampar mulut Cila pelan dan langsung tertawa melihat Cila terdiam.


" Heiii mau jahilin Mama ya,mana tangan nakal nya biar Mama gigit hoammm " Kata Cila layaknya harimau pemangsa.


Bayi itu pun dengan cepat menarik tangannya dan menjauhi wajah Cila.


" Liat tuh Papa kamu kayak kebo belum bangun juga " Tunjuk Cila kepada David yang masih bergelung dengan selimut.


" Hahah " Bocah itu tertawa girang seolah lucu dengan perkataan Cila barusan.


" Ssstttt "


" Aaaaaaaa kamu pipis yaaa " Pekik Cila kaget.


Dengan cepat Cila menaruh anaknya di box bayi dan melihat bajunya.


" Aaaaaaaaa kamu mah kencingin Mama " Rengek Cila mengibas bajunya basah.


" Hahaha " Bocah itu malah tertawa melihat wajah kesal ibunya.


Vero tak memakai diapers lagi saat akan tidur malam,karna Cila takut anaknya iritasi,jadi hanya mengenakan celana kain saja agar kulit bayinya terlindungi.


Dan yang akan mencuci semua pakaian bayi itu adalah David,jadi sebelum berangkat bekerja David akan merendam semua pakaian kotor dan mencucinya,kadang juga menggunakan mesin cuci jika pakaian banyak.


" Maaaaaass banguuuun anak mu pipiss nih " Pekik Cila kepada David.


" Celupin aja ke kolam " Kata David mengantuk.


" Hah gila kamu " Kata Cila kesal menarik rambut pria itu.


" Huaaaaaaaaaa huaaaaaaaaaa " Vero pun menangis kencang seolah tak terima perkataan Papa nya barusan.


" Hadeeeehhh ni bocah kecil2 baperan banget sih " Gerutu David kesal.


Pria itu pun mengambil bantal menutup kupingnya.


" Huaaaaaa huaaaaaa " Tangisan Vero semakin kencang.


" Maassssss banggguuuuunn anak mu tuh urusin duluuu " Pekik Cila membuka paksa selimut David.


David pun dengan kesal membuka selimut dan menghela nafas melihat Cila dan Vero bergantian.


" Apa ngak mau ??" Tanya Cila garang.


" Heheh ngantuk yank " kata David kembali menutup mata.


" Huaaaaawaaa " Vero pun kembali berteriak kencang melihat kemalasan Papa nya.


❤❤❤❤


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2