Cahaya Untuk Suami Ku

Cahaya Untuk Suami Ku
Pilhan


__ADS_3

Keduanya saling melihat,tatapan Daniel kali ini begitu berbeda membuat buju kuduk Hani naik seketika.


" Kenapa Kak ?" tanya Hani pelan.


" Han " Panggil Daniel memegang bahu gadis itu.


" Iya ada apa ??" tanya Hani tenang.


Daniel diam,pria itu terus menatap Hani tanpa kedip.


" Han,bisakah kau menunggu ku ?" tanya Daniel memegang bahu gadis itu.


" Hah " Kata Hani terkejut.


" Mereka meminta ku untuk menikah,tapi aku belum siap " Kata Daniel serius.


" Maksudnya gimana Kak ?" tanya Hani bingung.


" Kakak sebenarnya sudah punya pacar dan..


" Apa !" Potong Hani terbelalak.


" Maafin Kakak Han,Kakak gak jujur sama kamu tapi sekarang Kakak akan membritahu semuanya " kata Daniel serius.


Hani mendorong tangan pria itu dari bahunya,mendengar pengakuan pria tersebut membuat Hani kaget bukan main.


" Han ini serius dan Kakak gak bisa meninggalkan kamu " kata Daniel memelas.


" Kak " panggil Hani nanar.


" Aku gak tau ini mulai dari mana tapi aku menyukai Kakak " Ucap Hani jujur.


Daniel tersenyum dan menangkup pipi gadis tersebut.


" Kakak juga menyukai kamu Han,makanya sekarang Kakak mau jujur " kata Daniel lembut.


Hani menatap nanar lelaki itu seraya memegang tangan Daniel yg menyentuh kulitnya.


" Kakak menyayangi kamu dan Kakak juga sangat ingin memiliki kamu " Kata Daniel ingin menangis.


" Tapi kita tidak bisa bersama jika Kakak punya pasangan " Kata Hani mengkrucut.


" Kakak ingin melepasnya Han,tapi tidak bisa untuk sekarang " kata Daniel serius.


" Kenapa ?" tanya Hani mengernyit.


" Karna dia begitu berjasa untuk Kakak dan orang tua Kakak,makanya Kakak minta waktu sama kamu " jawab Daniel menggenggam tangan Hani.


" Maksud Kakak ?" tanya Hani kurang paham.


" Kakak akan menikah dalam waktu dekat dan kau..." Ucap Daniel menggantung.


" Menjadi selingkuhan begitu ?" Tebak Hani.


" Tidak juga,Kakak janji tidak akan pernah menghancurkan hidup kamu,kamu hanya cukup berada disamping Kakak " Pinta Daniel.


" Itu sama saja !" Kata Hani menghempas tangan Daniel.


" Gak Han,Kakak gak minta apapun dari kamu,Kakak sayang sama kamu dan Kakak gak akan membuat kamu terluka !" Kata Daniel serius.


" Kak,pernikahan bukan untuk dijadikan permainan " kata Hani tegas.


" Kakak tau Han,Kakak juga akan memperlakukan istri Kakak dengan baik tapi..."


" Kakak sungguh gak mau kamu pergi " Lanjut Daniel memelas.


Hani diam,pria itu terlihat sangat serius dalam ucapannya.


" Kakak tau ini egois dan gak adil buat kamu Han,tapi Kakak mohon jangan pergi " Pinta Daniel serius.


Hani terus diam,Daniel bersimpuh didepan perempuan itu membuat Hani kembali terkejut.

__ADS_1


" Apa yg Kakak lakukan ?" tanya Hani bingung.


Daniel mengeluarkan sesuatu dari kantongnya dan...


" Kak " Panggil Hani terbelalak.


" Kakak mohon Han,kamu cahaya baru bagi Kakak " Ucap Daniel memelas.


Hani menatap pria itu nanar,wajah Daniel sungguh tak bisa ditolak.


Selama ini Daniel memang tak pernah meminta apapun darinya dan hari ini pria itu meminta suatu hal yg tak pernah terduga.


" Jika kamu dapat menjadi anggota dan ditempatkan diwilayah lain,Kakak akan mengunjungi kamu sesekali dan kamu bebas dalam melakukan apapun " kata Daniel serius.


" Jadi apa yg harus aku lakukan ?" tanya Hani heran.


" Kamu hanya cukup hadir saat aku butuhkan,bukan dalam hal **** dan sebagainya,Kakak butuh kamu sebagai penyemangat " Ucap Daniel lembut.


" Apa Kakak mençintai gadis yg akan Kakak nikahkan ?" tanya Hani nanar.


" Aku tidak tau lagi Han,dulu aku gila karna dia tapi sekarang rasa itu hilang ntah kemana " Jawab Daniel jujur.


" Apa itu karna aku ?" tanya Hani sedih.


" Ya aku rasa beģitu,kamu menyempurnakan hari ku setiap waktu " Jawab Daniel.


Hani kembali diam,gadis itu menghela nafas panjang.


Jika ia mengiyakan maka sèmuanya akan dimulai dan jika ia menolak Hani tak yakin Daniel akan rela melepaskan semuanya begitu saja mengingat pria itu begitu antusias.


" Han " Panggil Daniel mulai merasa was2.


Hani menghela nafas lagi dan mengusap kepala Daniel yg masih berada dibawahnya.


" Pleasee aku tidak bisa melepaskan kamu " Ucap Daniel memelas.


" Kak,kau tau ini tidak baik untuk kita " Kata Hani lembut.


Hani mengusap wajahnya,gadis itu begitu bingung apa yg harus ia lakukan sekarang.


" Pakailah ini dan terima lah rasa aku ini Han " Pinta Daniel memelas.


" Baiklah " Jawab Hani pasrah.


Daniel tersenyum cerah,pria itu bangun dan membuka ikatan kalung yg ia beli.


Hani tersenyum kecil,Daniel tak perlu mengibas rambut gadis itu karna rambut Hani sudah sangat pendek.


" Jangan memberitahunya bahwa kau menyukai orang lain " Ucap Hani khwatir.


" Iya sayang " Jawab Daniel berbisik pelan.


Hani mengangguk,kalung berlian putih pun mengalung dileher gadis imut itu.


" Sangat cantik " Ucap Daniel memeluk Hani dari belakang.


Hani melihat mata kalung itu dan tersenyum kecil.


" Kakak janji akan memberi yg terbaik untuk kamu " Ucap Daniel lembut.


Hani mengangguk,keduanya saliñg berhadapan dengan senyum masing2.


Hani merasa bahagia tapi disisi lain ia merasa tak enak hati juga.


Wajah Daniel perlahan menunduk.


Hani yg merasa pria itu akan melakukan sesuatu langsung memejamkan matanya.


Bibir Daniel tersungging senyum kecil,lelaki itu tau apa yg ada dalam otak kekasih barunya tersebut.


Cup...

__ADS_1


Daniel mengecup kening Hani lembut membuat Hani terkejut.


Gadis itu mendongak dan merasa sangat malu.


" Jangan berharap lebih sayang,sudah aku katakan kau bukan tempat pelampiasan " kata Daniel mengusap pipi gadis itu.


Hani menatap nanar pria tinggi tersebut,ucapan Daniel begitu membuat dirinya sangat berarti.


" Lalu apa yg harus kita lakukan sekarang ?" tanya Hani merangkulkan tangannya di pinggang pria tersebut.


" Jangan menjadi gadis nakal " jawab Daniel menyentil hidung Hani.


" Hahahaha " Hani langsung tertawa ngakak.


Pria itu benar2 membuat moodnya sangat adem.


Keduanya saling berpelukan,kali ini Hani sedikit berani karna ia juga mendapatkan respon yg baik dari Daniel.


Setelah puas berpelukan,Daniel mengantar Hani menuju lokasi.


Keduanya tampak ceria,sebenarnya Daniel sedikit waspada tapi pria itu bersikap enjoy bahwa semuanya akan baik2 saja.


Sesampainya di kantor,beberapa pelamar terlihat sudah berkumpul.


Daniel dan Hani bersikap seperti orang tak kenal.


Mereka tak mau menampakkan kedekatan apalagi Hani sekarang tau diri akan posisinya.


Detik menit berlalu,seorang pria dengan seragam lengkap menaiki mimbar.


Jantung Hani mulai deg degan.


Gadis itu merasa takut dengan apa yg akan ia dengar nanti tentang hasil perjuangannya.


" Huh semoga masuk " Ucap Hani menenangkan diri.


Dari kejauhan,Daniel melihat gadis itu dengan senyum kecilnya.


" Dia pasti sangat gugup " ucap Daniel terkekeh.


Pria itu diam dipojokan bersama anggota yg lain menyaksikan penerimaan murid baru tersebut.


" Dan " Panggil teman Daniel menepuk bahu pria tersebut.


" Hm " jawab Daniel terus melihat Hani.


" Gue denger lo mau dijodohin sama anaknya komandan Pak Joko ya ?" Ucap lelaki dengan kepala pelontos tersebut.


Deg....


Daniel langsung menoleh dengan wajah terkejutnya.


" Tau dari mana ?" tanya Daniel heran.


" Udah nyebar dsini,selamat ya dapetin anak kesayangannya Pak komandan hahaa " Jawab Teman Daniel tertawa bangga.


Daniel diam dengan wajah datarnya,pria itu tak bisa mengexpresikan diri saat ini.


" Hani Putri selamat anda lolos !" Ucap seorang dengan lantang dari atas panggung.


" Hah aku ?" Ucap Hani terbelalak menunjuk dirinya.


Semua orang menoleh melihat gadis yg tak ditemani siapapun tersebut.


Hanya Hani yg sendirian karna calon yg lain membawa ikut orang tua mereka.


❤❤❤❤


Hay Guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.


Hay guys jangan lupa Vote,Like,Coment ya.

__ADS_1


__ADS_2